Thursday, July 30, 2026
Google search engine
Home Blog Page 190

Kerja Sama Perbasi dan Unesa, Perkuat SDM Bola Basket Berbasis Sains

0
Ketua Umum PP Perbasi Danny Kosasih dan Rektor Unesa Nurhasan usai penandatanganan MoU pengembangan olahraga bola basket di GBK Arena Senayan, Jakarta, Selasa (13/2/2024). (Humas Unesa)

Laga.id, Surabaya – Pengurus Pusat Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) bekerja sama dengan Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) Universitas Negeri Surabaya (Unesa) untuk memperkuat sumber daya manusia bola basket dengan basis sains dan keilmuan.

Kerja sama tersebut diikat dalam penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Ketua Umum PP Perbasi Danny Kosasih dan Nurhasan, Rektor Unesa di GBK Arena Senayan, Jakarta, Selasa (13/2/2024). Turut hadir Dwi Cahyo Kartiko selaku Dekan FIKK dan Direktur Legal PP Perbasi George Fernando Dendeng.

Dalam keterangan tertulis yang diterima laga.id, Nurhasan mengatakan bahwa kerja sama ini penting dilakukan untuk memperkuat sumber daya manusia dan meningkatkan prestasi olahraga Indonesia di kancah dunia. Bola basket di Indonesia, lanjutnya memiliki potensi untuk terus dikembangkan dan nantinya bisa mewarnai podium internasional.

“Kerja sama ini luar biasa. Semoga ini dapat mendukung pengembangan pemain bola basket Indonesia ke depannya. Mulai pembibitan kemudian berproses menjadi tim elit dengan segala kompetensi yang kami miliki, termasuk ilmu olahraga, sport science dan psikologi,” ujar Nurhasan.

Ketua Umum PP Perbasi Danny Kosasih dan Rektor Unesa Nurhasan didampingi Dekan FIKK Dwi Cahyo Kartiko dan Direktur Legal PP Perbasi George Fernando Dendeng. (Humas Unesa)

Sosok yang akrab disapa Cak Hasan itu berharap kerja sama ini bisa membawa dampak positif bagi olahraga bola basket Indonesia, termasuk peningkatan prestasi PP Perbasi dan pendirian akademi bola basket di wilayah Indonesia timur.

“Semoga kerja sama ini mampu membawa olahraga bola basket Indonesia menuju prestasi yang lebih baik di masa mendatang, sekaligus kami mimpi juga akan mendirikan akademi bola basket terutama di wilayah Indonesia timur,” pungkas Cak Hasan.

Sementara itu, Danny Kosasih menyatakan kerja sama ini merupakan bagian dari upaya federasi untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang olahraga bola basket. Tujuan utamanya adalah untuk menciptakan wasit dan pelatih yang berkualitas.

“Kerja sama dengan Unesa dilakukan karena kami percaya bahwa olahraga harus dipadukan dengan science dan keilmuan. Kami berharap kolaborasi ini akan menghasilkan banyak pelatih, atlet, dan wasit yang luar biasa,” ungkap Danny Kosasih.

Gagal Bawa Deltras Promosi, Ini Alasan Arema FC Gaet Widodo C Putro

0
Momen salah satu legenda Timnas Indonesia Widodo Cahyono Putro (kanan) saat masih menjadi pelatih Deltras FC itu kini resmi menukangi Arema FC di Liga 1 2023/2024. (Official Deltras FC)

Laga.id, Malang – Terseok-seok di papan bawah klasemen Liga 1 2023/2024 membuat manajemen Arema FC mengambil langkah dramatis dengan mengganti pelatihnya demi selamat dari jurang degradasi. Setelah mendepak Jose Fernando Martins Valente dari bangku kepelatihan, Arema FC menunjuk Widodo Cahyono Putro sebagai pelatih.

“Di situasi seperti ini manajemen harus bergerak cepat, pilihan akhirnya jatuh pada Widodo Cahyono Putro yang akan memimpin tim,” ungkap manajer Arema FC Wiebie Dwi Andriyas dalam keterangan resmi yang diterima laga.id.

Fernando Valente sendiri kehilangan posisinya setelah gagal membawa Arema FC memetik hasil sempurna saat menjamu PSIS Semarang. Kekalahan 1-4 dari PSIS membuat Arema FC duduk di posisi ke-17. Alias belum beranjak dari zona degradasi.

Bersama arsitek asal Portugal itu, Arema FC hanya mampu meraih 5 kemenangan dari 15 laga. Mereka saat ini terpuruk di urutan ke-16 klasemen sementara dengan mengemas 21 poin. Terpaut 6 poin dari Persita Tangerang yang berada di urutan ke-15.

Manajemen Arema FC lebih memilih Widodo C. Putro demi mempercepat proses adaptasi. Selain itu, karena pelatih lokal dinilai memiliki karakter kuat untuk menangani tim, terlebih saat ini tim berjulukan Singo Edan itu membutuhkan figur yang memiliki karakter untuk mengangkat prestasi tim demi bisa lepas dari zona degradasi.

“Alasannya adalah karakter dan pengalaman, kami menilai coach Widodo C. Putro adalah figur pelatih yang memiliki karakter serta pengalaman, tentu tidak lain hal ini dilakukan sebagai upaya agar Arema FC bisa lepas dari zona degradasi,” beber Wiebie Andriyas.

Widodo C. Putro memang memiliki karier yang mentereng baik sebagai pemain maupun pelatih. Dia tercatat menjadi pelatih Deltras FC di Liga 2 2023/2024. Pria kelahiran 8 November 1970 tersebut berhasil membawa The Lobster lolos ke babak 12 besar, tapi gagal mencapai fase semifinal. Alhasil, mantan pemain Petrokimia Putra itu gagal mengulangi prestasinya kala membesut Persita Tangerang promosi ke Liga 1 2020.

Sementara itu, General Manager Arema FC, Muhammad Yusrinal Fitriandi menambahkan figur pelatih lokal menjadi pilihan utama karena di rentang waktu yang tersisa Arema FC harus meminimalisir risiko, termasuk proses adaptasi.

“Artinya di waktu yang ada ini kami harus memiliki opsi-opsi strategis, pelatih lokal dipilih karena dari sisi adaptasi mungkin tidak butuh waktu lama, demikian juga dengan komunikasi dengan pemain, ini yang penting. Karena harus kita akui, proses adaptasi kalau dengan pelatih asing itu tidak membutuhkan waktu yang singkat. Pergantian ini juga didukung oleh pemain,” tegas Yusrinal Fitriandi.

Kualifikasi FIBA Asia Cup 2025: Skuat Muda Timnas Basket Putra Ditarget Atasi Thailand di Window 1

0
Pelatih Timnas Basket Putra Indonesia Milos Pejic memberikan arahan kepada para pemain dalam salah satu sesi latihan menyongsong Kualifikasi FIBA Asia Cup 2025. (Official Perbasi)

Laga.id, Jakarta – Timnas Basket Putra Indonesia yang mengandalkan pemain muda pada Kualifikasi FIBA Asia Cup 2025 ditargetkan untuk dapat membawa pulang kemenangan di Window 1 kala tandang ke markas Thailand di Stadion Nimibutr, Bangkok, Kamis (22/2/2024) mendatang.

“Di ajang ini kita memang mencoba pemain muda dan minim pengalaman. (Karena itu) saya ingin para pemain banyak bertanya. Kemudian cepat belajar dan lakukan yang terbaik dalam semua hal. Saya menaruh kepercayaan besar mereka bisa melakukannya,” kata General Manager Timnas Basket Putra Rony Gunawan melalui keterangan pers yang diterima laga.id, Rabu (7/2/2024).

“Kami berharap pemain maksimalkan waktu yang ada untuk beradaptasi dengan cepat dan belajar apa yang coach mau terapkan di sistemnya,” tambah legenda Satria Muda tersebut.

Di Kualifikasi FIBA Asia Cup 2025, Timnas Basket Putra tergabung di Grup A bersaing dengan Thailand, Korea Selatan, dan Australia. Perjuangan untuk lolos ke Arab Saudi dibagi menjadi 3 window. Indonesia sendiri sudah memulai latihan perdana pada Selasa (6/2/2024) lalu.

Rony Gunawan yang mematok target harus bisa mengamankan minimal satu kemenangan dari dua pertandingan yang tersaji di window 1. Usai berjuang di Thailand, Timnas Basket Putra dijadwalkan menjamu Australia di Jakarta, Minggu (25/2/2024).

Meski mengandalkan young guns, Kaleb Ramot dkk. diharapkan bisa berbuat banyak di fase ini. Pasalnya, target menang atas Thailand dianggap realistis. Secara peringkat di FIBA, Thailand masih berada di bawah Indonesia.

Thailand berada di posisi 91 sementara Indonesia berperingkat 74 dunia. Adapun Australia ada di peringkat lebih baik, karena saat ini mereka berada di peringkat 4 dunia di bawah Amerika Serikat, Spanyol, dan Jerman.

“Target awal, kita berharap bisa mencuri kemenangan dari Thailand di kandang mereka. Sementara saat melawan Australia, laga ini kami akui cukup berat. Tapi kami akan tetap optimis bahwa skuad ini bisa memberikan perlawanan,” pungkas Rony Gunawan optimistis.

Ya, jomplangnya kekuatan dengan Australia begitu terasa ketika tampil di Piala Asia 2022 lalu. Timnas Basket Putra masih kewalahan, hingga akhirnya dijinakkan Australia 78-53, padahal bermain di Indonesia Arena.

Timnas Basket Putra jelas harus memaksimalkan waktu yang tersedia untuk persiapkan diri hadapi dua pertandingan di window 1 ini. Anak asuh Milos Pejic akan berlatih hingga 19 Februari nanti sebelum akhirnya terbang ke Thailand.

Asprov PSSI Jatim: Puas Gelaran Liga 3 Jatim Lancar Hingga Usai

0
Ketua Asprov PSSI Jatim Ahmad Riyadh (tengah) jelang dimulai laga final Liga 3 Jatim 2023/2024 di Stadion Letjen H Soedirman, Bojonegoro. (PSSI Jatim)

Laga.id, Bojonegoro – Selesainya laga final antara Persibo Bojonegoro kontra Persedikab Kediri, di Stadion Letjen H Soedirman, Bojonegoro menandai tuntasnya perhelatan Liga 3 Jawa Timur 2023/2024, Selasa (6/2/2024). Tidak banyak kejadian non teknis yang dapat memengaruhi jalannya kompetisi dalam satu musim.

Ketua Asprov PSSI Jatim Ahmad Riyadh mengaku puas karena dari awal hingga akhir kompetisi berjalan lancar tanpa gangguan berarti. Dia memuji kesadaran klub-klub peserta kompetisi Liga 3 PSSI Jatim untuk bermain sesuai koridor sportivitas dan fairplay.

Alhamdulillah, pelaksanaan Liga 3 semuanya berjalan dengan baik. Adapun sedikit-sedikit kekurangan-kekurangan saya kira wajar untuk diperbaiki dalam musim mendatang. Karena hanya ada sedikit kekurangan tapi ya nggak signifikan,” sebut Ahmad Riyadh usai menyerahkan piala juara kepada Persibo.

“Alhamdulillah para klub sekarang juga menyadari bahwa permainan bola itu ya harus sportif dan fairplay. Ada yang menang ada yang kalah itu biasa,” tambahnya.

Pria yang juga exco PSSI tersebut mencontohkan laga final antara Persibo versus Persedikab yang berjalan dengan baik. Para pemainnya tampil dengan baik dan sportif, wasitnya juga memimpin dengan baik, sehingga tidak ada insiden apa pun hingga usai. Karena itu, tegasnya, PSSI Jatim berkomitmen untuk melaksanakan pertandingan dengan sebaik-baiknya.

“Kita lihat tadi Alhamdulillah semua berjalan sesuai dengan yang kita harapkan. Kami berharap ke depan akan lebih baik dari semua aspek, baik kualitas permainan, penyelenggaraan dan perangkat pertandingannya memahami rule of the game,” beber Ahmad Riyadh.

“Kalau semangatnya ikut sepak bola itu untuk menjadi perpecahan, bubarkan saja. Karena seharusnya, niatnya harus persaudaraan dan menjunjung tinggi sportivitas. Dari situ baru kita akan dewasa. Sedangkan kita, federasi, harus menjamin bahwa semua perangkat pertandingan juga baik dalam menjalankan tugasnya,” lanjutnya.

Ahmad Riyadh juga menyatakan keyakinannya jika semua menjadi lebih baik, sponsorship akan bertambah banyak di musim depan. Apalagi menonton sepak bola Indonesia itu harus aman dan nyaman dimana banyak wanita, mulai yang muda hingga tua, dan tak sedikit yang membawa anak-anak.

Insya Allah (sponsorship) akan bertambah lagi. Memang, tidak terlalu banyak ya tahun-tahun ini dibanding tahun lalu. Saya harap musim depan akan lebih profesional. Kita akan jual even ini, karena kalau melihat laga tadi, ini benar-benar menjadi tontonan dan hiburan,” pungkas Ahmad Riyadh.