Thursday, July 30, 2026
Google search engine
Home Blog Page 59

Resmi! Timnas Indonesia Tantang Chinese Taipei di FIFA Matchday, GBT Jadi Saksi

0
Timnas Indonesia

Laga.id, Surabaya – Timnas Indonesia akhirnya mendapatkan lawan pengganti usai batal menghadapi Kuwait pada FIFA Matchday September 2025. Kali ini, Skuad Garuda dipastikan bakal berduel melawan Chinese Taipei.

Pertandingan tersebut akan digelar di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, pada 5 September 2025. Laga ini menjadi pemanasan penting bagi tim asuhan Patrick Kluivert sebelum memasuki putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.

Tak berhenti di situ, Indonesia juga masih dijadwalkan melakoni satu laga uji coba lainnya. Pada 8 September 2025, tiga hari setelah duel pertama, Timnas Garuda akan menghadapi Lebanon di stadion yang sama.

PSSI pun merespons situasi ini dengan mengumumkan kebijakan tiket. Penonton yang terlanjur membeli tiket untuk pertandingan melawan Kuwait bisa mengajukan pengembalian dana.

“Proses pengajuan refund dapat dilakukan melalui link yang dikirimkan ke alamat email yang digunakan saat transaksi pembelian tiket,” tulis PSSI di laman resminya.

Meski begitu, federasi menegaskan bahwa tiket yang telah dibeli tetap berlaku. Bagi penonton yang tidak mengajukan refund, tiket otomatis sah digunakan untuk pertandingan kontra Chinese Taipei.

Pertemuan dengan Chinese Taipei akan menjadi laga pertama Timnas Indonesia di FIFA Matchday edisi September. Duel ini diharapkan bisa menjadi ajang uji coba awal sebelum menghadapi tantangan yang lebih berat.

Sebelumnya, rencana melawan Kuwait harus dibatalkan secara mendadak. Tim asuhan Helio Sousa menarik diri tanpa alasan jelas, sehingga PSSI harus mencari lawan alternatif dalam waktu singkat.

Kehadiran Chinese Taipei membuat agenda FIFA Matchday tetap bisa berjalan sesuai kalender. Sementara itu, Lebanon akan menjadi lawan kedua yang menutup rangkaian uji coba Garuda di Surabaya.

Dua laga uji coba tersebut diyakini menjadi bagian penting dalam persiapan menuju Oktober 2025, saat Timnas Indonesia akan tampil di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia yang menghadirkan lawan-lawan tangguh.

PSSI Cari Lawan Pengganti Kuwait untuk Timnas Indonesia, Publik Diminta Bersabar

0
La Nyalla Mattalitti (kiri) sambil tersenyum dan berjabat tangan dengan Erick Thohir usai kalah dalam pemilihan ketua umum pada KLB PSSI di Hotel Shangri-La, Jakarta, Kamis (16/02/2023). (Tim Media Erick Thohir)

Laga.id, Jakarta – Ketua Umum (Ketum) PSSI, Erick Thohir, langsung bergerak setelah kabar batalnya uji coba Timnas Indonesia melawan Kuwait. Ia menegaskan bahwa federasi kini sedang mencari lawan alternatif.

Meski demikian, Erick meminta masyarakat untuk tidak terburu-buru menuntut kepastian. “Ya ini lagi usaha, sabar dulu,” ujarnya kepada awak media.

Erick juga tidak menampik bahwa pembatalan ini bisa berdampak pada kerugian finansial bagi PSSI. Pasalnya, tiket pertandingan sudah lebih dulu dilepas ke publik.

“Ya, pasti ada. Makanya kita berupaya mencari lawan tanding,” kata mantan Menteri BUMN tersebut.

Belakangan muncul rumor bahwa Yordania bisa menjadi lawan pengganti. Namun Erick memberi sinyal kecil peluang itu terwujud.

“Yordania tidak bisa. Mereka sudah lolos ke Piala Dunia 2026,” tegas Erick Thohir.

Sebagai catatan, PSSI baru saja mendatangkan Alexander Zwiers dari Federasi Sepak Bola Yordania (JFA). Zwiers sebelumnya menjabat Direktur Teknik JFA, dan kini dipercaya menempati posisi yang sama di PSSI.

Awalnya, laga Indonesia kontra Kuwait dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, pada 5 September 2025. Tiga hari kemudian, skuad Garuda sudah ditunggu Lebanon di tempat yang sama.

Berbeda dengan Kuwait, Lebanon tetap memastikan diri hadir sesuai jadwal yang sudah disepakati. Artinya, laga uji coba kedua masih aman untuk digelar.

Hingga kini, alasan Kuwait menarik diri tidak pernah disampaikan secara gamblang kepada PSSI. Tim asuhan Helio Sousa tersebut hanya tiba-tiba mundur, membuat PSSI harus putar otak mencari lawan pengganti.

ABVI Cari Bakat Muda dari Turnamen Bola Voli Klik Indomaret 2025

0
BIBIT MUDA: Para pemain hasil Klik Indomaret Volleyball Tournament 2025 menjajal kemampuan melalui kompetisi mini melawan Akademi Bola Voli Indomaret di GOR Indomaret, Wonoayu, Sidoarjo, Sabtu (23/8/2025) lalu. (Laga.id/istimewa Official ABVI)

Laga.id, Sidoarjo – Turnamen Voli Klik Indomaret 2025 telah berhasil dilaksanakan di Kota Malang dan Kota Probolinggo. Pertandingan bola voli untuk pelajar tingkat SMA/SMK/MA dilangsungkan di GOR Ken Arok, Malang pada tanggal 24-31 Juli, dan di GOR Mastrip, Probolinggo pada tanggal 7-14 Agustus 2025.

Dalam kategori putra, SMK Nasional Malang berhasil menjadi juara di wilayah Malang Raya, dan tim putri SMAN 1 Dampit juga meraih gelar juara.

Di Probolinggo, tim putra SMAN 2 Probolinggo dan tim putri SMAN 4 Probolinggo berhasil mempertahankan gelar mereka, menunjukkan kekuatan mereka di area tersebut.

Keempat tim yang menjadi juara ini melanjutkan ke turnamen mini yang diadakan di GOR Indomaret, Wonoayu, Sidoarjo, Sabtu (23/8/2025) lalu, di mana mereka bertanding melawan tim putra dan putri dari Akademi Bola Voli Indomaret (ABVI).

Hasilnya, tim putra ABVI berhasil menang di turnamen mini ini, sementara SMK Nasional Malang dan SMAN 2 Kota Probolinggo menempati posisi kedua dan ketiga.

Dalam kategori putri, srikandi ABVI tampil kuat dan keluar sebagai juara, mengalahkan SMAN 1 Dampit dan SMAN 4 Kota Probolinggo dalam sebuah pertandingan yang sangat sengit dan penuh semangat.

Turnamen ini didukung oleh Gatsby dan Selection Kapas Kecantikan, tidak hanya sebagai ajang kompetisi, tetapi juga menunjukkan komitmen Akademi Bola Voli Indomaret (ABVI) dalam menemukan dan mengembangkan bakat-bakat muda voli di Jawa Timur.

Dilaksanakan sejak 2016 di Sidoarjo, Turnamen Voli Klik Indomaret kini telah meluas ke berbagai kota di Jawa Timur seperti Lamongan, Magetan, Pasuruan, Malang, Mojokerto, hingga Probolinggo.

Manajer ABVI Sutono menyatakan meskipun ada banyak tantangan sepanjang turnamen, mereka tetap berkomitmen untuk menemukan dan melatih bakat baru. Dia juga menekankan bahwa ABVI berusaha memberikan kesempatan terbaik bagi peserta untuk bergabung dengan akademi.

“Indomaret sangat berfokus pada pengembangan. Dengan demikian, kami selalu bersemangat dan konsisten dalam mencari calon-calon potensial di berbagai daerah,” kata Sutono.

“Dari turnamen ini, banyak pemain yang kami undang ke akademi. Jika perkembangan mereka baik, mereka berpeluang untuk masuk ke tim profesional,” tambahnya.

Sutono juga memberikan contoh nyata dengan menyoroti Iqbal, seorang pemain yang diambil dari turnamen di Probolinggo tahun lalu. “Iqbal kala itu masih di SMKN 2 Probolinggo. Setelah melihat bakatnya, kami ajak ke akademi. Setahun kemudian, dia sudah siap untuk naik ke level profesional,” jelasnya. (*)

Waduh, Timnas Indonesia Batal Ladeni Kuwait di FIFA Matchday

0
PERSIAPAN: Timnas Indonesia saat menghadapi Australia pada lanjutan Kualifikasi World Cup 2026 Asia, Maret 2025 lalu. Skuad Garuda masih dipastikan menggelar satu laga FIFA Matchday pada September 2025 mendatang. (Laga.id/istimewa Saeed Khan/AFP via Getty Images)

Laga.id, Bekasi – Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, mengonfirmasi bahwa Timnas Indonesia tidak akan bertanding melawan Kuwait. negara monarki yang kaya akan minyak di pesisir Teluk Persia, Timur Tengah itu

Pertandingan tersebut awalnya direncanakan untuk diadakan di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jumat (5/9/2025) mendatang.

Erick Thohir mengungkapkan bahwa Federasi Sepak Bola Kuwait telah mengirimkan surat kepada PSSI yang menyatakan bahwa Timnas Kuwait membatalkan pertandingan dengan Timnas Indonesia pada FIFA Matchday bulan September 2025.

“Kami telah menerima surat konfirmasi dari Federasi Kuwait, mereka tidak hanya tidak akan bermain di Indonesia, tetapi juga dari turnamen di Uni Emirat Arab,” ujarnya, Senin (25/8/2025).

Erick Thohir menjelaskan bahwa ia tidak mengetahui alasan di balik keputusan Kuwait untuk membatalkan uji coba tersebut.

“Jadi saya tidak tahu mengapa mereka membatalkan, karena jelas mereka sudah memiliki bukti tertulis untuk ikut bertanding di Indonesia dan di UEA,” katanya.

“Saya tidak tahu apakah ada masalah internal, dan saya tidak ingin ikut campur,” tambahnya.

Timnas Indonesia awalnya akan melawan Kuwait dan Lebanon pada FIFA Matchday bulan September. PSSI masih mencari opsi terbaik.

PSSI juga memastikan kalau pertandingan lawan Lebanon tetap sesuai jadwal dan belum ada rencana untuk cari lawan pengganti.

Hal ini bisa jadi masalah karena skuad Garuda dalam persiapan jelang berlaga di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Meski begitu, Erick Thohir melihat bahwa Timnas Indonesia kini memiliki waktu lebih banyak untuk mempersiapkan diri menjelang pertandingan melawan Lebanon.

Laga Timnas Indonesia kontra Lebanon dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, pada 8 September 2025. Skuad Garuda rencananya akan berkumpul mulai 1 September.

Adapun terkait waktu dan lokasi berkumpulnya para pemain Timnas Indonesia menuju Garuda Championship Series, diserahkan kepada Badan Tim Nasional (BTN).

“Tentu, sekarang kita fokus pada pertandingan melawan Lebanon,” jelas Erick Thohir.

“Kemarin saya sudah berbicara dengan Coach Patrick Kluivert, dan mungkin ini juga memberikan kesempatan latihan yang lebih lama.”

“Agar tim ini memiliki waktu untuk beradaptasi menjelang laga lawan Lebanon pada bulan Oktober,” tutupnya. (*)