Friday, July 31, 2026
Google search engine
Home Blog Page 97

Jelang Piala Presiden 2025, Sosok Pelatih Arema Masih Misteri

0
Arema FC

Laga.id, Malang  Masa depan kursi pelatih kepala Arema FC untuk mengarungi Liga 1 2025/2026 masih jadi misteri. Manajemen tim berjuluk Singo Edan belum juga merilis nama arsitek tim yang akan menukangi skuad untuk musim depan.

Namun, santer beredar kabar bahwa sentuhan Brasil akan mendominasi tim, mulai dari jajaran pelatih hingga komposisi pemain asing. Desas-desus yang beredar menyebutkan bahwa empat pemain asing anyar akan didatangkan dari Negeri Samba, menambah kekuatan Arema.

Tak hanya itu, sosok pelatih kepala juga disebut-sebut berasal dari negara yang sama, dengan harapan mampu mempermudah proses adaptasi seluruh elemen tim.

Salah satu nama yang mencuat adalah pelatih berusia 42 tahun yang sebelumnya menukangi RANS Nusantara pada musim 2023, Rodrigo Santana.Setelah periode tersebut, sang pelatih kembali melanjutkan karier di Brasil. Namun, catatan kariernya di Indonesia terbilang kurang memuaskan.

Ketika memimpin RANS Nusantara, dia mencatatkan 13 pertandingan tanpa satu pun kemenangan. Hanya dua poin yang berhasil disumbangkan, hasil dari dua kali imbang, sementara 11 pertandingan lainnya berakhir dengan kekalahan.

General Manager Arema, Yusrinal Fitriandi, belum memberikan komentar resmi terkait spekulasi ini saat dikonfirmasi.

Akan tetapi, beredar kabar bahwa para asisten pelatih Arema saat ini telah menjalin komunikasi intensif dengan kandidat pelatih kepala tersebut. Bahkan, program latihan yang berjalan saat ini disinyalir sudah atas arahan sang calon nahkoda.

“Ditunggu saja. Sebelum Piala Presiden bergulir, rencananya sudah ada pelatih kepala,” tutur Kuncoro, salah satu asisten pelatih Arema, memberikan sedikit petunjuk.

Jika benar pelatih tersebut yang akhirnya ditunjuk memimpin Arema, ia dipastikan akan langsung menghadapi tekanan besar dari para suporter. Rekor buruknya bersama RANS Nusantara dua tahun silam menjadi bayang-bayang yang harus segera dienyahkan.

Mengingat Arema adalah tim yang kerap berganti pelatih di tengah kompetisi, konsistensi kemenangan akan menjadi kunci utama untuk menjaga posisinya tetap aman.

Tugas menahkodai Arema FC musim ini terasa lebih berat. Turnamen pramusim, Piala Presiden 2025, kini tampil lebih menantang dengan kehadiran tim-tim all-star dan tim asing seperti Oxford United.

Padahal, Piala Presiden biasanya menjadi ajang bagi Arema untuk mengukur kekuatan dan membangun kepercayaan diri. Lebih dari itu, Piala Presiden seringkali menjadi kesempatan emas bagi pelatih untuk merebut hati Aremania, julukan suporter Arema.

Jika berhasil membawa tim menjadi juara, sambutan hangat dari suporter di jalanan menjadi bonus yang tak ternilai, sekaligus menjadi awal yang baik dalam membina hubungan harmonis antara pelatih dan pendukung.

Sebagai catatan, Arema telah empat kali menjuarai Piala Presiden bersama empat pelatih berbeda: Aji Santoso, Milomir Seslija, Eduardo Almeida, dan Joel Cornelli. Tantangan besar kini menanti pelatih baru Arema untuk bisa menyamai torehan para pendahulunya tersebut.

Daftar Tim 16 Besar Piala Dunia Antarklub: Lionel Messi Jumpa PSG

0
Lionel Messi

Laga.id, Jakarta – Piala Dunia Antarklub 2025 di Amerika Serikat telah memasuki babak gugur, menyajikan tontonan sepak bola kelas dunia yang mendebarkan.

Sorotan utama tertuju pada Inter Miami, klub milik legenda sepak bola David Beckham, yang kini diperkuat oleh megabintang global, Lionel Messi. Kehadiran Messi di lapangan selalu menjanjikan magnet tersendiri bagi para penggemar.

Inter Miami sukses menuntaskan perjalanan di Grup A pada peringkat kedua dengan mengumpulkan lima poin. Jumlah ini sejatinya serupa dengan perolehan sang juara grup, Palmeiras, namun Inter Miami harus mengakui keunggulan Palmeiras dalam selisih gol.

Laga penutup Grup A antara Inter Miami dan Palmeiras di Stadion Hard Rock pada Selasa (24/6) pagi WIB menyajikan drama tak terlupakan.

Sempat unggul meyakinkan 2-0 dalam 20 menit pertama, Inter Miami harus rela melihat Palmeiras bangkit dan menyamakan kedudukan menjadi 2-2.

Hasil imbang 2-2 tersebut sudah cukup untuk memastikan langkah Inter Miami ke babak 16 besar. Di fase sistem gugur nanti, Lionel Messi dan kolega akan menghadapi ujian berat melawan Paris Saint-Germain (PSG), yang berhasil keluar sebagai jawara Grup B.

Duel antara Inter Miami kontra PSG diprediksi akan menjadi salah satu sajian paling dinanti di babak 16 besar.

Laga ini tak hanya mempertemukan Messi dengan mantan klubnya yang pernah ia bela selama dua musim (2021–2023).

Melainkan juga menjadi momen nostalgia bagi David Beckham, yang sempat merumput di Paris pada musim 2012/2013 sebelum memutuskan pensiun dan mendirikan Inter Miami.

Di sisi lain, PSG tampil sangat dominan di fase grup. Skuad besutan Luis Enrique ini berhasil memuncaki Grup B setelah menggulung Atletico Madrid dengan skor telak 4-0 dan menundukkan Seattle Sounders 1-0.

Meskipun sempat menelan kekalahan tipis dari Botafogo, PSG tetap kokoh dengan enam poin dari tiga laga. Selain Inter Miami dan PSG, enam tim lain juga telah memastikan tiket ke babak 16 besar.

Berikut delapan tim yang telah memastikan diri lolos ke babak 16 besar Piala Dunia Antarklub 2025:

– Palmeiras (Brasil)
– Inter Miami (Amerika Serikat)
– PSG (Prancis)
– Botafogo (Brasil)
– Bayern Munchen (Jerman)
– Flamengo (Brasil)
– Juventus (Italia)
– Manchester City (Inggris)

Ambisi Gali Freitas di Persebaya, Kebut Adaptasi dan Perkuat Mental

0
LATIHAN PERDANA: Winger Gali Freitas langsung bergabung dalam latihan perdana Persebaya Surabaya menyambut kompetisi Liga 1 2024/2025 di Lapangan ABC Kompleks Gelora Bung Tomo, Surabaya, kemarin sore. (Laga.id/Putu Aditama)

Laga.id, Surabaya – Gali Freitas telah menjalani latihan perdana bersama Persebaya Surabaya. Ia baru bergabung dengan klub asal Kota Pahlawan dan mengaku sangat antusias untuk menjalani lebih banyak petualangan baru.

Persebaya diketahui sudah menggelar latihan di Lapangan ABC Kompleks Gelora Bung Tomo, Surabaya, Senin (23/6/2025) sore. Gali Freitas menjadi salah satu dari 23 pemain yang telah menjalani latihan menyambut pramusim.

Pemain bernama lengkap Paulo Domingos Gali Da Costa Freitas itu sudah memahami kultur sepak bola Indonesia setelah dua musim berseragam PSIS Semarang. Meski demikian, dia optimis bisa nyetel dengan gaya bermain Persebaya serta tekanan tinggi dari suporter.

“Kalau dari saya, mentalitas dan adaptasi, saya sudah ada dua tahun di sini. Saya sudah adaptasi semuanya, (meski) atmosfernya beda. Kami harus siap-siap mental untuk ketemu suporternya,” ungkap Gali.

“Menurutku, Persebaya tim yang luar biasa, berkualitas juga top. Saya senang sekali bisa bergabung dengan teman-teman. Dan itu sepak bola kita harus adaptasi cepat,” imbuh winger berusia 20 tahun itu.

Gali bertekad terus bekerja keras untuk mempersembahkan performa terbaik bagi tim dan memenuhi harapan para pendukung Persebaya. Pasalnya, performanya mengalami penurunan pada musim kedua di BRI Liga 1 2024/25 bersama PSIS, hanya mencetak 1 gol dan 4 assist dari 29 penampilan.

Padahal, semusim sebelumnya, Gali tampil ciamik dengan mencetak 11 gol dan 7 assist dari 32 penampilan. Alhasil, pemain Timnas Timor Leste itu harus membuktikan kemampuannya di lapangan bersama tim kebanggaan Bonek tersebut. (*)

Latihan Perdana, Persebaya Langsung Genjot Fisik Pemain

0
Eduardo Perez

Laga.id, Surabaya – Persebaya Surabaya menggelar latihan perdana di Lapangan ABC Kompleks Gelora Bung Tomo, Surabaya, Senin (23/6/2025 malam. Mereka memulai persiapan menatap Liga 1 2025/2026.

Ini merupakan latihan perdana mereka di bawah arahan pelatih kepala Eduardo Perez. Tampak juga, dua jajaran pelatih baru, yakni pelatih kiper Felipe Americo dan asisten pelatih Shin Sang-gyu.

Persebaya tampak langsung tancap gas menggeber fisik pemain pemain. Persiapan pramusim ini juga jadi awalan mereka sebelum berangkat ke Australia pada Juli 2025 mendatang.

“Hari ini latihan pertama kami. Kami harus memulai secara bertahap tentu saja. Kami sangat senang dengan performa pemain yang kami lihat hari ini,” ungkap Eduardo Perez setelah memimpin latihan.

Total, 22 pemain yang ikut berlatih. Hanya ada empat pemain asing yang ada dalam daftar tersebut. Mereka adalah Gali Freitas, Dejan Tumbas, Risto Mitrevski, dan Milos Raickovic.

Sesi latihan ini lebih banyak dipimpin oleh asisten pelatih Shin Sang-gyu. Meski berstatus asisten pelatih, dia tampak menggenjot fisik pemain untuk mencapai performa terbaik.

Latihan perdana menjadi momen awal bagi pemain untuk kembali menjaga kebugaran. Sebab, selama ini mereka libur kompetisi dan terkadang kurang menjaga fisik untuk bisa bertarung lagi.

“Kami tahu dan menganalisis pemain. Kami paham cara mencapai bentuk dan kondisi yang terbaik. Kami memilih pemain-pemain ini karena kami tahu bahwa mereka pemain yang profesional. Dan tentu secara bertahap kami akan menyatu,” ujar Perez.

Persebaya sendiri hanya punya beberapa hari saja untuk persiapan di Surabaya. Pada 6 Juli 2025, mereka akan ke Australia dalam tur pramusim.