Monday, July 27, 2026
Google search engine
Home Blog Page 17

Juara Putaran Pertama Tumbang Lagi! GPPI Dipermalukan Jakarta Livin’ 1-3

0
MASIH TERJAGA: Takluk dari Jakarta Livin' Mandiri membuat Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia menderita kekalahan kedua beruntun pada Proliga 2026 di GOR Ken Arok, Malang, siang tadi. (Laga.id/istimewa Official Proliga)

Laga.id, Malang – Dua laga, dua kekalahan, dan alarm bahaya mulai berbunyi bagi Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia (GPPI). Tren negatif Mediol Stiovanny Yoku dkk. tambah panjang usai sebelumnya juga kalah 1-3 dari Jakarta Popsivo Polwan.

Juara putaran pertama Proliga 2026 itu kembali tersungkur setelah ditumbangkan Jakarta Livin’ Mandiri 1-3 (17-25, 22-25, 25-22, 20-25) pada seri kedua putaran kedua di GOR Ken Arok, Malang, Minggu (8/2/2026) siang.

Dalam keterangan pers yang diterima Laga.id, sejak set pertama, Jakarta Livin’ tampil menekan lewat kombinasi Yolla Yuliana dan duet asing Ana Bjelica serta Weronica Szlagowska. GPPI sempat menyamakan 9-9 setelah time out, namun tekanan konsisten lawan menutup set 25-17.

Di set kedua, absennya Oleksandra Bytsenko membuat pertahanan tim asal Kota Pudak tersebut rapuh. Tertinggal 16-10, mereka hanya mampu mendekat sebelum menyerah 22-25.

GPPI bangkit di set ketiga melalui agresivitas Annie Mitchem dan rotasi taktis. Unggul 12-7 hingga 19-13, mereka memaksa laga berlanjut setelah menang 25-22 akibat attack error Bjelica.

Namun pengalaman Yolla mengubah arah set keempat. Ditambah dengan belum hadirnya pelatih Alesandro Lodi dipinggir lapangan membuat permainan GPPI goyah. Meski sempat membuat skor ketat 14-14 pecah setelah Jakarta Livin’ lebih konsisten dan menutup laga 25-20.

Usai laga, kapten tim Jakarta Livin’, Yolla Yuliana mengakui kalau timnya bermain cukup. Selain itu, timnya memanfaatkan kelemahan lawan dengan tidak adanya satu pemain asingnya, Oleksandra Bytsenko yang masih sakit di Surabaya.

“Dari segi pemain, hari ini anak-anak bermain lepas. Semua (tampil) baik, dari assist, receave, attack, block,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, asisten pelatih Jakarta Livin’, Wilda Siti Nurfadillah, mengharapkan sisa laga bisa memenangkan pertandingan untuk memuluskan lolos ke final four. “Kita ambil satu persatu dengan (meraih) kemenangan dari tim kita untuk mengamankan lolos final four,” timpalnya.

Sementara itu, asisten pelatih GPPI, Niko Dwi Purwanto menyebutkan banyak melakukan rotasi pemain dari awal hingga set keempat. Dia juga mengakui kalau peluang timnya untuk lolos final four agak aman.

“Terutama set ketiga, saya lakukan rotasi dengan menukar posisi pemain. Peluang kita (lolos) masih agak aman,” kata Niko.

Namun jika kekalahan kedua beruntun ini terus berulang, seberapa aman sesungguhnya peluang GPPI menuju final four? (*)

Muhammad Nabil Bawa KONI Jatim Panen Apresiasi di Serang, Atlet Jawa Timur Kuasai SIWO PWI Award 2026

0
BANGUN TRADISI JUARA: Ketua Umum KONI Jatim Muhammad Nabil menerima penghargaan pada ajang SIWO PWI Award 2026 dari Ketua PWI Pusat Akhmad Munir dalam rangka Hari Pers Nasional (HPN) 2026 di Serang, Banten tadi malam WIB. (Laga.id/istimewa KONI Jatim)

Laga.id, Serang – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Timur dinobatkan sebagai KONI Terdinamis Indonesia 2025 oleh SIWO PWI Pusat berkat sistem pembinaan progresif yang melahirkan atlet nasional–internasional, dalam rangkaian HPN dan HUT ke-80 PWI di Serang, Banten, Sabtu (7/2/2026) malam WIB.

Penghargaan itu bukan sekadar seremoni. Menjadi penegasan bahwa Jatim tetap berada di orbit teratas olahraga nasional. Di tengah persaingan ketat antardaerah, Jatim mampu menjaga ritme prestasi sekaligus membangun fondasi regenerasi.

Penghargaan diserahkan Ketua PWI Pusat Akhmad Munir kepada Ketua KONI Jatim Muhammad Nabil. SIWO PWI menilai Jatim berhasil merawat kesinambungan sistem pembinaan sehingga atletnya stabil berprestasi.

“KONI Jawa Timur mampu menghadirkan pembinaan yang progresif dan terukur. Ini berdampak langsung pada prestasi atlet-atletnya,” ujar Munir.

Nabil menegaskan capaian tersebut bukan kerja satu-dua orang, melainkan hasil gotong royong ekosistem olahraga. Hingga pada transformasi pembinaan berbasis sport science yang kini menjadi DNA atlet-atlet KONI Jatim.

“Penghargaan ini kami dedikasikan untuk atlet, pelatih, dan pembina olahraga di Jawa Timur, serta Pemerintah Provinsi Jawa Timur, khususnya Gubernur Khofifah Indar Parawansa, yang selama ini konsisten memberikan dukungan terhadap kemajuan olahraga,” kata Nabil.

Implementasi pembinaan modern itu terlihat di PON XXI Aceh–Sumatera Utara 2024. Jatim konsisten sebagai peraih medali terbanyak kedua nasional, bersaing ketat dengan Jawa Barat dan DKI Jakarta. Senam, angkat besi, panahan, dan renang menjadi tulang punggung.

Dominasi juga tercermin dalam SIWO PWI Award 2026. Martina Ayu Pratiwi (triathlon) dinobatkan Atlet Putri Terbaik. Diananda Choirunisa (panahan) meraih Atlet Terfavorit. Alma Ariella Tsany (panjat tebing) menyabet Atlet Harapan Putri. Petenis muda Janice Tjen didaulat sebagai Atlet Inspiratif.

Di balik deretan trofi, pendekatan ilmiah menjadi fondasi. Analisis performa berbasis data, manajemen nutrisi, hingga metode pemulihan modern diterapkan sistematis. Pemeriksaan kesehatan berkala dan dukungan beasiswa perguruan tinggi memastikan atlet tak kehilangan masa depan akademik.

Tak berhenti di prestasi aktif, KONI Jatim juga menyiapkan program transisi karier bagi atlet purna tugas melalui pelatihan kewirausahaan dan keterampilan. Soliditas organisasi pun terjaga setelah Nabil terpilih aklamasi memimpin periode 2026-2030.

Provinsi yang terletak di bagian timur Pulau Jawa tak sekadar menang penghargaan. Ia sedang membangun tradisi juara yang terukur dan berkelanjutan. (*)

Gila! Bhayangkara Presisi Andalkan Pemain Lokal, Bhagasasi Kena Libas 3-0

0
JATUH BANGUN: Perjuangan para pemain Jakarta Bhayangkara Presisi untuk mengalahkan Medan Falcons Tirta Bhagasasi harus melalui kerja keras pada lanjutan Proliga 2026 di GOR Ken Arok, Malang, malam ini. (Laga.id/istimewa Official Proliga)

Laga.id, Malang – Siapa sangka, tanpa menurunkan satu pun pemain asing, Jakarta Bhayangkara Presisi justru tampil menggila dan memastikan tiket final four Proliga 2026. Sebuah pesan keras bahwa kekuatan lokal mereka bukan sekadar pelengkap.

Juara bertahan itu membungkam Medan Falcons Tirta Bhagasasi tiga set langsung (25-20, 27-25, 26-24) di GOR Ken Arok, Malang, Sabtu (7/2/2026) malam.

Berdasarkan keterangan resmi yang diterima Laga.id, kemenangan ini menjadi yang keempat dari tujuh laga. Mengantar Jakarta Bhayangkara mengoleksi 13 poin dan kokoh di posisi kedua klasemen sementara. Secara matematis, posisi tersebut tak mungkin lagi dikejar Bhagasasi yang baru mengemas satu poin dari enam pertandingan dan terdampar di dasar klasemen.

Sejak set pertama, Rendy Tamamilang, Agil Angga, Arjuna Mahendra, dan Alvin Daniel langsung ditebar. Jakarta Bhayangkara memimpin 15-8 sebelum Falcons memangkas jarak menjadi 17-19 lewat duet Fahri Septian dan Luvi Febrian. Namun spike keras Rendy memastikan set pertama 25-20.

Set kedua dan ketiga berjalan menegangkan dengan dua kali deuce di masing-masing set. Jakarta Bhayangkara unggul mental dan blok yang lebih disiplin untuk mengunci 27-25 dan 26-24, meski Ariyanto sempat mengambil time out di angka 13-18 dan timnya memaksa skor 24-24.

Pelatih Jakarta Bhayangkara, Ridel Toiran, blak-blakan soal strategi berani itu. “Kita mencoba pemain lokal. Di babak reguler ini saya mencoba semua pemain. Kalau sudah final four kita tidak mencoba lagi,” kata Toiran usai laga.

Di kubu lawan, Ariyanto mengakui peluang timnya masih ada. “Tapi berat meskipun kami punya peluang,” ujarnya, seraya menyoroti banyaknya kesalahan sendiri saat menghadapi juara bertahan.

Tanpa asing, tanpa ragu, Bhayangkara Presisi justru makin menakutkan—dan final four baru permulaan. (*)

Bandung bjb Tandamata di Ujung Tanduk! Kena Bantai Jakarta Electric 0-3, Peluang Final Four Kian Menipis

0
BERAT: Langkah tim voli putri Bandung bjb Tandamata ke final four Proliga 2026 terancam usai menderita kekalahan ketiga beruntun akibat takluk dari Jakarta Electric PLN Mobile di GOR Ken Arok, Malang sore tadi. (Laga.id/istimewa Official Proliga)

Laga.id, Malang – Nasib Bandung bjb Tandamata di Proliga 2026 benar-benar berada di ujung tanduk. Tumbang 0-3 (23-25, 20-25, 21-25) dari Jakarta Electric PLN Mobile pada lanjutan putaran kedua di GOR Ken Arok, Malang, Sabtu (7/2/2026), membuat peluang lolos final four kian menipis. Ini menjadi kekalahan kelima dari delapan laga, sekaligus tiga kekalahan beruntun tanpa meraih satu set pun.

Tim asuhan Risco Herlambang kini tercecer di peringkat keenam klasemen sementara dengan sembilan poin hasil tiga kemenangan dan lima kekalahan. Empat laga tersisa menjadi penentuan hidup-mati: menghadapi Medan Falcons dan Gresik Phonska Plus di Bojonegoro, serta Jakarta Popsivo Polwan dan Jakarta Livin’ Mandiri di Sentul.

“Sebenarnya ini kunci untuk ke final four. Tapi dengan kekalahan ini, kita harus bisa memenangkan laga-laga berikutnya. Harus menang di empat pertandingan tersisa,” tegas Risco, dikutip Laga.id dari rilis yang diterima. Ia mengingatkan, “Kalau kita kalah lagi, ya mungkin agak sulit buat kita lolos ke final four.”

Menurut Risco, keterbatasan komposisi menjadi kendala. bjb hanya diperkuat satu pemain asing, Anastasia Guerra, sementara Giulia Angelina belum bisa diturunkan karena urusan nonteknis.

Sebaliknya, kemenangan ini mengangkat Electric PLN ke posisi ketiga dengan 14 poin dari lima kemenangan. “Tapi di sini banyak juga kita evaluasi. Pertandingan masih panjang,” ujar asisten pelatih Ermansyah Erwiandi Manganang.

Menariknya, setter Jakarta Electric Khaliza Azilia Rahma tetap optimistis. “Kalau dari pemain kita pengennya ke final four. Kita lebih percaya dibanding gim-gim sebelumnya,” tandasnya.

Empat laga tersisa akan jadi penghakiman terakhir—bangkit atau benar-benar tersingkir dari perburuan final four. (*)