Thursday, July 30, 2026
Google search engine
Home Blog Page 61

Kejurprov Pencak Silat Jatim 2025 Milik Kabupaten Madiun

0
JANGKA PANJANG: Ketua Umum Pengprov IPSI Jatim Bambang Haryo (dua dari kanan) bersama Kadispora Jatim Hadi Wawan Guntoro (tiga dari kanan) berfoto bersama setelah menyerahkan medali dan bonus dadakan kepada para atlet berprestasi Kejurprov Pencak Silat Jatim 2025 yang digelar di Mall Cito Surabaya, 21-23 Agustus. (Laga.id/Dian Kurniawan)

Laga.id, Surabaya – Para pesilat Kabupaten Madiun berhasil menggondol gelar juara umum Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Pencak Silat Jawa Timur 2025. Ajang ini juga melahirkan pesilat-pesilat potensial yang dipersiapkan untuk mewakili Jatim di Kejurnas Pencak Silat Junior.

Kabupaten Madiun mendulang medali terbanyak dengan 2 medali emas dan 1 perunggu pada ajang yang digelar di Mall City of Tommorow (Cito) Surabaya 21-23 Agustus. Sementara di peringkat kedua di tempati kontigen silat Nganjuk dengan perolehan dua medali emas. Disusul Ngawi di posisi ketiga dengan raihan 1 medali emas, 3 perak.

Ajang ini diikuti oleh 144 atlet pencak silat dari 28 kota dan kabupaten se-Jawa Timur. Setiap daerah berlomba-lomba untuk menjadi yang terbaik dengan menurunkan hasil regenerasi atlet yang telah dibina.

Ketua Umum Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Jatim, Bambang Haryo Soekartono, tak hanya memberikan medali dan trofi juara, tapi juga menghadiahkan bonus dadakan kepada tiga daerah yang menempati posisi tiga besar dan satu atlet terfavorit.

Juara umum Kabupaten Madiun mendapatkan bonus dadakan sebesar Rp 3,5 juta disusul Nganjuk Rp 2,5 juta dan peringkat tiga Ngawi diberi Rp 1,5 juta. Selain itu, pria yang akrab dipanggil Pak BHS itu juga memberikan bonus kepada pesilat asal Gresik, Elias yang tampil dalam seleksi tim PON Beladiri Jatim.

“Terus berlatih yang giat, masih ada PON yang bonusnya kemarin Rp 250 juta dari Provinsi Jatim. Juga masih ada SEA Games dan Asian Games, bonus sampai Rp 1,5 miliar. Jadi jangan puas dengan menjadi juara Kejurprov saja, kejar pretasi yang lebih tinggi,” ucap pria yang juga menjabat sebagai anggota DPR RI itu.

Dijelaskan Bambang Haryo, Kejurprov Pencak Silat Jatim 2025 difokuskan sebagai ajang seleksi menghadapi yang digelar di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta pada Bulan September mendatang.

“Hasil dari Kejurprov ini akan kita kirim untuk mewakili Jatim di Kejurnas Pencak Silat Junior. Sebelum berangat akan digembleng lagi dalam TC. Target kita bisa juara 1, juara 2 atau juara tiga,” katanya.

Disela Kejurprov, Bambang Haryo juga mengukuhkan Tim Silat Jatim di PON Beladiri pada Oktober mendatang di Kudus, Jawa Tengah. Total ada 16 pesilat putra dan putri yang akan diberangkatkan.

“Ada delapan kelas yang dipertandingkan di PON Beladiri. Kita kirim pesilat terbaik hasil Porprov dan dari seleksi hari ini. Kita berharap bisa mendapatkan tiga medali emas di PON Beladiri nanti, ” tandasnya.

Sementara itu, Kadispora Jatim Hadi Wawan Guntoro mengapresiasi gelaran ini. Dia berharap dari hasil Kejurprov ini bisa direkrut pesilat terbaik yang akan mewakili Jatim di ajang Kejurnas Pencak Silat Junior di Jakarta September mendatang.

“Saya juga berharap para pesilat yang berhasil meraih juara tidak cepat puas karena masih banyak event, jadi para atlet harus terus berlatih untuk meraih prestasi lebih tinggi,” katanya. (*)

Hasil Premier League 2025/2026: Tanpa Cole Palmer, Chelsea Bungkam West Ham

0
PESTA GOL: Trevoh Chalobah merayakan golnya bersama rekan-rekannya yang memastikan Chelsea menang 5-1 atas tuan rumah West Ham United pada pekan kedua Premier League di London Stadium dini hari tadi WIB. (Laga.id/istimewa Marc Atkins via Getty Images)

Laga.id, London – Chelsea yang tampil tanpa bintangnya, Cole Palmer, tak kesulitan untuk meraih kemenangan perdananya di Premier League 2025/2026. Chelsea akhirnya memetik tiga poin saat melakoni pekan kedua melawan West Ham United di London Stadium, Sabtu (23/8/2025) dini hari WIB.

Memainkan Derby London kedua musim ini, Chelsea tertinggal lebih dulu ketika Estevao Willian kehilangan bola yang lantas direbut oleh El Hadji Malick Diouf dan memberikan bola kepada Lucas Paqueta.

Gelandang serang asal Brasil melepaskan tendangan keras dari jarak 25 meter tanpa dapat diantisipasi kiper Chelsea, Robert Sanchez, dan West Ham unggul 1-0 di menit ke-6.

Gol itu nyatanya direspons Chelsea dengan cepat. Dari situasi sepak pojok yang ditanduk Marc Cucurella, bola dikonversi oleh Joao Pedro menjadi gol penyama kedudukan di menit 15.

Hanya dua menit kemudian, tuan rumah berhasil menambah golnya lewat Niclas Fullkrug. Beruntung bagi tim tamu, gol itu dianulir karena offside.

Usai gol tersebut dianulir, Chelsea membalikkan keadaan lewat gol Pedro Neto memanfaatkan umpan silang Joao Pedro di menit ke-23. Skor menjadi 1-2.

BOCAH AJAIB: Aksi brilian Estevao yang menggantikan peran Cole Palmer lantaran cedera sebelum laga Chelsea menghadapi West Ham United pada pekan kedua Premier League di London Stadium dini hari tadi WIB. (Laga.id/istimewa Julian Finney via Getty Images)

Chelsea tidak cepat puas dan menambah keunggulan di menit 34, Estevao menunjukkan kualitas individunya kala mendribel bola dan melewati pertahanan lawan, memberikan assist yang berbuah gol yang dicetak oleh Enzo Fernandez. Chelsea menutup paruh pertama dengan skor 3-1.

Usai turun minum, Chelsea masih tampil dominan atas tuan rumah West Ham. Kiper West Ham, Mads Hermansen, gagal menangkap bola sepak pojok dengan baik dan bola jatuh kepada Moises Caicedo yang langsung menyambar bola kemudian mencetak gol di menit 54.

Mental dan kepercayaan diri West Ham benar-benar runtuh. Dimana Trevoh Chalobah mendapat giliran membawa Chelsea semakin menjauh dengan sontekannya dan membuat skor berubah menjadi 1-5 pada menit 58.

Di sisa waktu yang ada, Chelsea tampak tak bernafsu menambah golnya dan hanya memainkan bola di areanya sendiri. Alhasil, sampai laga berakhir West Ham kalah 1-5 melawan Chelsea.

Hasil ini menjadi kemenangan perdana bagi The Blues usai di laga sebelumnya ditahan imbang Crystal Palace 0-0. Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi The Pensioners untuk bisa masuk dalam perburuan gelar juara liga.

Data dan Fakta Pertandingan
West Ham 1-5 Chelsea
Lucas Paqueta 6’/Joao Pedro 15′, Pedro Neto 23′, Enzo Fernandez 34′, Moises Caicedo 54′, Trevoh Chalobah 58′

Susunan Pemain
West Ham United
1-Mads Hermansen; 25-Jean-Clair Todibo/Freddie Pots 46′, 3-Max Kilman, 5-Nayef Aguerd; 29-Aaron Wan-Bissaka, 8-James Ward-Prowse, 28-Tomas Soucek/Kyle Walker-Peters 70′, 12-Malick Diouf; 10-Lucas Paqueta; 20-Jarrod Bowen, 11-Niclas Fullkrug/Callum Wilson 46′
Pelatih: Graham Potter

Chelsea
1-Robert Sanchez; 27-Malo Gusto/Reece James 69′, 4-Tosin Adarabioyo, 23-Trevoh Chalobah/Wesley Fofana 69′, 3-Marc Cucurella/Jorrel Hato 69′; 25-Moises Caicedo, 8-Enzo Fernandez; 41-Estevao/Jamie Gittens 77′, 20-Joao Pedro, 7-Pedro Neto; 9-Liam Delap/Andrey Santos 62′
Pelatih: Enzo Maresca. (*)

Super League 2025/2026: Irfan Jaya Momok Persebaya, Perez Minta Waspadai Semua Pemain Bali United

0
TAK CEMAS: Pelatih Persebaya Eduardo Perez bersama gelandang muda Toni Firmansyah jelang menghadapi Bali United pada pekan ke-3 Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, besok malam WIB. (Laga.id/Putu Aditama)

Laga.id, Surabaya – Penampilan impresif Irfan Jaya bisa menjadi ancaman serius bagi pertahanan Persebaya Surabaya. Bersama Bali United, winger berusia 29 tahun itu kerap mencetak gol ke gawang Persebaya.

Persebaya bakal menjamu Bali United pada pekan ke-3 Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Sabtu (23/8/2025) malam WIB. layaknya batu kryptonite yang menjadi kelemahan karakter fiksi Superman, Persebaya pun memiliki musuh alaminya dalam wujud Irfan Jaya.

Bukti sahihnya tersaji dengan total empat gol sudah Irfan Jaya ceploskan ke gawang tim kebanggaan Bonek itu. Satu gol saat berkostum PSS Sleman dan tiga gol bersama Bali United.

Musim ini, pemain kelahiran Bantaeng, Sulawesi Selatan itu sudah menyumbangkan satu gol untuk Serdadu Tridatu. Yakni ketika ditahan imbang 3-3 oleh Malut United, Jumat (15/8/2025) lalu.

Meski begitu, pelatih Persebaya Eduardo Perez Moran mewanti-wanti anak asuhnya agar tidak terlalu fokus pada satu pemain Bali United. Menurutnya, tim asal Pulau Dewata itu adalah salah tim tangguh dengan skuad yang memiliki kualitas di semua lini.

Sebab, Bali United masih memiliki sejumlah penggawa berkualitas seperti Boris Kopitovic, Thijmen Goppel. Dua pemain tersebut turut menyumbangkan gol dari dua laga awal musim ini.

“Kami tahu potensi Bali United. Tidak hanya Irfan Jaya. Kami tahu semua pemain. Karena tugas kami (pelatih) adalah menganalisa lawan. Semua pemain (Bali United) memiliki potensi,” beber Perez pada jumpa pers jelang laga, Jumat (22/8/2025).

“Saya tidak peduli dengan statistik. Saya percaya pada peningkatan tim hari per hari. Pada saat ini, kita sangat bagus. Kami percaya dengan potensi sendiri, dengan pemain saya, dengan gaya yang dimainkan. Dan kita akan berjuang di laga nanti,” tambah pelatih asal Spanyol itu.

Beruntung, Bajul Ijo tengah berada dalam motivasi tinggi. Mereka memetik kemenangan perdana musim ini usai mengalahkan Persita Tangerang dengan skor 1-0, Sabtu (16/8/2025) lalu.

Di sisi lain, Bali United belum merasakan satu kemenangan pun dari dua laga Super League musim ini. Mereka harus puas mengemas dua poin lantaran bermain imbang dengan Persik Kediri dan Malut United.

“Tidak perlu melihat statistik. Setiap tahun pemain juga berganti. Sekarang pemain Persebaya yang datang hebat-hebat juga. Dan pelatih kami baru juga bagus. Tentunya kami akan berjuang keras dan akan mendapatkan tiga poin,” tegas gelandang muda Toni Firmansyah. (*)

Aman, Pesilat di Kejurprov Pencak Silat Jatim 2025 Dapat Perlindungan BPJS

0
PERLINDUNGAN: Sebanyak 114 pesilat yang bertanding pada Kejurprov Pencak Silat Jatim 2025 mendapat perlindungan dari BPJS Ketenagakerjaan yang diserahkan secara simbolis oleh Pps Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Juanda, Savitri Dyah Puspitaningtyas kepada perwakilan atlet Nikita Citra Pratiwi dan Yafii Ahmad Suvi dengan disaksikan Ketua Panpel M Mastur. (Laga.id/Dian Kurniawan)

Laga.id, Surabaya – Sebanyak 144 atlet pencak silat dari 28 kabupaten/kota yang bertanding pada Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Pencak Silat Jatim 2025 bisa bertanding dengan tenang. Sebab, selama mengikuti event yang digelar di City of Tomorrow (Cito) 21-23 Agustus mendapat perlindungan dari BPJS Ketenagakerjaan.

Ketua Panitia Penyelenggara Muhamad Mastur mengatakan tujuan BPJS adalah untuk melindungi para atlet saat bertanding. Artinya, atlet yang turun di kini bisa bertanding dengan all out.

“Kita tidak berharap ada atlet cedera selama bertanding, namun dengan adanya BPJS akan memberikan kenyamanan dan keamanan bagi atlet,” katanya saat ditemui di lokasi pertandingan, Kamis (21/8/2025).

Ia juga menjelaskan pada Kejurprov Pencak Silat yang digelar oleh Pengprov Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Jatim dan diikuti 144 pesilat dari 28 kabupaten/kota itu juga menjadi ajang seleksi untuk Kejurnas Pencak Silat Junior yang digelar di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta, September mendatang, dan Pekan Olahraga Nasional (PON) Beladiri di Kudus yang rencanannya digelar pada Oktober mendatang.

“Kejurnas digelar 3-7 September di TMII Jakarta dan itu nanti ending-nya juga akan ada kejuaraan Asia Junior di India pada 25-30 September 2025,” katanya.

Pada Kejurnas nantinya akan mempertandingkan 7 nomor, sedangkan di Kejurprov ada 8 nomor yakni kelas B putra/putri, D putra/putri, F putra/putri dan H putra/putri dengan 136 partai. “Nanti yang diberangkatkan ke Kejurnas 7 kelas, nanti menjadi otoritas tim pemantau untuk menentukan kelas mana yang berpotensi diberangkat ke Kejurnas,” katanya.

Sedangkan untuk seleksi PON Beladiri akan dilaksanakan pada saat hari terakhir, Sabtu (23/8/2025) mendatang. PON Beladiri nantinya akan mempertandingkan mulai kelas A hingga H putra/putri dan seni tunggal putra/putri.

Untuk atlet yang akan mengikuti seleksi PON Beladiri yakni, di kelas B putra M Ilyas dari Gresik, Arya Putra (Sumenep) dan Chandra Firman (Kota Malang). Untuk kelas C Putra, M Ramadani Wijaya (Trenggalek) dan Langgam Randhu Dida (Jember). Sedangkan di kelas E putri, Tsausan Sabita (Jember) dan Vania Camila (Gresik).

Sementara itu, Pps Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Juanda, Savitri Dyah Puspitaningtyas menjelaskan, keberadaan BPJS di Kejurprov Pencak Silat Jatim ini merupakan bentuk hadirnya negara, salah satunya ialah memberikan perlindungan kepada atlet.

“Jadi atlet ini juga pada saat pelaksanaan kegiatannya memiliki banyak resiko, salah satunya yaitu resiko terjadinya kecelakaan kerja atau cidera saat bertanding,” katanya.

Ia juga mengatakan Perlindungan di BPJS Ketenagakerjaan ada dua, yaitu yang pertama resiko kecelakaan kerja dan yang kedua apabila ada resiko meninggal dunia atau kematian.

“Jadi manfaatnya berupa perawatan pengobatan sampai dengan yang bersangkutan sembuh dan bisa bekerja kembali dan kalau sampai terjadi resiko meninggal dunia juga ada santunan untuk ahli waris yang ditinggalkan, namun kami berharap tidak ada atlet yang cidera di selama bertanding,” jelasnya. (*)