Thursday, July 30, 2026
Google search engine
Home Blog Page 73

Arema Daftarkan 2 Stadion di Super League 2025/2026

0
Stadion Kanjuruhan

Laga.id, Malang – Manajemen Arema telah mendaftarkan dua stadion untuk menjadi kandang mereka di Super League 2025-2026.

Prioritas utama mereka adalah Stadion Kanjuruhan di Kabupaten Malang, yang akan menjadi markas utama tim untuk sebagian besar pertandingan kandang musim ini.

Musim lalu, Arema hanya berkesempatan bermain di Stadion Kanjuruhan sebanyak dua kali menjelang berakhirnya Liga 1 2024-2025. Namun, situasinya akan jauh berbeda di musim mendatang.

Berdasarkan jadwal yang telah dirilis oleh PT I-League, Arema dijadwalkan akan melakoni 17 pertandingan kandang mereka di stadion kebanggaan tersebut. Ini menandakan kembalinya Arema ke “rumah” mereka setelah sebelumnya sering berpindah-pindah.

General Manager Arema, Yusrinal Fitriandi, mengkonfirmasi kabar tersebut. Ia menegaskan bahwa pihak klub telah secara resmi mendaftarkan Stadion Kanjuruhan kepada PT I-League sebagai homebase utama.

“Kami sudah mendaftarkan Stadion Kanjuruhan sebagai homebase. Kalau diminta ada stadion pendamping, maka kami mungkin pakai Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianya, Bali,” kata pria yang akrab disapa Inal.

Inal juga memastikan bahwa untuk musim ini, Arema tidak akan lagi menggunakan Stadion Supriadi di Kota Blitar. Keputusan ini diambil oleh direksi Arema dengan pertimbangan matang.

Seperti diketahui, Stadion Gelora Supriadi sempat menjadi markas sementara Arema selama putaran pertama Liga 1 2024-2025. Bahkan, Arema turut berkontribusi dalam perbaikan rumput stadion tersebut.

Namun, pilihan kini beralih ke Bali. Inal, pria asal Bogor tersebut, menjelaskan alasan di balik keputusan penting ini.

“Kami memilih Bali daripada Blitar karena kami mencoba melihat mana stadion yang ideal dari segi infrastruktur, rumput, dan lain-lain,” pungkas manajer berusia 47 tahun tersebut.

Pemilihan ini menunjukkan komitmen Arema untuk memberikan kondisi terbaik bagi para pemain dan penggemar.

Dengan penetapan Stadion Kanjuruhan sebagai kandang utama dan Stadion Kapten I Wayan Dipta sebagai opsi pendamping, Arema berharap dapat membangun momentum dan tampil lebih konsisten di musim Super League 2025-2026.

Ini juga menjadi kabar gembira bagi Aremania yang merindukan tim kesayangan mereka bermain di Malang.

Misteri Absennya Alexander Isak di Laga Pramusim Newcastle: Isyarat Transfer ke Liverpool?

0
Alexander Isak

Laga.id, Jakarta – Ketidakhadiran Alexander Isak dalam pertandingan pramusim Newcastle United melawan Celtic kini menjadi perbincangan hangat. Striker berpaspor Swedia itu tak terlihat di lapangan saat timnya dibantai 0-4, di tengah pusaran spekulasi transfer yang kian menguat.

Desas-desus mengenai potensi kepindahan Isak mencuat bersamaan dengan upaya Liverpool mencari penyerang anyar. Klub jawara Premier League itu kabarnya tengah serius mempertimbangkan langkah untuk memboyong pemain berusia 25 tahun tersebut ke Anfield.

Spekulasi ini muncul menjelang bergulirnya musim baru, di mana Liverpool memang membutuhkan sosok striker nomor 9. Alhasil, nama Isak pun masuk dalam daftar target utama manajemen The Reds guna memperkuat lini serang mereka.

Namun, manajer Newcastle, Eddie Howe, tetap optimistis bisa mempertahankan penyerang andalannya itu. Howe yakin Isak masih akan mengenakan seragam hitam-putih kebanggaan klub hingga bursa transfer ditutup pada 1 September mendatang.

Eddie Howe memberikan penjelasan lugas terkait keputusan kontroversialnya tidak memainkan Isak. Manajer Newcastle itu mengakui sengaja menepikan sang pemain karena situasi transfer yang sedang berkembang.

“Keputusan itu saya yang ambil,” tegas Howe pascapertandingan. “Dia ikut kembali ke Glasgow bersama kami, tapi saya memilih untuk mengirimnya pulang karena ada spekulasi soal masa depannya.”

Howe menilai tidak etis membiarkan Isak duduk di bangku cadangan ketika rumor transfer sedang memanas. Langkah ini diambil demi menjaga kenyamanan mental dan psikologis sang pemain.

Sumber dari ESPN melaporkan bahwa Liverpool telah mempertimbangkan dengan serius perekrutan Isak dalam sepekan terakhir. Klub asal Merseyside itu memang sedang gencar berburu striker baru jelang musim 2025/2026.

Nama Isak menjadi salah satu opsi prioritas yang terus dipantau ketat oleh manajemen Liverpool. Performa konsistennya bersama Newcastle sukses menarik perhatian sebagai kandidat pengganti jangka panjang.

Kendati demikian, hingga saat ini belum terlihat pergerakan konkret dari pihak Liverpool. Sementara itu, Isak sendiri masih bungkam dan belum memberikan keterangan resmi terkait masa depan kariernya.

Eddie Howe mengonfirmasi bahwa ia telah melakukan pembicaraan personal dengan Isak mengenai situasi ini. Ia menegaskan bahwa sang pemain tetap menunjukkan profesionalitas tinggi dalam menyikapi rumor yang beredar.

“Ya, saya sudah bicara dengan dia, tapi itu hal yang biasa,” ungkap Howe. “Saya menghormati karier pemain dan tahu betapa singkat waktunya.”

Menurut Howe, Isak tetap menjalani sesi latihan dengan disiplin dan memperlihatkan mentalitas positif. Sang pelatih yakin striker andalan itu masih akan tetap menjadi bagian dari skuad Newcastle setelah jendela transfer berakhir.

Persebaya Taklukkan PSS Sleman 1-0 di Laga Pramusim, Bruno Moreira Jadi Pahlawan

0
Persebaya Vs PSS Sleman

Laga.id, Surabaya – Persebaya Surabaya sukses mengamankan kemenangan tipis 1-0 atas PSS Sleman dalam laga uji coba pramusim yang dihelat pada Sabtu (19/7) malam WIB.

Pertandingan yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo ini menjadi ajang pemanasan jelang bergulirnya kompetisi.

Dalam pertandingan ini, Persebaya harus tampil tanpa dua talenta mudanya, Mikael Tata dan Tony Firmansyah.

Keduanya absen karena tengah dibekap cedera sekaligus menjalani pemusatan latihan bersama Timnas Indonesia U-23. Di sisi lain, kubu tamu, PSS Sleman, juga tak bisa menurunkan bomber andalan mereka, Hokky Caraka.

Persebaya memulai laga dengan formasi dasar 4-3-3, mengandalkan Francisco Rivera sebagai motor serangan di lini tengah. Sementara itu, barisan pertahanan PSS Sleman yang dikomandoi oleh Cleberson tampil sangat solid.

Duet maut Cleberson dan Jajang Mulyana berhasil membuat Persebaya frustrasi dan kesulitan mencetak gol sepanjang babak pertama.

Memasuki paruh kedua, tim tuan rumah mulai meningkatkan intensitas serangan dan tampil lebih ofensif. Upaya keras mereka akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-72.

Sebuah umpan terobosan brilian dari Malik Risaldi berhasil dikonversi dengan sempurna oleh Bruno Moreira menjadi gol pembuka yang memecah kebuntuan.

Sesaat setelah gol krusial tersebut, jalannya pertandingan sempat terhenti. Asap tebal membumbung tinggi dan memenuhi area lapangan akibat suar yang dinyalakan oleh para penonton di tribun. Kondisi ini memaksa para pemain untuk sementara waktu menyingkir ke ruang ganti pemain.

Setelah jeda singkat akibat insiden suar, laga kembali dilanjutkan. Kedua tim melakukan sejumlah pergantian pemain untuk menyegarkan skuad.

PSS Sleman mencoba mengejar ketertinggalan dengan melancarkan inisiatif serangan yang dimotori oleh Gustavo Tocantins.

Namun, solidnya pertahanan Persebaya membuat upaya PSS Sleman sia-sia. Hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan, tidak ada gol tambahan yang tercipta.

Persebaya pun berhasil mengamankan kemenangan penting dengan skor akhir 1-0, sebuah hasil positif untuk persiapan mereka menghadapi musim baru.

Kemenangan ini menjadi sinyal positif bagi Persebaya dalam menatap kompetisi mendatang. Meskipun tipis, hasil ini menunjukkan bahwa tim asuhan Paul Munster memiliki fondasi yang kuat.

Laga uji coba ini juga menjadi kesempatan berharga bagi pelatih untuk menguji kedalaman skuad dan menyempurnakan strategi sebelum BRI Liga 1 musim depan dimulai.

KONI Jawa Timur Kebut Persiapan, Gelar Puslatda Proyeksi PON XXII 2028

0
TANCAP GAS: Para atlet berpotensi dari gelaran Porprov IX Jatim 2025 berpeluang masuk dalam program Puslatda yang diproyeksikan ke PON XXII 2028. (Laga.id/istimewa Bidang Media dan Humas KONI Jatim)

Laga.id, Surabaya – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Timur resmi menggelar program Pemusatan Latihan Daerah (Puslatda) Jatim sebagai persiapan menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII 2028 di NTT-NTB, mulai Juli 2025.

Meski program telah dimulai, di tahap awal ini belum terlihat gambaran utuh kekuatan Jatim nantinya. Sebab, prioritas perekrutan awal hanya ditujukan bagi atlet peraih medali emas dan perak pada PON XXI 2024 di Aceh-Sumut.

Berdasarkan data, terdapat 226 atlet yang meraih medali emas dan perak pada PON 2024. Namun, tidak semua akan bergabung karena harus menyesuaikan ketentuan masing-masing cabang olahraga (cabor) serta kondisi fisik atlet. Mereka juga harus melalui serangkaian tes terlebih dahulu.

“Pertama, kami melihat kondisi fisik mereka. Kedua, bagi yang meraih emas dan perak, jika usianya sudah tidak memenuhi syarat untuk PON, kami akan menggantinya dengan atlet lain,” kata Nabil, Jumat (18/7/2025).

Ia mencontohkan kasus balap sepeda, di mana komposisi atlet dipastikan berubah karena ada ketentuan batas usia maksimal 21 tahun.

Selain peraih emas dan perak PON, tim juga memantau atlet-atlet jebolan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) maupun single event dalam beberapa periode terakhir. Hasil performa mereka akan dibandingkan dengan catatan yang ada di Puslatda Jatim.

“Bisa saja mereka tampil baik di Porprov, tetapi belum memenuhi standar Puslatda. Namun, jika berpotensi, kami tetap akan membina dan mengembangkan mereka. Jika nanti memenuhi syarat, langsung kami rekrut,” tuturnya.

Nabil menyebutkan bahwa dalam Puslatda nantinya akan ada tes berkala untuk memastikan program latihan berdampak pada peningkatan kemampuan atlet. Selain itu, juga akan diadakan program training camp maupun try out di dalam maupun luar negeri untuk menambah jam terbang atlet.

“Untuk try out, kami fokus pada event-event bergengsi,” pungkas mantan komisioner KPU Jawa Timur tersebut. (*)