Laga.id, Jakarta – Ambisi Cristiano Ronaldo untuk menorehkan sejarah baru semakin nyata. Setelah meneken perpanjangan kontrak dua tahun dengan klub raksasa Arab Saudi, Al Nassr, rekor 1.000 gol dalam kariernya kini berada dalam jangkauan.
Perpanjangan masa bakti ini, yang diumumkan pada Kamis (26/6), akan membuat CR7 tetap berkarier di Riyadh hingga Juni 2027. Keputusan Ronaldo untuk memperbarui kontraknya membuka lebar peluangnya meraih milestone fantastis tersebut.
Dengan total 938 gol yang telah ia bukukan sepanjang karier profesionalnya, baik di level klub maupun internasional bersama timnas Portugal, ia kini hanya membutuhkan 62 gol lagi untuk mencapai angka keramat 1.000.
Gol terakhirnya dicetak bersama Portugal saat membobol gawang Spanyol dalam final UEFA Nations League. Peluang ini semakin terbuka lebar mengingat performa impresif Ronaldo bersama Al Nassr.
Pada musim 2024/2025, pemain berusia 40 tahun ini berhasil menyarangkan 35 gol di semua kompetisi. Bahkan, di musim sebelumnya, 2023/2024, ketajaman kapten timnas Portugal ini lebih mencengangkan dengan torehan 44 gol.
Jika ia mampu mempertahankan performa apiknya dengan rata-rata lebih dari 30 gol setiap musim, ditambah kontribusi golnya bersama Seleção das Quinas, pencapaian 1.000 gol adalah target yang sangat realistis untuk digapai sebelum kontraknya berakhir.
Sebelumnya, sang megabintang sempat mengisyaratkan “cerita”nya dengan Al Nassr akan segera berakhir setelah laga pamungkas di Liga Arab Saudi musim ini.
Pernyataan ini sempat menimbulkan spekulasi mengenai masa depannya. Namun, saat memperkuat timnas Portugal dalam jeda internasional, tersiar kabar bahwa Ronaldo telah membulatkan tekad untuk bertahan.
Negosiasi yang intensif akhirnya membuahkan hasil, dan ia secara resmi menandatangani perpanjangan kontrak yang disambut antusias oleh para penggemar Al Nassr.
Keputusan ini tidak hanya menguntungkan Al Nassr yang akan terus memiliki ikon sepak bola global di skuad mereka, tetapi juga memberikan panggung bagi Ronaldo untuk mengukir salah satu rekor paling langka dalam sejarah sepak bola.



