Sunday, August 2, 2026
Google search engine
Home Blog Page 111

Diikuti 23 Daerah, Cabor Basket Mulai Pra-Porprov

0
PENYISIHAN: Kota Blitar memetik kemenangan pertama ajang Pra-Porprov bola basket atas Kabupaten Nganjuk dengan skor 83-42 di GOR CLS Surabaya, sore tadi. (Laga.id/Dian Kurniawan)

Laga.id, Surabaya – Cabang olahraga (cabor) bola basket telah memulai rangkaian Pra Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur XI/2025. Pelaksanaan Pra-Porprov Jatim cabor bola basket digelar di GOR CLS Surabaya, 14-18 April 2025.

Kali ini, hanya mempertandingkan sektor putra dan diikuti oleh 23 kota/kabupaten. Seluruh tim kota/kabupaten dibagi kedalam 6 grup. Sebanyak 12 tim juara dan runner up grup akan mendapatkan tiket langsung ke gelaran Porprov Jawa Timur IX/2025 yang dijadwalkan berlangsung di Malang Raya pada 28 Juni hingga 5 Juli mendatang.

Sementara itu, tiga tuan rumah Porprov dan juara bertahan langsung lolos ke babak utama. Untuk sektor putri, Pra-Porprov tidak diselenggarakan karena jumlah tim peserta kurang dari 20 tim.

TIP-OFF: Ketua KONI Jatim Muhammad Nabil didampingi Ketua Umum Perbasi Jatim Grace Evi Ekawati mengawali permainan Pra-Porprov bola basket antara Kabupaten Nganjuk melawan Kota Blitar dengan jump ball di GOR CLS Surabaya, sore tadi. (Laga.id/Dian Kurniawan)

Ketua Umum KONI Jawa Timur Muhammad Nabil menyampaikan bahwa ajang ini menjadi wadah penting dalam menjaring atlet-atlet terbaik yang akan memperkuat tim Jatim di masa depan. Menurutnya, Pengprov Perbasi telah bekerja sama dengan pelatih-pelatih untuk melakukan proses seleksi secara bertahap menuju pembentukan tim Puslatda.

“Tentu sudah tahu bahwa kita punya ekspektasi yang besar (ke cabor bola basket) karena salah satu ruang rekrutmen di Puslatda adalah Porprov. Saya sudah sampaikan, dengan metode yang kita pakai dengan pelatih Perbasi untuk melakukan rekrutmen seleksi,” jelas Nabil ketika ditemui usai opening ceremony di GOR CLS Surabaya, Senin (14/4/2025).

“Siapa nanti (atlet) yang akan dipersiapkan (diseleksi) secara bertahap. Dalam perjalanan tentu ada promosi degradasi sesuai dengan kemampuan atlet, sesuai dengan perkembangan karena ini permainan, bukan individual. Jadi tentu kalau permainan itu posisi rotasi masih selalu ada,” lanjutnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum Pengprov Perbasi Jatim Grace Evi Ekawati menjelaskan bahwa beberapa kontingen tidak bisa mengikuti Pra-Porprov karena keterbatasan anggaran. Ia berharap ke depan bola basket dapat berkembang menjadi industri yang mandiri, sehingga proses pembinaan dapat terus berjalan secara berkelanjutan.

“Sebetulnya harapan kami dari 38 itu bisa ikut semua. Memang untuk yang juara kemarin kan tidak (ikut) sama tuan rumah otomatis. Kalaupun ada yang tidak ikut ya dikarenakan balik lagi faktor dana, faktor anggaran, efisiensi dan kita mengerti,” ujarnya.

“Kita berharap ke depan apapun bentuk ekonominya tetap basket itu bisa mandiri. Karena itu saya kepingin basket tetap mandiri, disupport pemerintah kita seneng, tapi saya akan membuat basket menjadi industri. Supaya akhirnya mereka mandiri, tidak hidup tergantung,” imbuh Mama Evi, sapaannya.

Di sisi lain, gelaran Pra-Porprov bola basket ini juga didukung penuh oleh RS Ubaya. Direktur RS Ubaya dr. Wenny Retno Sarie Lestari mengungkapkan pihaknya memberikan perlindungan BPJS bagi seluruh atlet peserta serta menyiapkan tim medis, perawat, dan ambulans selama kegiatan berlangsung.

“Kami memberikan CSR berupa pembayaran iuran BPJS tenaga kerja bagi seluruh atlet-atlet yang mengikuti Pra-Porprov bola basket ini. Sehingga harapannya seluruh atlet-atlet ini bisa terlindungi ketika terjadi cedera olahraga. Selain itu kami juga siap tim medis yang terdiri dari dokter, tim perawat, dan ambulance,” ungkap Wenny. (*)

Empat Cabor Siap Bertanding di Pra Porprov Jatim 2025

0
Ketua Bidang Pembinaan Prestasi KONI Jawa Timur Dudi Harjantoro. (Laga.id/istimewa Bidang Media dan Humas KONI Jatim)

Laga.id, Surabaya – Menjelang gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur IX 2025 yang dijadwalkan berlangsung pada 28 Juni hingga 5 Juli 2025, sebanyak empat cabang olahraga (cabor) akan menjalani babak kualifikasi atau pra Porprov. Keempat cabor tersebut adalah sepak bola, futsal, catur, dan bola basket.

Ketua Bidang Pembinaan Prestasi KONI Jawa Timur Dudi Harjantoro mengungkapkan bahwa awalnya terdapat enam cabor yang diwajibkan mengikuti tahapan kualifikasi. Namun, dua cabor yaitu bola voli dan pencak silat memilih untuk tidak menggelar babak Pra Porprov.

“KONI menetapkan enam cabor yang wajib mengikuti Pra Porprov karena biasanya membutuhkan waktu pertandingan yang panjang. Namun, dua cabor memutuskan sanggup tanpa kualifikasi, dengan konsekuensi pengaturan jadwal pertandingan dan penggunaan venues yang tidak mengganggu cabor lainnya saat hari pelaksanaan di Porprov nanti,” jelas Dudi, Jumat (11/4/2025).

Lebih lanjut, Dudi memastikan bahwa seluruh venue yang disiapkan dalam kondisi siap untuk mendukung jalannya pertandingan, baik untuk babak kualifikasi maupun Porprov IX 2025.

“Pra Porprov ini digelar karena antusiasme peserta yang sangat tinggi. Dengan adanya babak kualifikasi, diharapkan durasi pertandingan utama bisa lebih singkat. Yang jelas, tuan rumah sudah siap menyambut seluruh kontingen,” tambahnya.

Terkait jadwal, setiap cabor memiliki waktu pelaksanaan berbeda. Namun, hampir seluruh pertandingan pra Porprov akan dimulai pada April 2025 dan ditargetkan rampung pada Mei 2025. Nantinya, peserta yang lolos ke Porprov akan dipilih sesuai dengan kebijakan masing-masing induk organisasi cabor. (*)

Matangkan Persiapan Porprov IX 2025, DPRD Jatim-KONI Jatim Gelar Rapat Koordinasi

0
KOORDINASI: Komisi E DPRD Jawa Timur bersama KONI Jawa Timur menggelar rapat koordinasi persiapan Porprov IX Jatim 2025 dengan stakeholder tuan rumah dari tiga daerah di Malang Raya, yakni Kota Malang, Kabupaten Malang dan Kota Batu kemarin (10/4/2025). (Laga.id/istimewa Bidang Media dan Humas KONI Jatim)

Laga.id, Malang – Komisi E Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Timur menggelar rapat koordinasi (rakor) terkait persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur 2025 yang akan digelar di Malang Raya pada 28 Juni hingga 5 Juli 2025.

Rapat yang berlangsung pada Kamis (10/4/2025), di Bakorwil Malang ini dihadiri oleh Wakil Ketua DPRD Jatim Deni Wicaksono, Ketua Komisi E Sri Untari Bisowarno, para kepala daerah Malang Raya, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jatim, serta Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) dari tiga daerah Malang Raya. Turut hadir pula pengurus KONI Jatim dan KONI dari masing-masing daerah penyelenggara.

Dalam rakor ini, masing-masing Kepala Disporapar menyampaikan laporan persiapan Porprov IX, meliputi kesiapan anggaran, venue pertandingan, dan pembinaan atlet.

Ketua Komisi E DPRD Jatim, Sri Untari, menyatakan bahwa persiapan secara umum sudah mencapai lebih dari 90 persen.

“Tinggal sedikit yang perlu dikoordinasikan, terutama untuk beberapa cabang olahraga. Tiga daerah juga sudah menyampaikan penganggarannya, dan tinggal menunggu rincian dari KONI,” ujar Sri Untari.

Dukungan Legislator untuk Porprov IX

Anggota Komisi E, Hikmah Bafaqih, menyampaikan apresiasi atas kesiapan Malang Raya sebagai tuan rumah. Ia menilai Porprov IX bukan hanya sekadar ajang olahraga, tetapi juga momentum kebangkitan nasionalisme serta peningkatan ekonomi daerah.

“Kami berharap, Porprov ini bisa memicu semangat membangun nasionalisme dan mendorong pertumbuhan ekonomi, terutama UMKM, sektor perhotelan, serta pariwisata,” kata Hikmah, legislator dari Fraksi PKB asal Dapil Malang Raya.

Ia juga optimistis gelaran Porprov akan memberikan dampak ekonomi yang signifikan karena bertepatan dengan musim liburan sekolah.

“Dari provinsi telah disiapkan dana sebesar Rp20 miliar, ditambah dengan anggaran dari tiga daerah tuan rumah. Kami sangat mengapresiasi semua pihak yang berkomitmen penuh menjadi tuan rumah yang baik,” tambahnya.

Komitmen Komisi E sebagai Pengawal Anggaran

Hikmah menegaskan bahwa Komisi E DPRD Jatim akan terus mengawal proses penganggaran dan pelaksanaan Porprov IX. Komisi E juga berencana menjalin koordinasi dengan para pengusaha untuk memastikan kegiatan ini memberi dampak ekonomi yang luas, tidak hanya dari segi acara pembukaan dan penutupan, tetapi juga dari setiap pertandingan.

KONI Jatim Siap Jalankan Porprov IX

Ketua Umum KONI Jatim Muhammad Nabil menyampaikan bahwa saat ini persiapan sudah memasuki tahap finalisasi. Dalam waktu dekat, KONI Jatim akan menggelar Pra Porprov untuk empat cabang olahraga, yakni sepak bola, futsal, catur, dan bola basket.

“Secara umum, kami sudah siap. Koordinasi terus kami lakukan dengan tiga daerah tuan rumah. Kami optimistis Porprov IX akan berjalan sukses,” tegas Nabil.

Dengan semangat kolaborasi dari berbagai pihak, Porprov IX 2025 diharapkan tidak hanya menjadi ajang olahraga bergengsi, tetapi juga pendorong semangat kebangsaan dan penggerak perekonomian daerah di Malang Raya dan Jawa Timur secara umum. (*)

Publik Wajib Waspada, Iwan Sunito Kehilangan Kendali Crown Group

0

Laga.id, Jakarta – Iwan Sunito, pengusaha properti asal Indonesia yang pernah menjabat sebagai CEO Crown Group Holdings Pty Ltd, kini secara resmi tidak lagi memiliki kendali ataupun pengaruh terhadap perusahaan tersebut.

Hal ini menyusul putusan Mahkamah Agung New South Wales, Australia, yang pada 26 Maret 2025 memerintahkan likuidasi terhadap CII Group Pty Ltd, perusahaan pribadi milik Iwan Sunito.

CII Group, yang sebelumnya menguasai hingga 50% saham Crown Group Holdings, kini berada di bawah pengawasan likuidator independen yang ditunjuk oleh pengadilan guna menyelesaikan seluruh kewajiban perusahaan.

Upaya terakhir Iwan Sunito untuk mempertahankan kendali melalui rencana penyelamatan perusahaan (Deed of Company Arrangement/DoCA) kandas setelah permohonan penundaan sidang likuidasi yang diajukan oleh administrator sukarela ditolak hakim.

Pengadilan menyebut permohonan tersebut “tidak memiliki harapan” karena perusahaan gagal memenuhi kewajibannya.

Meski telah kehilangan posisi strategis di Crown Group, Iwan Sunito dikabarkan masih aktif mencari pendanaan untuk perusahaan barunya, One Global Capital, termasuk dari kalangan investor di Indonesia. Kondisi ini memicu kekhawatiran sejumlah pengamat di industri properti dan keuangan.

“Keputusan pengadilan ini seharusnya menjadi peringatan bagi calon investor untuk melakukan due diligence secara menyeluruh sebelum berinvestasi dalam proyek-proyek yang dikaitkan dengan Iwan Sunito,” ujar seorang analis keuangan yang meminta namanya tidak disebutkan.

Masyarakat dan calon investor diimbau untuk bersikap waspada terhadap berbagai bentuk penawaran investasi dari Iwan Sunito. Mengingat rekam jejak perusahaannya yang gagal memenuhi kewajiban, terdapat potensi risiko hukum dan keuangan pada proyek-proyek barunya.

Para ahli menyarankan sejumlah langkah pencegahan, antara lain:

1. Memverifikasi legalitas serta struktur kepemilikan setiap proyek yang berkaitan dengan Iwan Sunito

2. Menyadari bahwa Iwan Sunito tidak lagi memiliki keterkaitan dengan Crown Group Holdings Pty Ltd

3. Mewaspadai penawaran investasi dengan iming-iming keuntungan tinggi tanpa transparansi yang jelas secara hukum maupun keuangan

4. Berkonsultasi terlebih dahulu dengan penasihat hukum atau keuangan terpercaya sebelum membuat keputusan investasi

Untuk informasi atau klarifikasi lebih lanjut mengenai status hukum dan kepemilikan Crown Group saat ini, publik disarankan menghubungi likuidator resmi yang telah ditunjuk oleh pengadilan.

“Ini merupakan pengingat penting bahwa reputasi masa lalu tidak selalu menjamin keberhasilan di masa depan. Investor harus tetap kritis dan waspada, terutama ketika berhadapan dengan tokoh yang memiliki catatan hukum atau keuangan yang bermasalah,” tambah seorang pengamat industri properti Australia.

Sementara itu, pihak Crown Group Holdings Pty Ltd belum memberikan pernyataan resmi mengenai perubahan struktur kepemilikan dan manajemen perusahaan pasca putusan pengadilan tersebut.