Monday, July 27, 2026
Google search engine
Home Blog Page 16

Brentford 1-1 Arsenal: The Gunners Mulai Panik, Man City Siap Menyergap?

0
TERPELESET: Reaksi dua pemain Arsenal Gabriel Magalhaes dan Declan Rice (kanan) usai ditahan imbang 1-1 oleh Brentford di Gtech Community Stadium, London dini hari tadi WIB. (Laga.id/istimewa PA Images via Getty Images)

Laga.id, Brentford – Puncak klasemen Premier League 2025/2026 mulai terasa panas. Arsenal gagal mengamankan tiga poin setelah dipaksa berbagi angka oleh Brentford di Gtech Community Stadium, Jumat (13/2/2026) dini hari WIB. Kedua tim bermain imbang 1-1 dalam duel keras yang bisa berdampak besar pada perburuan gelar.

Sejak kickoff, laga berjalan keras dan agresif. Brentford berani menekan lewat sayap, bahkan nyaris unggul lebih dulu saat sundulan Thiago memaksa David Raya melakukan penyelamatan refleks krusial. Arsenal sempat kesulitan mengembangkan permainan dan duel lebih banyak terjadi di lini tengah.

Kebuntuan pecah pada menit ke-61. Berawal dari sapuan kurang sempurna, bola jatuh ke kaki Hincapie yang langsung mengirim umpan silang presisi. Noni Madueke menanduk bola melewati kawalan Rico Henry dan membawa Arsenal unggul 1-0. Momentum tampak berpihak pada tim tamu.

Namun keunggulan itu hanya bertahan sepuluh menit. Lemparan jauh Brentford menciptakan kemelut di kotak penalti. Van den Berg menyundul ke tiang jauh, disambut Keane Lewis-Potter yang berdiri bebas. Skor berubah 1-1 dan atmosfer stadion mendadak meledak.

Di menit akhir, Brentford hampir saja membalikkan keadaan, tetapi tekel heroik Mosquera dan peluang Thiago yang melambung tipis di atas mistar menyelamatkan Arsenal dari kekalahan.

Satu poin mungkin terlihat cukup. Hasil ini memang menjaga Arsenal di puncak klasemen Premier League 2025/2026 dengan 57 poin, tetapi bayang-bayang Manchester City kian nyata di belakang mereka.

Dalam perburuan gelar yang brutal, hasil ini bisa menjadi sinyal rapuhnya mental juara. Arsenal masih memimpin, tetapi pertanyaannya kini mengganggu: sampai kapan mereka mampu menahan tekanan City?

Data Fakta Pertandingan
Statistik Pertandingan
Brentford – Arsenal
Goal: 1-1
Total Shots: 12-7
Shots on Target: 3-2
Posession: 41%-59%
Fouls: 12-11
Offsides: 0-0
Yellow Cards: 3-2
Red Cards: 0-0
Penonton: 17.224

Susunan Pemain
Brentford: 1-Caoimhin Kelleher; 33-Michael Kayode, 20-Kristoffer Ajer, 4-Sepp van der Berg, 3-Rico Henry (2-Aaron Hickey 90′); 18-Yehor Yarmoliuk (6-Jordan Henderson 73′), 27-Vitaly Janelt; 19-Dango Ouattara, 8-Mathias Jensen (C), 23-Keane Lewis-Potter (24-Mikkel Damsgaard 73′); 9-Igor Thiago.
Pelatih: Keith Andrews.

Arsenal: 1-David Raya; 12-Jurrien Timber, 3-Cristhian Mosquera, 6-Gabriel Magalhaes (C), 5-Piero Hincapie (33-Riccardo Calafiori 81′); 10-Eberechi Eze (8-Martin Odegaard 46′), 36-Martin Zubimendi, 41-Declan Rice; 20-Noni Madueke, 14-Viktor Gyokeres, 19-Leandro Trossard (11-Gabriel Martinelli 81′).
Pelatih: Mikel Arteta. (*)

Khofifah Tegaskan Dukungan Penuh KONI Jatim, Marciano Tantang Prestasi di PON 2028

0
SINERGI: Kepengurusan anyar KONI Jatim 2025-2029 dengan komando Muhammad Nabil (depan kanan) yang mengandalkan sport science sebagai kunci prestasi PON 2028 mendapat dukungan penuh dari Gubernur Khofifah Indar Parawansa saat pelantikan di Gedung Negara Grahadi, Surabaya sore tadi. (Laga.id/istimewa KONI Jatim)

Laga.id, Surabaya – Ketua KONI Pusat Marciano Norman mengukuhkan pengurus KONI Jawa Timur 2025-2029 dan bersama Gubernur Khofifah Indar Parawansa menargetkan lonjakan prestasi menuju PON XXII 2028 berbasis sport science, di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Selasa (10/2/2026).

Momentum ini bukan sekadar seremoni. Ia berubah menjadi panggung evaluasi sekaligus ultimatum prestasi. Jawa Timur, yang selama ini dikenal sebagai lumbung atlet nasional, diminta tak hanya dominan di tim nasional, tetapi juga superior di PON.

Pertanyaannya mengemuka: jika atlet Jatim bisa bersinar di level internasional, mengapa belum sepenuhnya mengunci supremasi di panggung nasional?

Marciano Norman membeberkan data SEA Games 2025 Thailand. Jatim menjadi penyumbang medali terbanyak bagi Indonesia: 34 emas, 35 perak, dan 35 perunggu. Capaian itu diapresiasi, tetapi sekaligus menjadi bahan refleksi.

“Dominasi atlet Jatim di tim nasional harus menjadi bahan evaluasi. Jika di tim nasional bisa menjadi yang terbaik, mengapa di PON tidak bisa?” ujar Marciano.

Ia menilai peningkatan prestasi sangat realistis. SDM melimpah dan dukungan sport science tersedia. Kuncinya ada pada ketepatan desain program dan konsistensi eksekusi. Soliditas organisasi dan kolaborasi lintas sektor menjadi prasyarat.

“KONI tidak bisa bekerja sendiri. Dukungan dan sinergi dari seluruh pihak sangat dibutuhkan agar prestasi olahraga Jawa Timur semakin meningkat,” tegasnya.

Gubernur Khofifah menegaskan kepengurusan baru memikul mandat strategis: membangun ekosistem olahraga yang kuat sekaligus menatap PON XXII 2028 di NTB-NTT. Cabang yang sempat kehilangan medali akan dipetakan ulang dan diperkuat.

“Kami berkomitmen mendukung penuh proses pembinaan atlet. Pengembangan pada cabang-cabang olahraga yang sempat kehilangan medali akan menjadi kekuatan baru Jawa Timur,” kata Khofifah.

Ia menekankan konsistensi penerapan sport science agar pembinaan terukur, sistematis, dan berkelanjutan. Lebih jauh, olahraga harus menjadi kultur sejak usia dini.

“Olahraga harus menjadi kultur. Ini penting untuk membangun ekosistem prestasi yang kuat dan berkesinambungan,” ujarnya.

Ketua Umum KONI Jatim Muhammad Nabil memastikan sinergi pusat–daerah berjalan linier. Ia menyebut kolaborasi sebagai tanggung jawab moral untuk menjaga marwah Jatim sebagai barometer olahraga nasional.

“KONI Jawa Timur adalah mitra strategis gubernur. Kami harus selalu bekerja sama dan bersinergi. Apalagi pada SEA Games lalu, Jatim menjadi penyumbang medali emas terbanyak,” ujar Nabil.

Dengan kepengurusan baru, tekanan meningkat. Target jelas: PON 2028 bukan sekadar partisipasi, melainkan pembuktian supremasi. (*)

Sapu Bersih Dua Laga di Malang, JPE Kunci Tempat di Final Four

0
TERTIPU: Smash tipis yang dilepaskan Iana Shcherban (kiri) mengecoh blok Clarissa Maria Thomas membawa Jakarta Pertamina Enduro menang atas Medan Falcons pada lanjutan Proliga 2026 di GOR Ken Arok, Malang, malam ini. (Laga.id/istimewa Official Proliga)

Laga.id, Malang – Jakarta Pertamina Enduro (JPE) tak sekadar menang—mereka memastikan tiket final four Proliga 2026 dengan pernyataan tegas. Mereka sukses menggeser Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia dari puncak klasemen.

Bermain di GOR Ken Arok, Malang, Minggu (8/2/2026) malam, JPE yang berstatus juara bertahan itu menundukkan Medan Falcons 3-0 (28-26, 25-15, 25-15), sekaligus menyapu bersih dua laga kandang.

Dari keterangan pers yang diterima Laga.id, JPE yang turun dengan kekuatan inti Megawati Hangestri, Iana Shcherban, dan Wilma Salas, sempat dipaksa bekerja keras di set pertama. Medan Falcons yang dimotori Khanza, Maya Indri, dan Dell Palomata tampil tanpa beban.

Duel ketat memicu tiga kali deuce sebelum kematangan Tisya Amallya mengatur ritme serangan membawa JPE mengunci set pembuka 28-26. Selepas itu, dominasi JPE tak terbendung.

Set kedua yang sempat imbang 6-6 berubah arah usai jeda teknis pertama. Nurlaili dan Shindy Sasgia kokoh di depan net, meredam tekanan Vi Thi Nhu Quynh. JPE melesat dan menutup set 25-15.

Mental Falcons menurun di set ketiga. Sebaliknya, Megawati Hangestri tampil bak “Megatron” dengan spike tajam yang sulit dihentikan. Kolaborasi Wilma Salas dan Iana Shcherban memastikan set penutup kembali berakhir 25-15.

Pelatih JPE, Bullent Karslioglu merasa senang bisa menang dengan skor 3-0 pada dua laga di Malang. Selanjutnya pelatih asal Turki itu memikirkan untuk penampilan di babak final four.

“Rekor kemenangan kami dalam lima laga selalu kami menang dengan 3-0,” timpal manajer tim, Widi Triyoso kepada wartawan usai laga.

JPE berhasil melaju ke final four bukan hanya sebagai juara bertahan—tetapi sebagai tim paling konsisten di Proliga 2026. (*)

Rotasi Efektif, LavAni Kokoh di Puncak Klasemen Usai Catat Tujuh Kemenangan Beruntun

0
MASIH PERKASA: Dickinson Nathaniel (18) melihat aksi Taylor Lee Sander saat Jakarta LavAni Livin' Transmedia mengandaskan perlawanan Jakarta Garuda Jaya pada lanjutan Proliga 2026 di GOR Ken Arok, Malang sore tadi. (Laga.id/istimewa Official Proliga)

Laga.id, Malang – Tak ada rem bagi Jakarta LavAni Livin’ Transmedia di Proliga 2026. Tujuh laga, tujuh kemenangan, dan kali ini Garuda Jaya yang merasakan langsung superioritas sang pemuncak klasemen.

LavAni menang telak 3-0 (25-15, 25-23, 25-19) dan menegaskan statusnya sebagai kandidat kuat juara musim ini setelah memenangi pertandingan di GOR Ken Arok, Malang, Minggu (8/2/2026).

Sejak set pertama, dikutip Laga.id dari keterangan pers yang diterima, LavAni langsung menekan lewat komposisi inti Hendra Kurniawan, Dio Zulfikri, Sigit Ardian, Malizi, Deho, dan Taylor Sander. Variasi umpan Dio membongkar pertahanan Garuda Jaya yang tampak terlambat panas. Set pembuka ditutup meyakinkan 25-15.

Perlawanan Garuda Jaya meningkat di set kedua. Anak asuh Nur Widayanto bahkan sempat unggul 12-10. Namun time out cepat David Lee menjadi momentum balik. LavAni menyamakan 13-13, lalu memimpin 16-13 sebelum mengunci set ketiga 25-23 lewat ketenangan di poin krusial.

David Lee kembali menunjukkan kedalaman skuad dengan memasukkan Jasen menggantikan Dio. Meski Garuda Jaya menekan melalui Dawuda dan Sokolov, kelas Taylor Sander dan Sigit Ardian berbicara. LavAni menjauh 20-15 dan menutup laga 25-19.

Asisten pelatih LavAni, Erwin Rusni mengatakan dalam laga ini timnya sering melakukan rotasi. Hal ini dilakukan, tambahnya, agar pemain di final four nanti sudah siap.

“Nanti ketika main di final four, semua pemain sudah diturunkan saat tampil di final four nanti,” ujar Erwin usai laga.

Sementara itu, pelatih Garuda Jaya, Nur Widayanto mengaku puas dengan penampilan anak asuhnya. “Dibanding penampilan sebelumnya, melawan LavAni lebih baik,” tukasnya.

Sedangkan kapten tim Garuda Jaya, Dawuda Alaihimassalam, mengatakan kekalahan timnya lebih dikarenakan kalah senior. “Mungkin karena kita kalah senior dari pemain LavAni,” sebutnya. (*)