Friday, July 31, 2026
Google search engine
Home Blog Page 98

Tenis Meja Kabupaten Kediri Sumbang Tiga Medali di Porprov IX Jatim 2025

0
PRESTASI: Pasangan ganda putri Chamelia/Exky Indiana menyumbangkan medali emas dari cabor Tenis Meja bagi kontingen Kabupaten Kediri di Porprov IX Jatim 2025. (Laga.id/istimewa KONI Kabupaten Kediri)

Laga.id, Kota Batu – Cabang olahraga (cabor) Tenis Meja menjadi salah satu penyumbang medali bagi kontingen Kabupaten Kediri. Tiga medali berhasil dibawa pulang atlet-atlet Tenis Meja dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur 2025.

Pasangan ganda putri Chamelia/Exky Indiana menyumbangkan medali emas. Mereka mengalahkan pasangan Irmayana/Arrima Iffata Qolbiyya dari Kabupaten Sidoarjo pada laga final GOR Gajah Mada, Kota Batu, Senin (23/6/2025).

Kemudian, pasangan Fathoni Asyam/Nurrosyif meraih medali perak di nomor ganda campuran. Mereka kalah dari pasangan Muchammad Nur Wijaya/Arrima Iffata Qolbiyya asal Kabupaten Sidoarjo.

Terakhir, pasangan ganda putri Amanda Febrian Mahardika/Asyara Mei Aulia Putri meraih medali perunggu. Bersama dengan pasangan Ananta Via Faradila/Intan Asmarani dari Kabupaten Sidoarjo.

Ketua KONI Kabupaten Kediri Hakim Rahmadsyah Parnata menilai para atlet Tenis Meja sudah berusaha semaksimal mungkin dan berjuang keras di pertandingan Porprov IX Jatim 2025.

“Tentunya kami bersyukur atas perolehan medali yang sudah dibawa pulang oleh atlet kita dari cabor Tenis Meja,” katanya.

Hakim, sapaan akrabnya, menuturkan perolehan medali dari cabor Tenis Meja untuk Kabupaten Kediri akan terus bertambah karena masih akan kembali bertanding, Selasa (24/6/2025).

“Besok cabor PTMSI ini akan bertanding kembali. Mohon doa dan dukungannya semoga atlet kita bisa mendapatkan medali,” ucapnya.

Dia berharap capaian dari cabor Tenis Meja bisa menjadi motivasi atlet-atlet dari cabor lain agar bisa memberikan hasil yang terbaik bagi Kabupaten Kediri di ajang Porprov IX Jatim 2025.

“Tetap semangat untuk cabor-cabor lain agar dapat banyak medali dan prestasi di ajang Porprov IX Jatim 2025,” harapnya. (*)

Perebutkan 6 Medali Emas, Voli Pantai Porprov IX Jatim Diikuti 100 Atlet

0
SIAP TANDING: Cabor bola voli pantai bakal diikuti ratusan atlet di Porprov IX Jawa Timur 2025 yang dihelat di Lapangan Voli Pantai, GOR Kanjuruhan pada 23 Juni hingga 4 Juli 2025. (Laga.id/istimewa TD Voli Pantai)

Laga.id, Malang – Cabang olahraga voli pantai pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur 2025 menarik antusiasme tinggi. Sebanyak 13 kota/kabupaten ambil bagian pada pesta olahraga terbesar di Jatim ini.

Babak penyisihan mulai digelar pada Senin (23/6/2025) di Lapangan Voli Pantai, GOR Kanjuruhan. Lebih dari 100 atlet putra dan putri terdaftar dalam cabor yang selalu menyedot perhatian ini.

Mereka berasal dari Kabupaten Malang, Kota Malang, Kota Batu, Sidoarjo, Surabaya, Gresik, Lamongan, Banyuwangi, Pamekasan, Tuban, Sumenep, Mojokerto dan Bojonegoro.

Nantinya, cabor bola voli pantai tidak hanya menyajikan format klasik dua lawan dua, tapi juga memperkenalkan dua nomor baru: Four Set (4 lawan 4) dan beregu. Artinya, pada Porprov IX Jatim 2025, total ada tiga nomor yang dipertandingkan di cabor voli pantai.

“Kami menambahkan nomor four set dan beregu karena pada PON 2028 nanti juga akan mempertandingkan itu. Tiga medali emas untuk putra dan putri akan diperebutkan,” kata Technical Delegate Voli Pantai Bambang Eko Suhartawan, Minggu (22/6/2025).

Cabor yang dimainkan di atas pasir tersebut sudah empat kali digelar di Porprov ini bakal menjadi panggung bagi para atlet voli pantai yang masih duduk di bangku SMA. Hal ini sejalan dengan misi Porprov Jawa Timur sebagai ajang pembibitan dan pembinaan atlet muda.

Cabor voli pantai Porprov IX Jatim 2025 dijadwalkan berlangsung selama sembilan hari. Tepatnya mulai 23 Juni hingga 4 Juli 2025. (*)

Pep Guardiola Tertarik Latih Klub Amerika Selatan, Cari Petualangan Baru?

0
Pep Guardiola

Laga.id, Jakarta – Manajer Manchester City, Pep Guardiola, mengisyaratkan minatnya untuk menjajal tantangan melatih tim asal Amerika Selatan suatu saat nanti.

Ketertarikan itu muncul usai ia menyaksikan langsung semangat luar biasa dari klub-klub seperti Boca Juniors di ajang FIFA Club World Cup 2025.

Guardiola memberikan pujian tinggi pada atmosfer yang diciptakan suporter Brasil dan Argentina selama fase awal turnamen. Menurutnya, dukungan mereka memberikan nuansa berbeda di tengah dominasi tim-tim Eropa dalam kompetisi antarklub dunia ini.

Meskipun sepanjang kariernya Guardiola hanya berkiprah di Eropa, ia tak menutup kemungkinan menjajaki pengalaman baru di benua Amerika.

Ia mengakui, budaya sepak bola yang kental serta melimpahnya talenta dari negara seperti Brasil, Argentina, hingga Uruguay menjadi daya tarik tersendiri.

Pelatih asal Spanyol itu terang-terangan menyatakan kekagumannya pada perkembangan sepak bola Amerika Latin.

Ia juga menyebut banyak legenda dunia lahir dari kawasan tersebut sebelum akhirnya hijrah ke Eropa demi alasan finansial maupun prestise kompetisi.

“Mengapa tidak?” jawab Guardiola ketika ditanya soal peluang melatih klub Amerika Selatan.

Ia menambahkan, “Banyak hal luar biasa dalam sejarah sepak bola berasal dari Amerika Selatan, terutama dari Brasil, Kolombia, Argentina, Uruguay, dan semua negara di kawasan itu.”

Ia turut mengapresiasi gaya bertahan intens dari Boca Juniors yang menurutnya tampil habis-habisan di setiap laga. Guardiola merasa perbedaan gaya antar benua memperkaya peta sepak bola global.

Menurut Guardiola, pertemuan klub-klub Eropa dan Amerika Selatan dalam turnamen seperti Club World Cup menunjukkan bahwa level persaingan kini makin merata.

“Jika tim Eropa kalah, itu adalah kenyataan, selamat datang di dunia nyata,” ujarnya.

Ia menyadari bahwa Club World Cup memiliki nilai yang jauh lebih emosional bagi tim-tim Amerika Latin dibandingkan dengan klub-klub Eropa. Guardiola menilai klub Amerika Selatan menaruh gengsi tinggi pada ajang ini.

Sebaliknya, ia menilai tim Eropa cenderung menganggapnya sebagai kompetisi tambahan. “Jika tim Brasil memenangi turnamen ini, mereka bisa berpesta selama seminggu penuh,” ucap Guardiola mencontohkan.

Menjelang duel selanjutnya kontra Al Ain, Guardiola berencana merotasi seluruh pemain outfield. Selain menjaga kebugaran tim, ia juga ingin semua pemain mendapat jatah tampil.

Namun, ia kembali menegaskan pentingnya memiliki skuad yang tidak terlalu gemuk agar semua pemain merasa dibutuhkan.

Kirab Obor Api Porprov Jatim IX 2025 Masuk Malang Raya, Disambut Meriah oleh Warga Lawang

0
RUTE PERTAMA: Pawai estafet Kirab Api Obor Porprov IX Jatim 2025 telah diterima Bupati Malang Sanusi (kanan) dari Ketua PB Porprov Jatim IX 2025 Dedi Suhayadi di Pendopo Kecamatan Lawang siang ini. (Laga.id/istimewa Bidang Media dan Humas KONI Jatim)

Laga.id, Malang – Etape pertama kirab obor api Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur 2025 Malang Raya resmi memasuki wilayah Kabupaten Malang, Senin (23/6/2025) siang.

Beberapa jam sebelumnya, kirab obor dilepas oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Jawa Timur Hadi Wawan Guntoro, dari Gedung Negara Grahadi, Surabaya. Setelah itu, bergerak menuju Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang.

Secara simbolis, api diterima oleh Bupati Malang M. Sanusi dari Ketua PB Porprov Jatim IX 2025 Dedi Suhayadi. Proses serah terima berlangsung meriah.

Ribuan warga Lawang menyambut dengan antusias di sepanjang jalan yang dilintasi kirab, sebelum obor tiba dan disambut secara resmi di Kantor Kecamatan Lawang. Kirab pun diwarnai penampilan tari-tarian khas Kabupaten Malang.

“Ini kebanggaan tersendiri bagi kami dan masyarakat karena ada Porprov di Kabupaten Malang,” ujar Bupati Sanusi dalam sambutannya.

DILEPAS: Kadispora Jawa Timur Hadi Wawan Guntoro bersama Ketua PB Porprov Jatim IX 2025 Dedi Suhayadi melepas kirab api obor di Gedung Negara Grahadi, Surabaya menuju rute pertama, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, pagi tadi. (Laga.id/istimewa Bidang Media dan Humas KONI Jatim)

Sanusi menegaskan komitmen Pemkab Malang untuk mendukung penuh pelaksanaan Porprov agar berjalan aman, meriah, dan lancar, terutama saat momen penutupan di Stadion Kanjuruhan.

Lebih lanjut, pihaknya juga akan menggelar berbagai kegiatan pendukung, termasuk event ekonomi yang diharapkan dapat mendorong perputaran ekonomi masyarakat selama ajang dua tahunan ini berlangsung.

“Tanggal 5 Juli, bertepatan dengan HUT ke-79 Polri dan menyambut Porprov, kami akan mengadakan senam massal dengan 5.000 peserta. Nanti sound-nya pakai sound horeg,” terang Sanusi dengan semangat.

Ia juga berpesan kepada para atlet agar menjadikan Porprov sebagai ajang pembuktian atas latihan yang telah mereka jalani selama ini.

“Atlet harus berjuang keras, harus jadi pemenang. Melalui Dispora dan KONI, prestasi ini harus bisa terus dikembangkan,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua KONI Jawa Timur Muhammad Nabil menyampaikan apresiasi atas sambutan luar biasa dari Pemkab Malang terhadap seluruh rangkaian kegiatan Porprov IX Jatim 2025.

“Saya takjub melihat antusiasme masyarakat Kabupaten Malang hari ini yang begitu meriah menyambut kirab api,” kata Nabil.

Ia menjelaskan bahwa api Porprov menyimbolkan penerangan di Kabupaten Malang, baik dalam bidang olahraga maupun ekonomi. Kirab obor akan dilanjutkan ke beberapa kecamatan lain di wilayah Kabupaten Malang.

“Kegiatan senam yang melibatkan 5.000 ibu-ibu tentu akan menjadi magnet bagi masyarakat untuk ikut menyemarakkan Porprov. Meski hanya berlangsung beberapa jam, kegiatan ini bisa mendorong peningkatan ekonomi lokal,” ujar Nabil.

“Harapannya, ada dampak ekonomi jangka pendek dan semoga bisa berlanjut ke jangka panjang. Dengan ini, masyarakat dapat mengenal Kabupaten Malang lebih dalam lagi,” pungkasnya. (*)