Thursday, July 30, 2026
Google search engine
Home Blog Page 184

Pemain Muda Bali United Siap Tempur

0
Pelatih Bali United, Stefano Cugurra Teco. (dok. Bali United)

Laga.id, Denpasar – Jika biasanya Starting XI Bali United di Liga 1 musim ini diisi oleh Kadek Arel, Made Tito atau pun Rahmat Arjuna, pada laga menghadapi PSM Makasaar sedikit berbeda.

Laga pekan ke-25 BRI Liga 1 yang berlangsung Sabtu (24/2) malam lalu itu memunculkan nama baru di komposisi Starting XI yang dipilih sang pelatih kepala, Stefano Cugurra.

Dia adalah I Gede Sunu Jyesta Wibawa yang menghuni lini tengah Serdadu Tridatu.

Pemain muda yang akan menginjak usia 22 tahun tersebut menjadi pilihan Teco pada sebelas pemain pertama pekan ke-25.

Laga antara PSM Makassar menghadapi Bali United berakhir dengan skor kaca mata tanpa gol hingga waktu normal.

Gede Sunu yang bermain selama 63 menit tersebut mengungkapkan target yang gagal diraih oleh skuad Serdadu Tridatu menghadapi tuan rumah PSM Makassar.

“Pertandingan berjalan sangat bagus. Target kami adalah 3 poin tetapi harus menerima dapat satu poin,” ungkap Sunu.

Meski hanya mampu membawa pulang satu poin, hasil tersebut disyukuri Sunu dengan para seniornya mengingat posisi di klasemen masih berada di posisi 4 besar.

Hanya saja jalannya pertandingan selama 90 menit tersebut menjadi evaluasi penting sebelum melakoni laga kandang pada 29 Februari mendatang.

β€œIni menjadi pembelajaran buat kami sebagai tim untuk memperbaiki di laga berikutnya bisa meraih hasil maksimal,” terang Sunu.

Dengan hasil imbang tersebut, Bali United tetap berada di posisi ke-4 klasemen sementara dengan memperoleh 42 poin dari 25 pekan pertandingan yang sudah dijalankan.

Pekan ke-26 nanti, Bali United akan ditantang tamunya Persis Solo yang akan bertandang ke Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar.

Carabao Cup: Gagal Juara, Chelsea Alihkan Fokus ke Piala FA

0
TARGET LAIN: Cole Palmer berjalan lesu usai Chelsea takluk 0-1 dari Liverpool pada laga final final Carabao Cup di Stadion Wembley, London, Senin (26/2/2024) dini hari WIB. Kekalahan ini diharapkan menjadi pelajaran berharga Chelsea yang mengalihkan target ke FA Cup. (Official Chelsea)

Laga.id, London – Banyak yang bilang pengalaman adalah guru terbaik. Kekalahan dari young guns Liverpool menjadi pelajaran skuat muda sarat pengalaman milik Chelsea.

Chelsea dikalahkan Liverpool pada final Carabao Cup di Stadion Wembley, London, Senin (26/2/2024) dini hari WIB. Chelsea kalah 0-1 lewat gol sundulan Virgil van Dijk pada babak tambahan waktu di menit ke-118.

Kekalahan yang membuat manajer Chelsea Mauricio Pochettino mengakui jika timnya frustrasi dan kecewa. Tetapi, dia menginginkan pemainnya untuk menjadikan kekalahan ini sebagai pembelajaran untuk lebih baik ke depan.

“Mereka profesional. Sekarang kami harus menatap ke depan, tetapi mereka perlu untuk merasakan kepahitan,” ujar Mauricio Pochettino dikutip dari laman klub.

Mantan pelatih Paris Saint Germain itu menyinggung pentingnya percaya proses seperti yang dialami Liverpool bersama Jurgen Klopp. Ini adalah gelar kedelapan yang dia raih bersama The Reds, julukan Liverpool.

“Saya ingat setelah tiga atau empat tahun (di bawah Jurgen Klopp) Liverpool kalah di final Europa League dan final Champions League,” beber Mauricio Pochettino.

“Tetapi mereka (Liverpool) tetap percaya pada proyek itu dan semakin kuat setiap musim sehingga mereka mendapatkan apa yang mereka inginkan. Itu adalah contoh yang baik dan jika kami ingin menantang tim seperti Liverpool, kami harus tetap percaya, itu adalah hal yang paling penting,” sambung pelatih asal Argentina itu.

Mauricio Pochettino menegaskan timnya akan kembali berlatih usai final Piala Liga Inggris ini, dan siap menatap laga berikutnya. Yakni pertandingan babak kelima Piala FA 2023/2024 dengan menghadapi Leeds United di Stadion Stamford Bridge, London, Kamis (29/2/2024) dini hari WIB.

Akan tetapi, Mauricio Pochettino mengingatkan publik bahwa timnya masih muda. Menurutnya perlu untuk tetap kompak dan melihat apa yang bisa dilakukan di masa depan.

Tetap saja, ajang itu menjadi harapan yang masih memungkinkan bagi The Blues untuk meraih gelar juara pada musim ini. Sebab, Ben Chilwell dkk masih tertahan di peringkat ke-11 di Premier League.

Dengan situasi di klasemen sementara itu, Chelsea terancam tidak ambil bagian di ajang Eropa musim depan. Maka, menarik untuk ditunggu bagaimana hasil akhir dari musim pertama Chelsea bersama Pochettino.

Pelatih Persib Evaluasi Setelah Gagal Tekuk Barito Putera

0
Bojan Hodak
Pelatih Persib, Bojan Hodak. (dok. Persib)

Laga.id, Bandung – Sekembalinya dari Bantul, Persib Bandung langsung berlatih pada Minggu 25 Februari 2024. Semua pemain mengikuti sesi latihan yang digelar di Stadion Persib, Bandung.

Latihan sore dilakukan usai libur sehari setelah pertandingan melawan Barito Putera di Stadion Sultan Agung, Bantul, Jumat 23 Februari 2024. Tak ada pemain cedera atau berlatih terpisah pada sesi latihan kali ini.

Pelatih PERSIB, Bojan Hodak mengatakan, semua program latihan berjalan baik. Sesi latihan dimulai dengan pemutaran video analisis pertandingan melawan Bariti Putera yang dilanjutkan dengan evaluasi di lapangan.

“Ini latihan pertama setelah pertandingan, jadi ringan saja. Kami menonton video dan saya menunjukkan kepada pemain kesalahan yang dilakukan dalam laga sebelumnya,” kata Bojan setelah sesi latihan.

Pelatih asal Kroasia ini mengatakan, PERSIB menguasai permainan hingga 70 menit. Situasi tidak hanya ketika lawan Barito Putera, tapi juga saat menjamu Persis Solo pada pekan sebelumnya.

“Kami jadi tim yang sepenuhnya bermain lebih baik dari lawan. Namun pemain yang masuk dari bangku cadangan tidak memberikan perbedaan. Itu juga terjadi di laga sebelumnya. Itu yang harus saya ubah,” jelas Bojan.

Selain evaluasi sesi latihan tadi juga sebagai persiapan menatap laga kontra PSIS Semarang di Stadion Si Jalak Harupat, Selasa 27 Februari 2024.

“Saya juga tadi mulai bicara mengenai Semarang,” katanya.

Carabao Cup: Klopp, Ini Gelar Paling Spesial

0
SUKA CITA: Ekspresi kegembiraan pemain-pemain Liverpool menjadi juara Carabao Cup usai mengalahkan Chelsea. Gol kemenangan Liverpool dicetak Virgil van Dijk partai final di Stadion Wembley, London (26/2/2024) dini hari WIB. (Getty Images/Jacques Feeney via Offside)

Laga.id, London – Liverpool FC menegaskan statusnya sebagai raja Piala Liga Inggris. Itu setelah mereka menang tipis 1-0 atas Chelsea dalam partai final di Stadion Wembley, London (26/2/2024) dini hari WIB.

Virgil van Dijk jadi pahlawan. Dia mencetak gol kemenangan pada menit 118′. Gol yang memastikan Liverpool meraih gelar Piala Liga Inggris musim ini. Itu menjadi gelar ke-10 bagi The Reds. Mereka jadi kolektor gelar terbanyak.

Liverpool mengungguli Manchester City. Klub milik Sheikh Mansour itu baru mengoleksi delapan gelar. Lalu di posisi ketiga ada Manchester United yang punya enam gelar. Gelar raja Piala Liga Inggris itu tidak lepas dari performa gemilang The Reds pada awal 1980-an.

Mereka meraih empat gelar beruntun pada tahun itu. Mulai dari musim 1981, 1982, 1983, dan 1984. Pada medio 1980-an, The Reds memang jadi salah satu tim terbaik di Britania. Sementara bagi Jurgen Klopp, ini adalah gelar Piala Liga Inggris keduanya.

Sebelumnya, dia membawa Liverpool juara pada musim 2021/2022. Gelar itu juga jadi kado bagi pelatih asal Jerman itu. Sebab, ini adalah musim terakhirnya mengabdi untuk The Reds. Dia memutuskan untuk keluar di akhir musim. Cuma, gelar ini buka jadi kado terakhir bagi Klopp.

The Reds masih punya kans meraih gelar juara Premier League. Mereka ada di puncak klasemen dengan 60 poin. Terpaut satu poin dari Manchester City yang ada di posisi kedua. Tentu saja torehan gelar Piala Liga Inggris itu diyakini bisa mengangkat mental para pemain The Reds.

Bagi Klopp, ini adalah gelar kedelapan yang dia raih bersama Liverpool. Baginya, gelar yang dia raih kali ini membuatnya sangat emosional. “Dalam lebih dari 20 tahun, ini adalah trofi paling spesial yang pernah saya menangkan. Ini benar-benar luar biasa,” kata Klopp.

Dia mengaku bangga dengan penampilan anak asuhnya. “Saya bangga dengan banyak hal. Itu benar-benar luar biasa,” tutup pria asal Jerman itu. (Saddam Haditama)