Friday, July 31, 2026
Google search engine
Home Blog Page 96

Keren! Berbarengan dengan Porprov IX, FPTI Jatim Pertahankan Juara Umum Kejurnas 2025

0
BERJAYA: Para atlet panjat tening Jawa Timur berhasil menjadi juara umum pada ajang kejurnas 2025 yang digelar di Tangerang, Banten. (Laga.id/istimewa Humas FPTI Jatim)

Laga.id, Tangerang – Pengurus Provinsi (Pengprov) Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Jawa Timur sukses mempertahankan gelar juara umum kejurnas kelompok umur (KU) 2025. Ambisi itu direngkuh di tengah perhelatan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur 2025 yang jadwalnya berdekatan.

Jadwal hajatan olahraga terbesar di Jawa Timur itu hanya terpuat dua hari setelah Kejurnas KU di Tangerang, Banten yang dimulai 18-23 Juli 2025. Jadwal ini memang sempat membuat FPTI Jatim khawatir.

Sebab, mayoritas atlet yang berangkat menggikuti kejurnas KU juga dipersiapkan mengikuti Porprov IX Jatim 2025, yang memiliki gengsi tinggi. Namun kekhawatiran itu pupus saat FPTI Jatim menutup kejurnas dengan tujuh emas, dua perak, dan dua perunggu.

“Alhamdulillah, kami sangggup mempertahankan juara umum Kejurnas KU panjat tebing. Di awal keberangkatan kami sempat cemas, karena banyak atlet yang mempersiapkan diri untuk Porprov,” kata Ketua Umum FPTI Jatim Dhanu Iswara, dalam keterangan resminya Selasa (24/6/2025).

Pembentukan tim kejurnas ini hasil dari kejuaraan tingkat provinsi Mei silam. Dhanu menilai sejak awal pembentukan tim, FPTI Jatim optimistis bisa mempertahankan gelar juara umum.

FPTI Jatim mengirim full team. Kota Probolinggo, Kota Malang, Kota Kediri, Kota Malang, Gresik, dan Ponorogo mengirim kekuatan terbaiknya.

“Daerah yang saya sebut mengirim atlet terbaiknya melalui kejurprov. Terutama Gresik, mampu mendulang empat emas kami hanya dari dua atlet!” tegas pria kelahiran Surabaya ini.

Menariknya, Egan Fansa Patu Ozora atlet asal Surabaya yang lolos melalui kejurprov bukan atlet Porprov. Namun kemampuannya cukup teruji hingga merebut emas speed WR youth B putra.

Dijelaskan Dhanu, kejurnas kali ini memperebutkan 18 emas/perak/perunggu. Di hajatan ini FPTI Jatim meraup tujuh emas, dua perak, dan dua perungu. Hasil ini sudah cukup mengungguli Jakarta yang membawa pulang empat emas, satu perak, dua perunggu.

Melengkapi tiga besar ada Jawa Barat mengoleksi tiga emas, sedangkan Jawa Tengah di posisi keempat, dengan dua emas. Kalimantan Selatan dan Sumatra Selatan masing-masing merebut satu emas dan berbagi tugas di urutan 5-6.

Berikut tujuh emas yang dibawa pulang Jatim
– Alma Ariella Tsany (lead youth A putri dan boulder youth A putri).
– Mayra Azalia Nabila (lead youth B putri dan boulder youth B putri).
– Bomantara Bintang Prayuda (boulder junior putra).
– Berliana Putri Wijaya speed world record junior putri.
– Egan Fansa Patu Ozora (speed world record youth B putra). (*)

Mixed Martial Art Sumbang 4 Medali Bagi Kabupaten Kediri

0
TAMBAH EMAS: Para atlet IBCA-MMA Kabupaten Kediri berhasil menambah perolehan medali emas pada ajang Porprov IX Jatim 2025 yang dihelat di GOR Kanjuruhan, Kabupaten Malang. (Laga.id/istimewa KONI Kabupaten Kediri)

Laga.id, Malang – Perolehan medali emas Kabupaten Kediri di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur 2025 kembali bertambah. Kali ini giliran atlet-atlet Indonesia Bela Diri Campuran Amatir-Mixed Martial Art (IBCA-MMA).

Perolehan medali para atlet IBCA-MMA Kabupaten Kediri tidak berjalan dengan mudah. Mereka harus berjuang keras dan berusaha semaksimal mungkin di GOR Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Selasa (24/6/2025) malam.

Hasilnya, tiga medali emas dan satu medali perak diraih atlet-atlet dari Bumi Panjalu. Tiga medali emas tersebut diraih dari nomor Standing Fight. Mereka adalah Sandy Mundho Seno yang turun di kategori 16th-17th Kelas 45,0 Kg (Up 48,0) Putra.

Kemudian ada nama Mochamad Choirudin Farhan yang tampil di kategori 16th-17th Kelas 52,2 Kg (in) Putra. Penyumbang medali emas berikutnya adalah M. Fananda Catur Pamungkas kategori 18th-23th Kelas 61,2 Kg Putra.

Sedangkan satu medali perak digondol dari nomor MMA. Adalah atlet M. Bahar Sofiudin yang turun di kategori 18th-23th Kelas 48,0 Kg (Up 52) Putra harus puas membawa pulang medali perak.

“Pertandingan berjalan sangat luar biasa sekali. Atlet-atlet kita bertanding dengan semangat dan berjuang maksimal,” kata Ketua Umum KONI Kabupaten Kediri Hakim Rahmadsyah Parnata.

Dia bersyukur atas pencapaian tiga medali emas dan satu medali perak dari cabor IBCA-MMA Kabupaten Kediri. Hakim berterima kasih kepada atlet-atlet maupun ofisial pelatih yang sudah berjuang untuk memberikan kontribusi dalam ajang Porprov IX Jatim 2025.

“Semoga prestasi cabor yang lain segera menyusul sesuai dengan targetnya masing-masing. Ini juga menjadi motivasi dan semangat untuk cabor lainnya,” ucapnya. (*)

Warga Antusias Padati Kirab Obor Porprov IX Jatim 2025

0
DIMINATI WARGA: Kirab obor untuk Porprov IX Jawa Timur 2025 memancing antusiasme warga untuk menghadiri dalam setiap titik pemberhentian di beberapa kecamatan yang ada di Kabupaten Malang, siang tadi. (Laga.id/istimewa Bidang Media dan Humas KONI Jatim)

Laga.id, Malang – Penyambutan estafet kirab obor untuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur 2025 semakin meriah. Obor api Porprov yang dibawa secara estafet dari Surabaya, telah tiba di Stadion Kanjuruhan, Selasa (24/6/2025) sore.

Kirab obor api Porprov kali ini berangkat dari Tumpang menuju ke Kecamatan Poncokusumo – Wajak – Turen – Gondanglegi – Kepanjen. Api ditempatkan di halaman luar Stadion Kanjuruhan. Tak hanya itu, tersaji juga pesta rakyat.

Sepanjang perjalanan semakin meriah dengan melibatkan berbagai komunitas kendaraan bermotor. Mulai dari puluhan jip hingga kendaraan roda dua seperti CB.

Kendati tidak semua kecamatan di Kabupaten Malang di lalui kirab obor api Poprov, antusiasme warga tidak surut. Dalam setiap perhentian selalu berlangsung meriah dengan partisipasi masyarakat yang antusias dan berbagai acara pendukung.

ATRAKSI: Salah satu atraksi yang cukup menghibur warga saat menyambut kirab api Porprov IX Jatim 2025 di Kantor Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, siang tadi. (Laga.id/istimewa Bidang Media dan Humas KONI Jatim)

Dwi Setiawan (45) pengunjung asal Kalimeri, Bululawang, memilih datang lebih siang bersama keluarga kecilnya karena ingin terlebih dahulu mengunjungi berbagai stand UMKM dan spot foto menarik yang ada di area kawasan Stadion Kanjuruhan.

“Saya datang ingin melihat langsung kemeriahan acara ini. Saya ajak anak dan istri, apalagi sudah liburan sekolah,” katanya.

Dwi menuturkan ini merupakan kehadirannya yang pertama kali dalam kirab obor. “Saya mau nonton langsung dan mau lihat berbagai penampilan yang ada di acara ini. Sambil belanja jajanan untuk anak sama kebutuhan istri,” ucapnya.

“Sangat bagus dan menarik. Apalagi acaranya di ruang publik,” imbuhnya.

HIBURAN: Tari-tarian khas Malang menjadi salah satu suguhan yang menghibur warga dalam menyambut kirab api Porprov IX Jatim 2025. (Laga.id/istimewa Bidang Media dan Humas KONI Jatim)

Sejumlah pertunjukkan mulai dari atraksi bela diri, tari-tarian tradisional khas Malang seperti Tari Bapang, Tari Bedayan Malang disajikan tuan rumah. Tak ketinggalan pertunjukan seni yang menggabungkan unsur barongsai dan kuda lumping dengan menggunakan kepala sapi atau kerbau. Alias Bantengan.

Sejumlah warga pun tampak mengantri ingin merasakan berfoto dengan maskot-maskot Porprov IX Jatim 2025. Warga lainnya yakni Cika Setiowati (25) juga sangat antusias dengan hadirnya kirab obor api pesta olahraga terakbar di Jatim ini.

“Kebetulan rumah saya dekat dari sini. Tentunya sangat bangga karena dilewati kirab obor api Porprov. Semoga gelaran Porprov 2025 berjalan lancar, saya juga berencana menonton pertandingan yang ada di kawasan Stadion Kanjuruhan,” jelas Cika.

Setelah singgah di Kepanjen, obor itu dibawa menuju ke Kota Batu. Rute yang ditempuh Kepanjen – Pakisaji – Wagir – Dau – Karangploso. Di Karangploso juga menginap semalam, juga ada pesta rakyat yang digelar di Rest Area Karangploso. (*)

Asyik! Progres Timnas Bola Basket Putri Indonesia Semakin Baik, Fokus Matangkan Permainan

0
INTENSITAS TINGGI: Timnas Bola Basket Putri Indonesia menggelar pemusatan latihan di GOR Cahaya Lestari, Surabaya untuk FIBA Women’s Asia Cup 2025 Division A di Shenzhen, China, dan yang kedua SEA Games 2025 Thailand. (Laga.id/istimewa Yoga Prakasita via DPP Perbasi)

Laga.id, Surabaya – Persiapan Timnas Bola Basket Putri Indonesia terus digenjot untuk menghadapi dua ajang sekaligus di tahun 2025 sejak 10 Februari lalu. Ajang pertama adalah FIBA Women’s Asia Cup 2025 Division A di Shenzhen, China, dan yang kedua SEA Games 2025 Thailand.

GOR Cahaya Lestari Surabaya, Jalan Dharmahusada Utara II Nomor 18 C Surabaya, Jawa Timur, menjadi venue training center (TC) Timnas Putri Senior. Selama latihan, para pemain menerima program latihan dari tim pelatih.

Asisten Pelatih Timnas Putri Senior Andrie Ekayana menjelaskan bahwa perkembangan training center berjalan baik. Semua pemain sedang dalam kondisi bagus.

“Semua berjalan on the track. Kondisi semua pemain juga bagus. Selama ini kami berlatih untuk pematangan permainan tim dan fokus menaikkan akurasi,” jelas Yayan, sapaan karib Andrie Ekayana dalam keterangan resmi yang diterima Laga.id, Selasa (24/6/2025).

Yayan menambahkan bahwa selama berlatih, para pemain telah melakukan beberapa kali uji coba. Di awal training center, Timnas Putri Senior menghadapi kekuatan Singapura.

MATANGKAN PERSIAPAN: Tim pelatih Timnas Bola Basket Putri Indonesia terus mempersiapkan pemain dalam pemusatan latihan di GOR Cahaya Lestari, Surabaya. (Laga.id/istimewa Yoga Prakasita via DPP Perbasi)

Selanjutnya para pemain beruji coba melawan tim-tim putra Sekolah Menengah Atas atau SMA di Jawa Timur. Selain itu juga menghadapi klub bola basket di Surabaya.

“Selain melawan Singapura, kami sudah 5 kali uji coba melawan tim-tim putra SMA dan klub bola basket di Surabaya,” jelas Yayan.

“Masih ada dua kali uji coba lagi,” lanjutnya.

Timnas Putri Senior Indonesia di FIBA Women’s Asia Cup 2025 Division A tergabung di Grup A. Di sana Pasukan Merah Putih akan bersaing dengan Korea, Selandia Baru, dan tuan rumah China.

Pertandingan akan berlangsung pada 13 hingga 20 Juli 2025. Indonesia akan memulai perjuangan melawan China pada 13 Juli 2025. Setelah rehat sehari, para Srikandi Indonesia akan kembali ke lapangan untuk hadapi Selandia Baru (15/7/2025) dan Korea Selatan (16/7/2025).

Total ajang ini diikuti 8 tim. Sedangkan 4 tim lainnya adalah Jepang, Australia, Filipina, dan Lebanon yang tergabung di Grup B.

Usai bertanding, juara masing-masing grup lolos ke semifinal. Lawan mereka di semifinal akan ditentukan melalui duel peringkat 2 dan 3.

Tim pemenang akan hadapi juara di masing-masing grup yang sudah menunggu di babak semifinal, sementara tim yang kalah bersaing di laga perebutan peringkat 5-6. Adapun untuk peringkat 4 masing-masing grup kembali dipertemukan guna perebutkan posisi 7-8.

Sekjen DPP Perbasi Nirmala Dewi mengapresiasi para pemain yang terus fokus membangun kekuatan di Surabaya. Mereka terus berlatih sejak 10 Februari 2025 untuk memperjuangkan Bendera Merah Putih di Shenzhen, China, Juli nanti.

Persiapan matang penting dilakukan karena bertanding di FIBA Women’s Asia Cup 2025 Division A merupakan pengalaman baru bagi Timnas Putri Senior. Ini adalah tiket promosi kali pertama yang diamankan para pemain usai juara FIBA Women’s Asia Cup 2023 Division B di Bangkok, Thailand.

“Tidak mudah meninggalkan keluarga dan seseorang yang dicintai untuk kemudian fokus membela negara dalam waktu yang cukup lama. Kami berharap pengorbanan yang telah dilakukan ini menghasilkan capaian yang luar biasa di China nanti,” terang Nirmala.

“Kita memang butuh lebih menguatkan lagi chemistry Antarpemain karena pertandingan di Shenzhen, China, nanti tentunya akan lebih ketat. Masyarakat pecinta bola basket Indonesia, mohon doa restunya agar persiapan timnas kita berjalan lancar dan mampu memberikan prestasi yang membanggakan di China nanti,” ucap sekjen wanita pertama sejak Perbasi berdiri. (*)