Sunday, August 2, 2026
Google search engine
Home Blog Page 129

Ratusan Petarung se-Jatim Ikuti Kejurprov Tarung Derajat Usia Dini

0
PEMBINAAN ATLET: Kejurprov Tarung Derajat usia dini dimulai ditandai dengan pemukulan gong oleh Ketua Harian Kodrat Jatim Erwin H. Poedjono didampingi Komandan KRI Keris 624 Letkol Laut (P) Alun Kurnianto dan anggota Komisi E DPRD Jatim Cahyo Harjo Prakoso (kiri) di Indoor Sport Koarmada II, Surabaya. (Laga.id/istimewa Humas Kodrat Jatim)

Laga.id, Surabaya – Pengprov Keluarga Olahraga Tarung Derajat (Kodrat) Jawa Timur menggelar kejuaraan provinsi (kejurprov) usia dini. Untuk pertama kalinya ajang pembibitan khusus siswa SD dan SMP memperebutkan Piala Pangkoarmada II ini digelar di Kota Surabaya.

Tercatat, sebanyak 104 atlet tarung Derajat se-Jawa Timur ambil bagian di Indoor Sport Koarmada II, Surabaya. Ketua Harian Kodrat Jatim Erwin H. Poedjono mengatakan kejuaraan tersebut merupakan bentuk perhatian Panglima Koarmada II terhadap pembinaan atlet muda.

“Seorang atlet tidak mungkin menjadi atlet yang baik secara instan. Kejuaraan ini diharapkan bisa menjadi agenda rutin karena piala bergilirnya sudah disiapkan,” kata Erwin.

Ia juga menilai kejuaraan ini terinspirasi oleh keberhasilan salah satu atlet terbaik Jawa Timur, Satriawan Derajat, yang menyumbangkan medali emas untuk Koarmada II di ajang nasional.

“Kami atas nama pengurus provinsi, atlet, dan orang tua mengucapkan terima kasih kepada Panglima Koarmada II atas terselenggaranya kejuaraan ini,” ucapnya.

Erwin menambahkan, pihaknya akan terus mendorong pembibitan atlet di daerah meskipun masih ada beberapa pengurus kota/kabupaten yang belum dapat mengirimkan atlet usia dini di kejurprov tersebut karena keterbatasan kesiapan.

“Memang harus disiapkan karena pembibitan atlet itu sangat diperlukan,” tuturnya.

Selain sebagai ajang pembibitan, kejuaraan ini juga diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi terselenggaranya kompetisi antarsatuan TNI-Polri di masa mendatang.

“Kami sedang membahas kemungkinan mengadakan kejuaraan Tarung Derajat antarsatuan bersama Pak Asisten Operasi (Asop) dan pimpinan Koarmada II,” kata Erwin.

“Insyaallah, kalender kejuaraan akan terus dibuat agar pembinaan atlet berjalan lebih terarah,” tambahnya.

SEMARAK: Ratusan atlet Tarung Derajat usia dini meramaikan kejuaraan yang memperebutkan Piala Pangkoarmada II di Indoor Sport Koarmada II, Surabaya. (Laga.id/istimewa Humas Kodrat Jatim)

Sementara itu, Komandan KRI Keris 624 Letkol Laut (P) Alun Kurnianto, yang mewakili Komandan Satuan Kapal Cepat (Dansatkat) Koarmada II Kolonel Laut (P) Agus Setyawan mengatakan kejuaraan ini menjadi langkah awal untuk penyelenggaraan kompetisi antarsatuan TNI-Polri.

“Nanti kejuaraan akan melibatkan tiap satuan, mulai dari TNI AL, AU, AD, hingga Polri. Tahun ini kita mulai dari usia dini agar ada jenjang pembinaan. Ke depan, bisa diselenggarakan dalam rangkaian peringatan hari besar TNI AL atau TNI secara umum,” kata Alun.

Ia juga menyoroti peran Koarmada II dalam penjaringan atlet muda, terutama di lingkungan basis TNI AL.

“Di sekitar pangkalan ada banyak anak-anak dari keluarga TNI AL yang berpotensi menjadi atlet. Pembinaan sudah mulai berjalan, salah satunya di Wonosari, di mana Pak Asop telah menyiapkan tempat latihan,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, anggota Komisi E Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Timur Cahyo Harjo Prakoso mengaku sangat senang dan mendukung adanya Kejurprov Piala Pangkoarmada II sebagai ajang pembibitan atlet.

“Ini salah satu langkah yang luar biasa agar atlet-atlet usia dini bisa ditempa mental, teknik dan suasana pertandingan,” kata Cahyo yang juga mantan atlet Tarung Derajat Jawa Timur itu.

Selain itu, pihaknya juga mengapresiasi Panglima Koarmada II atas kontribusinya dalam gelaran kejurprov Tarung Derajat usia dini tersebut.

“Saya mengucapkan apresiasi setinggi-tingginya kepada Panglima Koarmada II dan jajarannya yang mau menggelar pertandingan ini, karena mungkin beliau tahu jika cabang olahraga itu memiliki keterbatasan, jadinya beliau hadir untuk membantu,” ujarnya. (*)

Usung Semangat Kolaborasi, Persik Kediri Store Hadir Lebih Dekat

0
KEMBANGKAN BISNIS: Persik Kediri meluncurkan official store untuk memudahkan pendukungnya, Persikmania, agar lebih nyaman dalam berbelanja berbagai produk. (Laga.id/istimewa Liga Indonesia Baru)

Laga.id, Kediri – Untuk lebih mendekatkan dan memudahkan para suporter setianya, Persik Kediri secara resmi meluncurkan Persik Store di kawasan PK Bangsa, Sabtu (1/2/2025).

Kehadiran official store di kawasan yang cukup strategis ini juga diharapkan dapat membuat Persikmania ke depannya lebih nyaman dalam berbelanja berbagai produk spesial yang telah disiapkan.

“Hari ini merupakan soft launching dari Persik Store yang nantinya juga masih banyak pengembangan yang akan dilakukan. Tidak hanya menjual produk resmi tim Persik Kediri, namun juga akan dilengkapi cafe untuk tempat berkumpul bagi seluruh Persikmania,” ungkap Business Development Director Persik Kediri Arthur Irawan dikutip dari laman resmi LIB.

Selain itu, pihaknya juga akan membuka toko serupa di wilayah Kediri Raya lainnya.

“Kita tahu bahwa suporter Persik Kediri tidak hanya berasal dari kota Kediri namun juga banyak tersebar di wilayah kabupaten bahkan hingga Kediri Raya. Karena itu saat ini kami juga tengah menyiapkan official store serupa dalam waktu dekat,” jelas Putra Mahdiasukma, Head of Commercial Persik Kediri menambahkan.

Kehadiran offcial store ini juga merupakan bagian dari pengembangan area bisnis tim Persik Kediri yang juga tengah menyiapkan sejumlah program unggulan lainnya.

“Setelah absen sekitar 1,5 tahun, Persik Store kembali hadir. Kita mengusung semangat kolaborasi sehingga sangat terbuka bagi brand atau UMKM lokal untuk pembuatan merchandise, teman seniman yang mungkin memiliki karya seputar Persik Kediri untuk juga dipajang di sini atau para kolektor juga dapat memamerkan koleksinya di official store ini,” bebernya.

“Lewat official store ini, masyarakat juga dapat mendapatkan informasi mengenai Persik Kediri mulai dari Persik Academy ataupun penjualan tiket pertandingan kandang Persik Kediri. Ke depannya juga kita telah menyiapkan program meet and greet fans dengan pemain hingga nobar,” tambahnya.

Selama masa promosi, pihaknya akan menggelar sejumlah program bagi pengunjung yang datang langsung.

“Di masa soft launching ini kita juga akan menampilkan Persik Kediri trophy showcase karena mungkin banyak yang belum melihat secara langsung piala-piala yang sudah Persik raih, selain itu akan ada juga lelang jersey selain sudah pasti harga spesial,” pungkasnya. (*)

4Nations World Series 2025: Beri Perlawanan Sengit, Indonesia Takluk 2-4 dari Argentina

0
SERU: Israr Megantara (lompat) menyumbangkan satu gol bagi Timnas Futsal Indonesia yang memberikan perlawanan ketat saat bersua Argentina pada lanjutan 4Nations World Series 2025. Sayangnya, Indonesia takluk 2-4 dari Argentina di Jakarta International Velodorme, Jakarta Timur, malam ini. (Laga.id/istimewa Official Timnas Futsal Indonesia)

Laga.id, Jakarta – Timnas Futsal Indonesia harus mengakui keunggulan Argentina pada ajang Futsal 4 Nations World Series. Skuad Garuda takluk dengan skor 2-4 dari Argentina pada laga kedua di Jakarta International Velodorme, Jakarta Timur, Sabtu (1/2/2025).

Argentina menguasai permainan pada awal pertandingan. Akan tetapi, tim asuhan Hector Souto terus memberikan perlawanan kepada para pemain Argentina.

Hanya saja, gawang Ahmad Habibie bobol oleh Leandro Artamirano di menit ke-13. Kemudian Matias Rosa membawa keunggulan 2-0 Argentina atas Indonesia di menit ke-19.

Indonesia sempat memperkecil skor menjadi 1-2 lewat gol Israr Megantara. Sayangnya, Argentina menutup babak pertama dengan kedudukan 1-3 setelah Rosa mencetak gol keduanya.

Indonesia sempat memperkecil skor lewat gol Guntur Ariwibowo. Argentina bahkan hampir diimbangi oleh Indonesia pada 5 menit terakhir.

Samuel Eko dan kawan-kawan tampil menekan dan terus menciptakan beberapa peluang. Hingga tercipta 6 hingga 7 peluang yang bisa saja menyamakan kedudukan.

Namun, kesalahan-kesalahan yang dibuat beberapa pemain Indonesia membuat Argentina justru mencetak gol di ujung pertandingan lewat aksi Lucas Bolo. Skor akhir menjadi 4-2.

Turnamen Futsal 4 Nations World Series 2025 merupakan ajang mempertemukan empat negara, yaitu Indonesia, Jepang, Arab Saudi dan Argentina. Di pertandingan pertama, Indonesia mampu mengalahkan Jepang dengan skor 1-0. Di pertandingan kedua, Jepang mengalahkan Arab Saudi.

Pada pertandingan terakhir, Minggu (2/2/2025), Argentina akan menghadapi Jepang. Sementara laga pemungkas Indonesia melawan Arab Saudi. (*)

Kodrat Jatim Sambangi KONI Jatim, Satu Misi Perjuangkan Tarung Derajat di PON 2028

0
AUDIENSI: Ketua Umum KONI Jatim Muhammad Nabil (kiri) didampingi Ketua Harian Pengprov Kodrat Jatim Erwin H. Poedjono dalam pertemuan membahas cabor Tarung Derajat pada PON XXII 20228 mendatang. (Laga.id/Dian Kurniawan)

Laga.id, Surabaya – Perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII masih akan digelar pada tahun 2028 mendatang. Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur ditunjuk menjadi tuan rumah. Rencananya, hanya terdapat 40 cabang olahraga (cabor) yang akan digelar.

Hingga saat ini belum ada kepastian cabor-cabor yang akan dipertandingkan pada pesta olahraga paling akbar di Tanah Air itu. Untuk itu, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Timur bertekad memperjuangkan cabang olahraga Tarung Derajat.

Untuk diketahui, KONI Pusat telah mengurangi jumlah cabor yang dipertandingkan di PON menjadi 45 cabor saja. KONI fokus pada olahraga yang dipertandingkan di Olimpiade, Seagames serta cabor desain besar olahraga nasional (DBON) atau cabang olahraga prioritas dalam program Pembangunan Olahraga Jangka Panjang 2021-2045.

Ketua Umum KONI Jatim Muhammad Nabil berharap keputusan dalam penentuan cabor yang dipertandingkan di PON 2028 bisa segera terbit, karena berkaitan dengan pembinaan dan pembiayaan.

“Kami berharap keputusannya tidak terlalu lama yang diambil oleh KONI Pusat ataupun PB PON. Karena ini kaitannya dengan pembinaan dan membiayai. Buat apa kami mendesain cabang olahraga secara sungguh-sungguh ternyata tidak dipertandingkan,” jelas Nabil ketika ditemui usai audiensi dengan Pengprov Keluarga Olahraga Tarung Derajat (Kodrat) Jatim, Kamis (30/1/2025).

CABOR NASIONAL: Ketua Harian Pengprov Kodrat Jatim Erwin H. Poedjono (dua dari kiri) bersama jajarannya bertemu Ketua Umum KONI Jatim Muhammad Nabil menggelar pertemuan dalam upaya memperjuangkan cabor Tarung Derajat di PON XXII 20228 mendatang. (Laga.id/Dian Kurniawan)

Beruntung, KONI Pusat memberi keistimewaan pada tuan rumah untuk mengusulkan cabor tertentu. Disinilah salah satu peluang agar cabor Tarung Derajat bisa dihelat pada PON XXII 2028 mendatang.

“Kami akan berkomunikasi dengan tuan rumah. Kemudian ini dikuatkan dengan surat permohonan dari Pengprov Kodrat Jatim untuk KONI Jatim dalam memberikan dukungan penyelenggaraan PON XXII 2028 agar Tarung Derajat dipertandingkan,” kata Nabil.

“Jadi ada hak yang bisa diperjuangkan oleh tuan rumah untuk menjadikan cabang olahraga tersebut dipertandingkan. Nah ini kami sama-sama berjuang nanti. Karena KONI Jatim punya harapan bagus kepada Tarung Derajat Jawa Timur,” tambahnya.

Sementara itu, Sementara itu, Ketua Harian Kodrat Jatim Erwin H. Poedjono berharap dengan adanya audiensi dan penyerahan surat permohonan dukungan ke KONI Jatim, membuat cabor Tarung Derajat dapat dipertandingkan pada PON XXII 2028.

Untuk diketahui, pada PON XXI Sumatera Utara-Aceh 2024, cabor Tarung Derajat Jatim berhasil meraih dua medali emas dan satu perunggu. Capain itu memantik tekad Kodrat Jatim untuk dapat meraih prestasi yang lebih baik lagi.

Mereka juga tengah melakukan persiapan ke jenjang PON XXII 2028 melalui gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XI/2025, menghelat Kejurprov Usia Dini Tarung Derajat bertajuk Piala Pangkoarmada II.

“Sehingga (persiapan) menjadi terukur, karena tidak ada yang kebetulan untuk meraih kemenangan. Salah satunya sudah terjawab di rekrutmen atlet-atlet Porprov bisa menghasilkan emas di PON XXI Aceh-Sumut kemarin,” ungkap Erwin.

“Tentu kami berharap Tarung Derajat sebagai olahraga nasional Indonesia yang juga di NTB menjadi olahraga unggulan bisa dipertandingkan di PON 2028. Karena itu merupakan privilege tuan rumah,” tandasnya. (*)