Thursday, July 30, 2026
Google search engine
Home Blog Page 65

Indonesia U-17 Siap Bangkit Hadapi Uzbekistan di Piala Kemerdekaan 2025

0
GEMBIRA: Selebrasi penyerang Timnas Indonesia U-17 Mierza Firjatullah usai mencetak gol ke gawang Tajikistan U-17 pada laga pertama Piala Kemerdekaan 2025 di Stadion Utama Sumatera Utara, Medan, Selasa (12/8/2025) malam. (Laga.id/istimewa PSSI)

Laga.id, Medan – Timnas Indonesia U-17 akan melakoni laga kedua mereka di ajang Piala Kemerdekaan 2025. Putu Panji dan rekan-rekan dijadwalkan berhadapan dengan Uzbekistan U-17 di Stadion Utama Sumatera Utara, Deli Serdang, Jumat (15/8).

Kedua tim datang dengan modal yang berbeda dari pertandingan perdana. Indonesia harus puas berbagi angka 2-2 dengan Tajikistan U-17 pada 12 Agustus lalu. Sementara Uzbekistan justru menelan kekalahan telak 1-5 dari Mali di hari yang sama.

Hasil imbang melawan Tajikistan sebenarnya meninggalkan rasa kecewa bagi Garuda Muda. Pasalnya, anak asuh Nova Arianto sempat memimpin dua kali sebelum akhirnya disamakan lawan di penghujung laga. Situasi itu membuat aspek konsentrasi menjadi salah satu pekerjaan rumah penting.

Bek Indonesia, Mathew Baker, menegaskan laga kontra Uzbekistan bisa menjadi momentum tepat untuk melakukan perbaikan. Menurutnya, tim sudah menunjukkan potensi besar, hanya saja masih ada detail yang perlu dibenahi agar tidak mengulangi kesalahan sebelumnya.

“Kami sudah membangun fondasi yang bagus dan sekarang kami punya poin-poin yang bisa kami perbaiki. Kami akan menghadapi banyak laga bagus melawan lawan-lawan berkualitas, dan itu penting karena grup Piala Dunia nanti akan sangat menantang,” kata Mathew.

Salah satu kelemahan yang disoroti dari duel pertama adalah kegagalan menjaga keunggulan. Indonesia sempat unggul 1-0 lalu disamakan 1-1. Di babak kedua, Garuda Muda kembali memimpin 2-1, namun konsentrasi buyar menjelang akhir pertandingan hingga skor berakhir imbang 2-2.

Pelatih kepala Indonesia U-17, Nova Arianto, juga memberikan apresiasi terhadap kerja keras anak asuhnya. Namun ia mengingatkan bahwa lawan-lawan yang dihadapi dalam turnamen ini memiliki pengalaman lebih matang di level internasional.

“Saya ucapkan terima kasih pada pemain yang sudah bekerja keras. Walau hasil akhir kita harus puas dengan imbang,” ujar Nova usai laga melawan Tajikistan.

Nova menambahkan, Mali yang berada di grup ini bukan lawan sembarangan. Tim asal Afrika tersebut merupakan runner-up Piala Dunia U-17 tahun 2015 dan dikenal memiliki kualitas fisik serta teknik yang mumpuni.

Dengan kondisi itu, pertandingan menghadapi Uzbekistan akan menjadi ujian berikutnya bagi Garuda Muda. Kemenangan bisa membuka peluang lebih besar menuju fase selanjutnya sekaligus menambah kepercayaan diri sebelum menghadapi lawan berat lainnya.

Kalah dari Italia, Indonesia Tantang Thailand di Kejuaraan Dunia Voli Putri U-21 FIVB 2025

0
BIKIN BANGGA: Perlawanan sengit dipertontonkan Timnas voli putri Indonesia U-21 meski kalah 3-1 (25-12, 25-19, 21-25, 25-13) dari Italia pada lanjutan Kejuaraan Dunia Voli Putri U-21 FIVB 2025 di Jawa Pos Arena, Surabaya, malam ini. (Laga.id/Aditya Wijaya)

Laga.id, Surabaya – Perjalanan Timnas voli putri Indonesia U-21 bersaing dalam perburuan gelar di Kejuaraan Dunia Voli Putri U-21 FIVB 2025 terhenti. Srikandi Muda masih harus bertarung untuk perebutan peringkat 9-16 turnamen dua tahunan itu.

Langkah Indonesia dihentikan salah satu kandidat juara, Italia. Tim asuhan Marcos Sugiyama sempat mencuri satu set meski kemudian menyerah dalam laga empat set yang berakhir untuk Italia dengan skor 3-1 (25-12, 25-19, 21-25, 25-13) di Jawa Pos Arena, Surabaya, Rabu (13/8/2025) malam.

Sugiyama menggaris bawahi set kedua dan ketiga sebagai hal luar biasa yang ditunjukkan oleh timnya. Meski kalah di set kedua, dia mengakui perlawanan hebat yang ditunjukkan Pascalina Mahuze dkk sebagai perwujudan semangat bertanding yang terus meningkat.

“Amazing!” seru Sugiyama. “Tim kami memang kalah dalam pertandingan, tapi mereka menunjukkan mampu berada dalam level tinggi menghadapi Italia yang memiliki level berbeda,” lanjutnya.

Indonesia memang mengawali laga dengan lambat. Sejumlah kesalahan di set pertama harus dibayar dengan keuntungan bagi Italia yang melaju nyaman. Namun, hal itu dapat direduksi di set kedua. Skuad Merah Putih bahkan sempat memimpin poin beberapa kali.

CURI SET: Timnas voli putri Indonesia U-21 mampu mencuri satu set kendati kalah dari Italia dengan skor 3-1 (25-12, 25-19, 21-25, 25-13) di Jawa Pos Arena, Surabaya, malam ini. (Laga.id/Aditya Wijaya)

Performa makin baik nampak di set ketiga. Hasilnya pun membuat Italia harus mengerahkan kemampuan terbaiknya.

“Kami seperti tidak kehilangan para pemain penting. Pemain yang tersedia menunjukkan mampu menghadapi tekanan dan menjawab kepercayaan,” tambah Sugiyama.

Ya, Indonesia memang kehilangan tiga pemain sebelum laga melawan Italia. Waode Ardiana, Kadek Diva dan Junaida Santi harus menepi karena cedera. Sebelumnya, mereka digadang-gadang menjadi pendulang poin terbanyak di tiap laga.

“Saya harus memberikan banyak pujian pada seluruh pemain malam ini. Semuanya bekerja keras dan mendapatkan hasil membanggakan meski harus kalah,” ujar dia.

Hasil tersebut membuat Indonesia harus menjalani laga perebutan peringkat tengah, yaitu 9 sampai 16. Skuad Merah Putih akan menghadapai sesama tim Asia Tenggara Thailand, Jumat (15/8/2025).

Pada laga sebelumnya, Thailand harus mengakui keunggulan juara bertahan Tiongkok. Tim Negeri Panda menang tiga set langsung 3-0 (25-15, 25-18, 25-19).

Hasil Pertandingan
Rabu, 13 Agustus 2025
Lapangan 1, Jawa Pos Arena
Tiongkok vs Thailand 3-0 (25-15, 25-18, 25-19)
Argentina vs Republik Ceko 3-0 (25-15, 25-13, 25-19)
Serbia vs Turki 0-3 (14-25, 23-25, 10-25)
Italia vs Indonesia 3-1 (25-12, 25-19, 21-25, 25-13)
Polandia vs Puerto Riko 3-0 (25-15, 25-16, 25-13)

Lapangan 2, Gelora Pancasila
Brasil vs Korea Selatan 3-0 (25-23, 25-17, 25-17)
Amerika Serikat vs Bulgaria 0-3 (23-25, 16-25, 15-25)
Kroasia vs jepang 1-3 (16-25, 25-22, 17-25, 17-25)

Lapangan 3, GOR Samator
Kanada vs Aljazair 3-0 (25-18, 25-11, 25-18)
Mesir vs Vietnam 3-1 (16-25, 24-26, 25-22, 20-25)
Republik Dominika vs Tunisia 3-0 (25-21, 25-22, 25-17)
Chili vs Meksiko 3-0 (25-19, 25-14, 25-21). (*)

Pertajam Lini Depan, Deltras FC Datangkan Striker Asal Kamerun

0
BOMBER ANYAR: Neville Tengeg menjadi rekrutan terbaru Deltras FC di sektor penyerangan untuk mengarungi kompetisi Championship 2025/2026 yang akan segera bergulir. (Laga.id/istimewa Deltras FC)

Laga.id, Sidoarjo – Deltras FC resmi merekrut pemain berpaspor Kamerun, Neville Mbanwei Tengeg. Pemain yang mampu bermain sebagai seorang striker di lini depan ini sepakat menjalin kontrak kerja sama untuk mengarungi kompetisi Championsip 2025/2026.

Pemain kelahiran 9 Oktober 1999 itu mengaku senang dan bangga bisa bermain di Indonesia bersama The Lobster. Neville menyebut, Deltras FC menjadi salah satu klub besar di Championsip.

“Klub ini klub besar di Liga Indonesia. Dan saya rasa kekeluargaannya juga sangat baik. Semua lingkungannya mendukung,” ungkap pemain bertinggi 180 sentimeter ini dalam keterangan resmi yang diterima Laga.id, Rabu (13/8/2025).

“Saya memilih Deltras karena klub ini juga punya sejarah di Liga Indonesia serta kompetisi teratas. Juga saya melihat para fansnya luar biasa dengan kekeluargaan yang menyenangkan. Semoga hal itu menjadi motivasi kami bermain di kompetisi,” sambungnya.

Terakhir, Neville mengutarakan target pribadinya dan sangat antusias menyambut musim baru bersama tim asal Kota Delta itu. “Saya ingin mengembalikan tim ini ke Liga 1 dan menjadi pemuncak klasemen,” pungkasnya.

Klub terakhir yang diperkuat Neville adalah Kirivong Sok Sen Chey FC di Liga teratas Kamboja. Pada musim 2023, Neville sempat mencicipi Uzbekistan Pro Liga, kompetisi teratas Uzbekistan bersama klub Xorazm FC.

Di Liga kamboja musim 2024/2025 kemarin, Neville mencatatkan 27 caps bersama Kirivong Sok Sen Chey FC dengan mencetak 9 gol dan empat assist. Sedangkan di musim sebelumnya, ia bermain sebanyak 13 kali dan mencetak 11 gol dengan dua assist.

Musim 2023, pemain yang memiliki kaki dominan kanan ini bermain 18 kali di Uzbekistan Pro Liga dengan mencetak empat gol, dua assist. Di musim yang sama, Neville juga tampil di Piala Uzbekistan dengan pertandingan lima kali dan mencetak lima gol juga. (*)

Sah! Indonesia Lolos Babak 16 Besar Meski Dibungkam Argentina

0
LOLOS: Ekspresi pemain timnas voli putri Indonesia U-21 dipastikan lolos ke babak 16 besar Kejuaraan Dunia Voli Putri U-21 FIVB 2025 meski kalah dari Argentina pada laga terakhir Pul A dengan skor 0-3 (23-25, 18-25, 22-25) di Jawa Pos Arena, Surabaya, Selasa (12/8/2025) malam. (Laga.id/Aditya Wijaya)

Laga.id, Surabaya – Ambisi tuan rumah Indonesia U-21 untuk mengejar kemenangan kedua di Pool A Kejuaraan Dunia Voli Putri U-21 FIVB 2025 harus terkubur. Meski begitu, Junaida Santi dkk. tetap maju ke babak 16 besar, menyusul Vietnam yang terkena diskualifikasi.

Indonesia menderita kekalahan keempat saat berhadapan dengan tim kuat Argentina U-21 dengan skor 0-3 (23-25, 18-25, 22-25) di Jawa Pos Arena, Surabaya, Selasa (12/8/2025) malam.

Diketahui jika Vietnam didiskualifikasi karena menggunakan dua pemain tidak sah pada kejuaraan ini. Artinya, empat laga Vietnam di Pul A dianggap kalah, yakni melawan Indonesia, Serbia, Kanada, dan Argentina. Satu-satunya kemenangan Vietnam di Pul A hanya dari Puerto Riko, karena saat itu dua pemain yang tak sah itu sudah tidak dimainkan.

Di sisi lain, satu-satunya kemenangan atas Kanada menjadi hasil positif yang diraih timnas. Sisanya, saat melawan Vietnam, Puerto Riko, Serbia dan terakhir Argentina, berakhir dengan kekalahan.

KERJA KERAS: Dua pemain timnas voli putri Indonesia U-21 mencoba membendung spike pemain Argentina pada laga pemungkas Pul A yang berakhir dengan skor 0-3 (23-25, 18-25, 22-25) di Jawa Pos Arena, Surabaya, Selasa (12/8/2025) malam. (Laga.id/Aditya Wijaya)

Meski demikian, pelatih Indonesia U-21, Marcos Sugiyama mengungkapkan tetap bangga pada perjuangan tim asuhannya. Dari sulit menyatukan visi menjadi tim yang saling mengerti dalam kurun waktu lima bulan bersama.

“Mereka membuktikan bahwa kerja keras, bersama-sama membuat mereka berada pada level yang sekarang. Kami kalah lima set di dua pertandingan dan menyulitkan Argentina yang memiliki banyak keunggulan,” tutur Sugiyama usai pertandingan.

Selanjutnya di babak 16 besar, Indonesia bertemu dengan Italia yang menjadi runner-up Pul C. Italia datang ke turnamen ini sebagai salah satu favorit juara. Mereka mengandalkan pemain dengan postur rata-rata di atas 185 cm, rotasi cepat di net, dan servis yang mematikan.

Hasil duel melawan Argentina menjadi pelajaran berharga bagi Indonesia untuk menghadapi Italia besok malam. Sugiyama merasa kurang beruntung di laga melawan Argentina. Saat sudah kehilangan dua pemain sebelum laga menyusul cedera yang dua pemainnya.

Untuk diketahui, selain Waode Ardina dan Kadek Diva mengalami cedera, ada satu pemain lagi menambah daftar cedera saat melawan Argentina. Celakanya, Indonesia kehilangan peraih poin terbanyak Junaida Santi sejak set kedua.

“Kami sedikit kurang beruntung. Santi masih harus dicek kondisinya sebelum kami menjalani pertandingan berikutnya,” tutur Sugiyama.

“Kekurangan pemain di laga sepenting ini (lawan Argentina) merupakan kehilangan besar. tapi kami harus belajar banyak dari situasi seperti ini,” tambah pelatih berkebangsaan Jepang itu.

Hasil Pertandingan
Selasa, 12 Agustus 2025
Lapangan 1, Jawa Pos Arena
Serbia vs Kanada 3-1 (25-22, 25-22, 19-25, 25-17)
Puerto Riko vs Vietnam 1-3 (17-25, 21-25, 25-23, 22-25)
Thailand vs Bulgaria 0-3 (20-25, 24-26, 23-25)
Indonesia vs Argentina 0-3 (23-25, 18-25, 22-25)

Lapangan 2, GOR Pancasila
Tiongkok vs Amerika Serikat 3-0 (25-20, 25-12, 28-26)
Meksiko vs Korea Selatan 0-3 (20-25, 22-25, 18-25)
Republik Dominika vs Kroasia 3-0 (31-29, 25-21, 25-11)
Brasil vs Jepang 1-3 (26-24, 17-25, 22-25, 22-25)

Lapangan 3, GOR Samator
Italia vs Turki 2-3 (25-21, 20-25, 23-25, 25-18, 11-15)
Mesir vs Aljazair 3-0 (25-22, 25-17, 25-18)
Polandia vs Republik Ceko 3-0 (25-13, 25-9, 25-20)
Tunisia vs Chili 1-3 (20-25, 25-18, 21-25, 14-25)

Jadwal Pertandingan
Rabu, 13 Agustus 2025
Lapangan 1, Jawa Pos Arena
10.00 WIB: Tiongkok vs Thailand
13.00 WIB: Argentina vs Republik Ceko
16.00 WIB: Serbia vs Turki
19.00 WIB: Italia vs Indonesia
21.30 WIB: Polandia vs Puerto Riko

Lapangan 2, Gelora Pancasila
13.00 WIB: Brasil vs Korea Selatan
16.00 WIB: Amerika Serikat vs Bulgaria
19.00 WIB: Jepang vs Kroasia

Lapangan 3, GOR Samator
10.00 WIB: Kanada vs Aljazair
13.00 WIB: Mesir vs Vietnam
16.00 WIB: Dominika vs Tunisia
19.00 WIB: Chili vs Meksiko. (*)