Thursday, July 30, 2026
Google search engine
Home Blog Page 193

Persebaya Siap Bangkit Melawan PSIS, 9 Laga Tanpa Menang

0
Pelatih Persebaya, Paul Munster. (dok. Persebaya)

Laga.id, Surabaya – Setelah libur kompetisi lebih dari satu bulan, Persebaya akan kembali bertanding besok (30/1). Bermain di Stadion Gelora Bung Tomo, Bajol Ijo akan menjamu PSIS Semarang, kick off pukul 15.00 WIB. Ini akan menjadi laga perdana Persebaya bersama pelatih baru Paul Munster.

Memimpin sejak 4 Januari lalu, Munster memiliki waktu yang cukup untuk mempersiapkan tim. Selama tiga pekan lebih, pelatih asal Irlandia Utara itu mengajak seluruh bagian tim Persebaya untuk bekerja keras. Memperbaiki yang kurang, untuk membawa tim meraih hasil maksimal memasuki tahun 2024.

Tim sudah bekerja keras selama tiga minggu terakhir. Besok akan kita lihat bagaimana perkembangan tim ini, step by step,” kata Munster dalam sesi konferensi pers.

Ditanya media tentang catatan kemasukan Persebaya yang banyak terjadi di babak kedua, Munster menyatakan bahwa kondisi Persebaya saat ini dan dulu berbeda.

”Kami sudah berlatih keras mempersiapkan diri. Soal menjaga tidak kemasukan, itu bukan hanya tanggung jawab kiper dan pemain belakang, tapi seluruh pemain sebagai satu kesatuan,” jelasnya.

Tentang siapa yang akan dimainkan, Munster menyatakan bahwa keputusan akan diambil setelah dilakukan official training di Gelora Bung Tomo sore tadi. Semua pemain punya peluang, tergantung siap yang paling siap.

Sementara itu, kapten tim Persebaya Reva Adi Utama optimistis menyambut laga besok sore. Ia menyebut dirinya dan seluruh pemain Persebaya telah melakukan persiapan dengan baik.

Alhamdulillah, persiapan tim sangat baik, Coach Munster telah memberikan materi yang bagus baik dari sisi fisikal, taktikal, mental. Kami bersemangat dan percaya diri menyambut laga besok,” kata Reva. (*)

Timnas Indonesia Layak Dapat Apresiasi meski Kalah dari Australia

0
Shin Tae-yong
Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong. (dok. PSSI)

Laga.id, Jakarta – Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan Australia dengan skor 0-4 pada laga babak 16 besar Piala Asia 2023 di Jassim bin Hamad, Stadium, Minggu (28/1/2024).

Empat gol Australia dicetak oleh Elkan Baggott (12′ OG), Martin Boyle (45′), Craig Goodwin (89′), dan Harry Souttar (90+1′).

Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, menilai anak-anak asuhnya sudah berjuang maksimal dan luar biasa. Dia meyakini jika tidak ada gol bunuh diri, hasil akan berbeda.

“Ada unsur ketidakberuntungan gol dari pemain kami. Mungkin jika itu tidak terjadi maka permainan kami akan berbeda. Tapi saya berterima kasih pada pemain saya, lega dengan penampilan mereka hari ini. Saya harap tim akan lebih baik dan selalu berkembang di kesempatan selanjutnya,” kata Shin Tae-yong seusai laga.

Secara permainan timnas Indonesia tidak kalah dari Australia. Skuad Garuda justru unggul penguasaan bola terutama di babak pertama. Namun meski sudah berjuang keras, Indonesia harus kalah.

Bagi Indonesia meski harus tersingkir, lolos ke babak 16 besar Piala Asia 2023 merupakan sejarah tersendiri, apalagi terakhir kali bermain di ajang bergengsi tersebut pada tahun 2007 lalu.

Prediksi Tajikistan Vs Uni Emirat Arab: Tim Debutan Siap Lanjutkan Kejutan!

0
Skuad timnas Indonesia harus mati-matian mengalahkan Jepang demi lolos 16 besar Piala Asia 2023 malam ini. (PSSI)

Laga.id, Jakarta – Pertemuan yang mencetak sejarah baru menghiasi pertandingan antara Tajikistan dengan Uni Emirat Arab (UEA). Kedua tim dijadwalkan berjumpa dalam babak 16 besar Piala Asia 2023 di Stadion Ahmad bin Ali, Al Rayyan, Qatar, Minggu (28/1/2024) malam.

Tajikistan sebenarnya merupakan satu-satunya tim debutan di Piala Asia 2023 ini. Namun, mereka mampu melahirkan kejutan meski berada di grup neraka. Mereka bersaing dengan tuan rumah Qatar, Tiongkok, dan Lebanon di Grup.

Kejutan dimulai dengan menahan imbang Tiongkok yang merupakan tim kuat. Mereka sempat kalah dari tuan rumah Qatar, tapi kemudian unggul atas Lebanon yang kemudian keluar sebagai runner-up Grup A.

“Kehebohan seputar kemenangan bersejarah kami kini sudah berlalu dan saya tidak ingin para pemain merasakan tekanan seperti itu di setiap pertandingan,” kata Petar Segrt, pelatih Tajikistan melansir dari situs resmi AFC.

“Sekarang, kami bukan lagi tim yang lebih rendah dan apakah pertandingan kami melawan UEA berlangsung selama 90 menit atau 120 menit, saya memiliki keyakinan penuh pada tim saya dan tahu mereka akan memberikan yang terbaik,” imbuhnya.

Menariknya, ini menjadi pertemuan pertama Tajikistan dan UEA dalam ajang kompetitif. Sebelumnya, kedua tim hanya bertemu dua kali di laga persahabatan dengan hasil sekali menang untuk UEA dan satu imbang.

Pertemuan terakhir keduanya terjadi pada 25 Maret 2023 yang berakhir dengan skor 0-0. Apakah ini jadi penandang tim debutan Tajikistan bisa kembali memberi kejutan melawan UEA yang notabene runner-up edisi 1996?

“Itu adalah pertandingan persahabatan dan mereka telah banyak berubah sejak saat itu. Namun hal serupa juga terjadi di Tajikistan. Kami akan berjuang sampai menit terakhir dan menjadikan waktu jauh dari keluarga kami berarti,” ungkap Segrt.

“Kami mengalami beberapa kemunduran kecil dengan tim, dengan beberapa cedera ringan dan peringatan, tetapi UEA juga bukannya tanpa masalah. Saya dapat mengatakan dengan keyakinan bahwa kami memiliki peluang 50-50 untuk mencapai perempat final,” ujarnya.

Dari peringkat FIFA kedua tim terpaut cukup jauh. UEA ada di posisi ke-64, sedangkan Tajikistan kini menduduki peringkat ke-106.

Meski demikian, pelatih UEA, Paulo Bento, tidak ingin menganggap sebelah mata kekuatan Tajikistan.

“Merupakan kesalahan besar jika menganggap enteng Tajikistan setelah semua yang telah mereka lakukan di kompetisi sejauh ini. Mereka sangat bagus dalam membangun permainan dari belakang dan juga menunjukkan pendekatan ofensif yang bagus,” ucapnya.

UEA sendiri tak menghadapi banyak kendala di fase grup. Mereka berstatus runner-up Grup C di bawah Iran dan di atas Palestina.

“Kami berada pada tahap kompetisi di mana kami belum bisa unggul. Kami tidak menganggap diri kami sebagai favorit dan perlu menyempurnakan beberapa aspek permainan kami agar bisa tampil unggul,” ujar pelatih asal Portugal itu.

Shin Tae-yong Optimistis Timnas Indonesia Akan Beri Kejutan Lawan Australia

0
Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong. (dok. PSSI)

Laga.id, Jakarta – Timnas Indonesia akan menghadapi Australia, pada laga babak 16 besar Piala Asia 2023 di Jassim bin Hamad, Stadium, Minggu (28/1).

Pelatih Shin Tae-yong, mengatakan tidak mudah menghadapi Australia. Menurutnya, Australia adalah salah satu tim terbaik Asia.

“Mereka juga memiliki kekuatan dan tenaga yang luar biasa. Saya pikir aspek-aspek itu mungkin merupakan kekuatan terbesar di tim Australia,” kata Shin Tae-yong.

“Namun kami masih memiliki persiapan yang baik dan kami akan menunjukkan energi yang baik dari para pemain muda. Jadi mudah-mudahan kita akan memiliki pertandingan yang bagus besok,” tambah pelatih asal Korea Selatan tersebut.

Dia menegaskan bahwa anak asuhnya akan bejuang sekuat tenaga untuk bisa mencetak sejarah lolos ke babak perempat final.

“Walaupun saya akan sangat senang jika keajaiban lain datang kepada saya dan datang ke Indonesia, tapi jelas itu tidak mudah. Jadi meskipun lawannya adalah tim yang sangat kuat. Tapi kami akan bermain dengan mentalitas yang kuat,” ungkap Shin Tae-yong.

“Kami tidak pernah menyerah, kami akan fokus pada pertandingan. Jadi sampai wasit mengumumkan hasilnya, setelah lebih dari 90 menit pertandingan, kami tidak akan menyerah, melakukan yang terbaik,” tukasnya.

Hal senada juga dikatakan bek kiri Indonesia, Pratama Arhan. Pemain berumur 22 tahun itu mengatakan, persiapan skuad Garuda sudah matang untuk laga besok hari.

“Persiapan kami pemain, pelatih, dan staf sangat baik. Kami siap melakukan pertandingan nanti. Pemain sepakat bekerja keras di lapangan,” kata Pratama Arhan.

“Saya pribadi pertandingan nanti melakukan yang terbaik. Kasih yang terbaik,” tambahnya.

Timnas Indonesia tampil di babak 16 besar sebagai peringkat ketiga terbaik dengan 3 poin dari 3 laga, dan finis di urutan ketiga klasemen Grup D. Sedangkan Australia lolos ke babak 16 besar sebagai juara Grup B dengan 7 poin dari 3 laga.