Sunday, August 2, 2026
Google search engine
HomeArenaIPSI Banyuwangi Resmi Dilantik, BHS Tekankan Pembinaan Atlet dan Kondusivitas Daerah

IPSI Banyuwangi Resmi Dilantik, BHS Tekankan Pembinaan Atlet dan Kondusivitas Daerah

Laga.id, Banyuwangi – Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Banyuwangi resmi memasuki babak baru setelah kepengurusan periode 2026–2030 dilantik. Selain ditargetkan meningkatkan prestasi atlet, pengurus baru juga diminta menjadi motor penguatan kondusivitas daerah melalui sinergi seluruh perguruan pencak silat.

Ketua IPSI Jawa Timur Bambang Haryo Soekartono (BHS) melantik Pengurus Cabang (Pengcab) IPSI Banyuwangi yang dipimpin Ahmad Syifa Nailul Wafar. Pelantikan turut dihadiri Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Banyuwangi serta perwakilan berbagai perguruan pencak silat di GOR Pondok Pesantren Minhajut Thullab, Desa Sumberberas, Kecamatan Muncar, Sabtu (1/8/2026).

Dalam sambutannya, Bambang meminta kepengurusan baru segera bekerja memperkuat pembinaan atlet sekaligus menjaga persatuan antarpesilat. Menurut dia, peningkatan prestasi harus berjalan beriringan dengan terciptanya situasi yang aman dan kondusif di Banyuwangi.

“Kita berharap tidak terjadi bentrok atau apa pun yang bisa mengganggu ketenteraman dan kenyamanan masyarakat. Terlebih karena ini adalah wilayah pariwisata, jangan sampai dijauhi oleh wisatawan karena hal-hal seperti itu,” kata BHS.

Ketua IPSI Jawa Timur Bambang Haryo Soekartono berfoto bersama pengurus baru Pengcab IPSI Banyuwangi usai pelantikan.
PENGURUS BARU: Ketua IPSI Jawa Timur Bambang Haryo Soekartono berfoto bersama usai melantik Pengcab IPSI Banyuwangi yang dipimpin Ahmad Syifa Nailul Wafar di GOR Ponpes Minhajut Thullab, Banyuwangi, Sabtu (1/8/2026). (Laga.id/istimewa Humas IPSI Jatim)

IPSI Banyuwangi Diminta Perkuat Kondusivitas

Selain itu, Bambang menilai keberadaan komunitas pesilat memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas keamanan daerah. Karena itu, ia mendorong seluruh insan pencak silat terus memperkuat kolaborasi dengan TNI dan Polri.”Insan pesilat yang jumlahnya 20 persen dari total penduduk yang ada di Kabupaten Banyuwangi ini bisa ikut menjaga iklim kondusif bersama TNI/Polri,” kata BHS yang juga anggota DPR RI.

Sebagai bentuk dukungan terhadap pembinaan atlet, Pengurus Provinsi IPSI Jawa Timur turut menyerahkan bantuan sarana latihan berupa samsak dan body protector. Bantuan tersebut diharapkan dapat menunjang kualitas latihan sekaligus meningkatkan daya saing atlet Banyuwangi pada berbagai kejuaraan.

IPSI Banyuwangi Siapkan Program Pembinaan Atlet

Sementara itu, Ketua IPSI Banyuwangi Ahmad Syifa Nailul Wafar menyatakan kepengurusan baru telah menyiapkan sejumlah program prioritas. Salah satunya ialah anjangsana rutin ke setiap perguruan sebagai wadah konsolidasi sekaligus mempererat silaturahmi.

“Tiap bulan kami akan berkeliling ke antarperguruan untuk melaksanakan konsolidasi sesama pengurus. Pastinya ini untuk menjaga kondusivitas di Kabupaten Banyuwangi. Dengan banyaknya bertemu dan ngopi bareng, kami yakin kondusivitas itu akan terwujud,” kata Gus Syifa.

Di sisi lain, IPSI Banyuwangi juga menargetkan peningkatan prestasi atlet pada level provinsi hingga nasional. Karena itu, pengurus berkomitmen memperkuat pembinaan secara berkelanjutan agar raihan medali Banyuwangi terus meningkat sekaligus mempertegas posisi daerah sebagai salah satu kekuatan pencak silat di Jawa Timur. (*)

Editor: Dian Kurniawan
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -spot_img

BACA JUGA