Thursday, July 30, 2026
Google search engine
Home Blog Page 60

Mental Lemah, Alasan Ruben Amorim Ketika Manchester United Diimbangi Fulham

0
LESU: Kecewanya gelandang Bruno Fernandes (tengah) lantaran Manchester United bermain imbang 1-1 dengan Fulham pada pekan ke-2 Premier League 2025/2026 di Craven Cottage, tadi malam WIB. (Laga.id/istimewa Shaun Brooks - CameraSport via Getty Images)

Laga.id, London – Manchester United tidak berhasil meraih kemenangan meskipun sempat unggul lebih dulu melawan Fulham dalam pertandingan pekan kedua Premier League di Craven Cottage, Minggu (24/8/2025) malam WIB.

Pada 15 menit pertama, United memberikan tekanan yang cukup, tetapi seiring berjalannya waktu, mereka lebih banyak bertahan dan Fulham mulai menguasai bola.

Tim tamu sempat memiliki kesempatan untuk mencetak gol lewat penalti, sayangnya kapten mereka, Bruno Fernandes, gagal mengeksekusi dengan baik.

Di paruh kedua, United unggul berkat gol bunuh diri Rodrigo Muniz, namun keunggulan itu tidak bertahan lama ketika Emile Smith Rowe, yang baru masuk menggantikan pemain lain, mencetak gol hanya 93 detik setelah ia berada di lapangan.

Dengan hasil ini, United hanya berhasil mendapatkan satu poin dari dua laga pertama di Premier League.

Pelatih Manchester United Ruben Amorim menilai pemainnya mengabaikan prinsip menyerang setelah berhasil mencetak gol melawan Fulham. Menurutnya, pola pikir defensif menjadi penyebab hilangnya kemenangan untuk United.

“Kami berhasil mencetak gol, tetapi kemudian kami lupa cara bermain kami,” ucap Amorim yang dikutip dari Reuters.

“Kami sangat ingin meraih kemenangan. Setelah mencetak gol, semua yang ada di lapangan berpikir, Mari kita jaga keunggulan ini dan berusaha untuk menang,” jelas Amorim kepada BBC.

“Menurut saya, saat itulah kami seharusnya lebih menekan lawan. Kami berusaha menekan dengan sangat agresif dan itu meninggalkan banyak ruang,” tambahnya.

Terkait kegagalan penalti Fernandes, Amorim mengungkapkan bahwa sang kapten merasa sangat bersalah.

“Saya rasa dia tidak biasa gagal melakukan penalti. Dia menyadari betapa pentingnya momen itu, yang bisa berpengaruh besar bagi tim,” katanya.

“Selama laga, dia merasa tidak senang karena tidak terlibat dan merasakan beban tanggung jawab yang besar, dan saya pikir dia menyadari bahwa kegagalan penalti itu sangat krusial bagi kami,” lanjut Amorim.

Bagi Fernandes, ini adalah kegagalan kelima dalam mengeksekusi penalti sejak ia memulai debutnya di Premier League pada tahun 2020.

Meskipun awal musim ini mengecewakan, Amorim tetap yakin dengan masa depan United.

“Kami hanya ingin memenangkan pertandingan. Pemain-pemain memahami bahwa mereka berada di klub yang harus meningkatkan performa. Saya sangat percaya bahwa kami akan meraih banyak kemenangan,” tutupnya. (*)

Mantap! Debut Kevin Diks Nyaris Menangkan Borussia Monchengladbach

0
DEBUT: Kevin Diks yang melakoni laga perdananya bersama Borussia Monchengladbach dihalangi pemain Hamburger SV Yussuf Poulsen pada laga Bundesliga di Borussia Park, Minggu (24/8/2025) waktu setempat. (Laga.id/istimewa Frederic Scheidemann via Getty Images)

Laga.id, Moenchengladbach – Kevin Diks telah melakukan debutnya dengan Borussia Monchengladbach dan menjadi pemain Indonesia pertama yang beraksi di Bundesliga, liga teratas Jerman.

Keberhasilan itu dicatatkan Diks ketika Monchengladbach bermain imbang tanpa gol melawan Hamburg di pekan pertama Bundesliga, yang berlangsung di Borussia Park, Minggu (24/8/2025) waktu setempat.

Diks tidak tampil sebagai pemain utama. Pelatih Gladbach, Gerardo Seoane, memasukkan pemain tim nasional Indonesia tersebut pada menit ke-77.

Diks mengambil tempat bek tengah Monchengladbach, Fabio Chiarodia. Selama sekitar 13 menit di lapangan, Diks mendapatkan satu kesempatan, tetapi usaha tersebut belum menghasilkan gol.

Sebelumnya, ada keraguan tentang kesediaan pemain bernama lengkap Kevin Diks Bakarbessy itu untuk bermain di laga pembuka Bundesliga musim ini karena ia sempat mengalami cedera.

Namun, nama Diks justru terdaftar dalam susunan pemain dan diberikan kesempatan oleh Seoane untuk bermain. Penampilan Diks di pertandingan ini jelas merupakan berita baik bagi Timnas Indonesia.

Hal ini karena mantan pemain FC Copenhagen tersebut termasuk dalam daftar 27 pemain yang disiapkan oleh pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, untuk FIFA Matchday bulan September. Tim Garuda akan menjalani dua laga uji coba melawan Kuwait dan Lebanon.

Dua laga persahabatan ini akan menjadi kesempatan bagi Timnas Indonesia untuk mempersiapkan diri menghadapi babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026. Diks dan rekan-rekannya akan menghadapi Arab Saudi dan Irak dalam usaha meraih tempat di Piala Dunia 2026 pada bulan Oktober mendatang. (*)

Dibungkam Tottenham, Guardiola Beberkan Biangnya

0
BELAJAR BANYAK: Reaksi kekecewaan manajer Manchester City Pep Guardiola (tengah) lantaran tim asuhannya Manchester City takluk 0-2 dari Tottenham Hotspur pada lanjutan Premier League 2025/2026 di Etihad Stadium, Sabtu (23/8/2025) malam WIB. (Laga.id/istimewa Darren Staples/AFP via Getty Images)

Laga.id, Manchester – Manajer Manchester City Pep Guardiola mengklaim bahwa anak asuhnya tidak bermain terlalu buruk meskipun kalah dari Tottenham Hotspur. Padahal, The Citizens kalah karena kesalahan individu para pemainnya.

Manchester City kalah di kandang dari Tottenham dengan skor 0-2 pada pekan kedua Premier League 2025/2026 di Etihad Stadium, Sabtu (23/8/2025) malam WIB. Dua gol untuk The Lilywhites -julukan Tottenham- dicetak pada babak pertama oleh Brennan Johnson pada menit ke-35 dan Jaoa Palhinha pada menit ke-45+2.

The Citizens -julukan Manchester City- sebenarnya memiliki dominasi yang lebih besar dalam pertandingan ini. Mereka menguasai bola sebanyak 61 persen dibandingkan dengan 39 persen milik Tottenham.

Namun, Man City kesulitan menembus pertahanan Tottenham. The Blues hanya mampu melepaskan empat tembakan tepat sasaran dari sepuluh upaya.

Di sisi lain, Tottenham bermain sangat efektif, terutama dalam serangan balik. Tim tamu mampu menciptakan lebih banyak ancaman, dengan 12 tembakan, lima di antaranya tepat sasaran, dan dua di antaranya berbuah gol.

Manajer Man City, Pep Guardiola, menilai timnya tidak bermain terlalu buruk meskipun kalah. Ia percaya bahwa dua gol Tottenham berasal dari kesalahan individu para pemain.

Guardiola yakin para pemainnya akan bangkit dari kekalahan ini. Pelatih asal Spanyol itu menekankan bahwa Man City masih memiliki banyak waktu untuk memperbaiki diri karena kompetisi masih panjang.

“Saya merasa penampilan kami sedikit lebih baik daripada hasilnya. Secara individu, kami terlalu cepat kehilangan bola. Mereka mencetak gol kedua di akhir babak pertama,” kata Guardiola, seperti dikutip dari situs web Man City.

“Kami perlu bermain dengan cara yang berbeda dari biasanya. Hasilnya tidak bagus, tapi masih banyak yang harus dilakukan, dan kami akan belajar dari ini,” tandas mantan pelatih Barcelona ini. (*)

Puasnya Pelatih Persebaya Putus Rekor dan Pesta Gol Lawan Bali United

0
SUMBANG GOL: Selebrasi bek Risto Mitrevski (kanan) bersama Dejan Tumbas saat mengalahkan Bali United dengan skor telak 5-2 pada lanjutan pekan ke-3 Super League di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, malam ini. (Laga.id/Aditya Wijaya)

Laga.id, Surabaya – Persebaya Surabaya akhirnya pecah rekor tak pernah menang lawan Bali United sejak 25 Maret 2022. Duel keduanya menciptakan tujuh gol pada pekan ke-3 Super League 2025/26.

Bajul Ijo raih kemenangan yang cukup telak atas Serdadu Tridatu sekaligus terus merangsek ke papan atas. Ya, Persebaya mengalahkan Bali United dengan skor 5-2 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Sabtu (23/8/2025) malam.

Gol-gol Persebaya diciptakan oleh Francisco Rivera (38′), Risto Mitrevski (44′), Mihailo Perovic (53′), Bruno Moreira (61′ P), Gali Freitas (82″). Sedangkan dua gol balasan Bali United dihasilkan melalui Boris Kopitovic (45+3′) dan Irfan Jaya (54′).

Pelatih Persebaya Eduardo Perez Moran sangat puas dengan performa anak asuhnya. Kemenangan ini berarti besar bagi tim asal Kota Pahlawan tersebut.

“Ini adalah pertandingan yang diinginkan oleh semua pemain dan pelatih. Hari ini, kita tahu ini pertandingan yang penting bagi kami karena sebelumnya kami kalah di kandang,” sebut Perez.

Hasil ini di luar dugaan banyak pihak mengingat Persebaya belum bermain apik dalam dua laga sebelumnya. Mereka sempat kalah 0-1 dari PSIM Yogyakarta di pekan perdana sebelum kemudian menang 1-0 atas tuan rumah Persita Tangerang.

Tak hanya itu, dari rekor pertemuan lebih memihak Bali United. Dimana tim asal Pulau Dewata tersebut menang enam kali beruntun atas Persebaya.

Karena itu, Perez tampak melakukan pendekatan lain. Dia tetap mempertahankan starting eleven sejak pekan pertama, namun dengan cara main yang berbeda.

“Kami memainkan cara yang terbaik dengan memberikan tiga poin untuk suporter dan semua orang. Saya sangat senang dengan pemain, klub, dan tentu Bonek. Sekarang, kami perlu sedikit santai dan memikirkan laga berikutnya,” tambahnya.

Hasil ini juga menjadi kemenangan dengan margin lebih dari tiga gol pertama Persebaya sejak musim lalu. Saat itu, Bruno Moreira dkk. mengalahkan Persib Bandung dengan skor telak 4-1, 1 Maret 2025 lalu. (*)