Laga.id, Surabaya – Kejurnas Tarung Derajat BHS Cup 2026 resmi digelar di Surabaya dengan melibatkan atlet pelajar terbaik dari seluruh penjuru tanah air. Melalui ajang bergengsi ini, Pengurus Provinsi Kodrat Jawa Timur bertekad mendulang prestasi gemilang di kandang sendiri.
Ajang nasional tersebut dijadwalkan berlangsung pada 28-30 Agustus 2026 mendatang. Pertarungan sengit bakal terpusat di GOR CLS Surabaya. Rangkaian kompetisi ini mencakup kategori tarung bebas putra-putri serta seni gerak.
Kejurnas Tarung Derajat BHS Cup 2026 Pertandingkan 15 Nomor Utama
Sebanyak 15 nomor pertandingan disiapkan panitia penyelenggara untuk memperebutkan podium juara tertinggi.
“Untuk kategori putra terdapat sembilan nomor pertandingan, sedangkan kategori putri terdiri dari enam nomor,” ujar Ketua Harian Kodrat Jatim, Erwin H. Poedjono.
Kategori tarung putra mempertandingkan kelas 46,1-49 kilogram hingga 64,1-67 kilogram. Sementara itu, kategori putri melombakan kelas 40,1-45 kilogram hingga 54,1-58 kilogram.
Selain tarung bebas, kejuaraan turut mempertandingkan Seni Gerak Rangkaian Gerak/Ranger Tunggal. Peserta juga dapat mengikuti nomor Seni Gerak Tarung (Getar) berpasangan.
Seleksi Ketat dan Kuota Terbatas Menuju GOR CLS Surabaya
Pihak panitia menerapkan seleksi ketat guna menyaring talenta muda berbakat. Seleksi awal telah sukses diselenggarakan di gedung KONI Provinsi Jawa Timur, Sabtu (8/8/2026) kemarin.
Seluruh Pengcab Kodrat se-Jawa Timur mengirimkan delegasi petarung terbaiknya. Penjaringan ini krusial demi membentuk kontingen tangguh.
“Seleksi ini menjadi bagian dari persiapan pembentukan kontingen Jawa Timur untuk Kejurnas Tarung Derajat Antar Pelajar BHS Cup III Tahun 2026,” ujar Erwin.
Persyaratan ketat diberlakukan bagi setiap calon peserta seleksi yang mendaftar. Peserta tarung bebas diwajibkan berstatus siswa aktif SMA, MA, atau SMK.
Sebaliknya, nomor seni gerak dapat diikuti pelajar tingkat SMP, MTs, hingga SMA sederajat. Batasan umur maksimal dipatok 19 tahun dengan syarat minimal memegang Kurata IV.
Kandidat juga wajib melampirkan fotokopi ijazah kurata terakhir serta menyesuaikan berat badan. Pengurus memberikan keistimewaan bagi atlet berprestasi.
“Atlet yang memiliki rekam prestasi sebagai juara tingkat provinsi atau nasional maupun pernah mewakili Jawa Timur juga menjadi nilai tambah dalam proses seleksi,” ujar Erwin.
Kodrat Jatim membatasi kuota peserta demi efektivitas dan kualitas kompetisi. Penyelenggara hanya menerima 120 atlet terbaik dari seluruh kelas tanding.
“Seleksi atlet menjadi tahap awal untuk memastikan kontingen Jawa Timur diisi para petarung tarung derajat muda yang memiliki kemampuan dan prestasi terbaik. Dalam pertandingan ini kami batasi dengan kuota 120 atlet dari seluruh kelas tanding,” terang pria yang juga menjabat Dirut PT Dharma Lautan Utama (DLU) ini.
Persaingan pada Kejurnas Tarung Derajat BHS Cup 2026 dipastikan berlangsung ketat karena daerah lain melakukan persiapan serupa. Seluruh kontingen nusantara memburu takhta juara di Kota Pahlawan.
Oleh karena itu, sinergi lintas lembaga menjadi kunci sukses perhelatan akbar ini. Dukungan penuh pemerintah daerah sangat diharapkan.
“Target kami sebagai tuan rumah selain sukses prestasi tentu juga harus sukses dalam penyelenggaraan dan menjadi tuan rumah yang baik. Dan dukungan KONI dan Dispora Jawa Timur tentunya sangat di butuhkan untuk ikut mensukseskan kejurnas pelajar BHS Cup III Tahun 2026 di Surabaya ini,” tandas Erwin. (*)



