Wednesday, July 29, 2026
Google search engine
Home Blog Page 226

Perbasi Jatim Incar Emas Kejurnas 3X3 Makassar 2023

0
Para atlet basket 3X3 putra dan putri Jatim, didampingi orang tua masing-masing bersama Ketua Pengprov Perbasi Jatim Grace Evi Ekawati serta Ketua Umum KONI Jatim Muhammad Nabil, yang akan berlaga pada Kejurnas 2023 di Makassar. (Laga.id/Dian Kurniawan)

Laga.id, Surabaya – Pengprov Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Jawa Timur pasang target tinggi dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Bola Basket 3X3 2023 Makassar yang akan digelar di Atrium Trans Studio Mall Makassar, 30 November-3 Desember.

Perbasi Jatim mengirimkan dua tim putra yang akan turun di kelompuk umur 18 tahun, satu tim putra KU16, serta satu tim putri di kategori kelompok umur 18 tahun dan satu tim putri di KU16.

Tim-tim Jatim tersebut diperkuat sejumlah pemain yang bermain di Pra-PON, serta pemain yang tampil di DBL All Star. Sementara untuk tim kedua, mayoritas diperkuat pemain-pemain dari Tulungagung.

Berkaca pada performa tim basket Jatim di Kejurnas sebelumnya maupun BK PON, Ketua Pengprov Perbasi Jatim Grace Evi Ekawati mematok target medali emas. Dia menilai ajang ini berguna untuk mengukur kekuatan Jatim di kancah basket nasional saat ini.

“Ini programnya PP Perbasi. Yang jelas kita sudah juara umum untuk 3X3 di Yogyakarta. Dan Jawa Timur siap (juara) di Makassar,” katanya kepada media usai melepas keberangkatan tim basket Jatim di Hotel Kyrie, Surabaya, Selasa (28/11/2023).

“Tapi 3X3 itu tidak bisa diprediksi. Karena 3X3 itu main cepat, harus powerfull. Karena itu, saya minta doa restu dari masyarakat Jatim supaya kita bisa menjadi kebanggaan Jatim,” tambah Grace Evi.

Sementara itu, Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jatim Muhammad Nabil menyebutkan tim basket Jatim telah memberikan penilaian positif pada posisi-posisi prestasi di Indonesia. Karena itu, dia optimistis tim basket 3X3 Jatim kembali mampu meraih target medali emas.

“Ada optimisme di sana. Yang membuat saya bangga dan selalu menjadi obsesi saya, yaitu tidak ada keterputusan generasi pada setiap cabor (di Jatim). Inilah yang sudah dilakukan basket Jatim di tangan Bu Evi,” tutur Nabil.

“Basket Jatim punya U-15, U-16, U-18. Saya mengapresiasi (pembinaan) Perbasi Jatim khususnya Bu Evi yang sudah melakukan itu. Secara performa (atlet-atlet) oke, jam terbang mulai bagus. Kemudian skill dan kompetensi, Insya Allah oke semua anak-anak ini,” tandasnya.

Lama Absen di Puncak Klasemen, Juventus Siap Kudeta Inter Milan

0
ON FIRE : Federico Chiesa Siap mencetak gol ke gawang Inter Milan (sumber : Juventus)
ON FIRE : Federico Chiesa Siap mencetak gol ke gawang Inter Milan

Laga.id, Turin – Kudeta bisa terjadi di Serie A dini hari nanti (27/11). Itu karena dua tim teratas bakal saling bentrok. Inter Milan menantang Juventus di Alianz Stadium, Turin.

Inter saat ini ada di puncak klasemen. Mereka unggul dua poin dari Juventus di posisi kedua. Kans terjadi kudeta cukup besar. Sebab, Si Nyonya Tua -julukan Juventus–tengah on fire.Mereka belum pernah kalah dalam enam laga pemungkas.
Juventus meraih lima kemenangan dan satu hasil imbang. Catatannya juga impresif : mencetak delapan gol dan hanya kebobolan satu gol saja. Belum lagi Juventus punya modal bagus. Sang pelatih Masimiliano Allegri menyebut lini depannya sedang tajam-tajamnya.
“Lima penyerang kami dalam kondisi bagus. Dan seperti biasa, siapapun yang menjadi starter dan siapapun yang masuk dari bangku cadangan, harus bisa memberikan kontribusi yang menentukan,” kata mantan pelatih AC Milan tersebut seperti dilansir situs resmi klub. Lini depan yang sedang gacor itu justru membuat Allegri kebingungan.
Dia harus benar-benar pandai memilih siapa striker yang bakal jadi starter. “Federico Chiesa tampil bagus untuk timnas Italia. Dia juga tampil bagus untuk klub sebelum jeda internasional. Dusan Vlahovic dan Miose akan juga tidak ada masalah. Saya harus memutuskan antara mereka atau Arkadiusz Milik yang menjadi penyerang tengah,” jelas Allegri.
Baginya, pemilihan striker utama sangat penting. Tapi, bukan berarti striker yang jaid cadangan harus berkecil hati. Allegri justru menyebut pemain pengganti bisa saja memberi perbedaan dalam laga bertajuk Derby D’Italia itu. “Pemain pengganti akan sangat penting. Karena ini akan menjadi pertandingan fisik, di mana detail kecil akan membuat perbedaan,” jelas pelatih 56 tahun itu.
Bagi Allegri, kemenangan atas Inter Milan wajib diraih. Sebab, sudah lama Si Nyonya Tua tidak merasakan berada di puncak klasemen. “Sudah lama kami tidak bermain sebagai tim di posisi teratas. Kami harus memiliki rasa lapar akan kemenangan seperti yang kami tunjukkan di laga sebelumnya melawan Cagliari,” tegas Allegri. (*)

Aklamasi Pimpin Pabersi Jatim, Abram Nathan Siap Jawab Tantangan KONI Jatim

0
Abram Nathan (dua dari kiri) terpilih secara aklamasi sebagai ketua baru Pabersi Jatim dalam Musprovlub di Hotel Kyrie, Surabaya, Sabtu (25/11/2023). (Laga.id/Dian Kurniawan)

Laga.id, Surabaya – Cabang olahraga (cabor) angkat berat ditargetkan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Timur memboyong medali pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI/2024 Aceh-Sumatera Utara.

Berkaca pada hasil Babak Kualifikasi PON XXI/2024, di Pringsewu, Lampung, Bidang Pembinaan Prestasi (Binpres) KONI Jatim Jeffry Tagore optimistis angkat berat akan berjaya kembali. Ditambah dengan adanya nahkoda baru Pengprov Perkumpulan Angkat Berat Seluruh Indonesia (Pabersi) Jatim pada sosok Abram Nathan.

“Kalau kita lihat (hasil) di BK PON mendapatkan satu emas, satu perak dan dua perunggu. Semoga ini nanti menjadi titik balik dari angkat berat (Jatim),” ujar Jeffry Tagore usai Musyawarah Provinsi Luar Biasa (Musprovlub) Pabersi Jatim di Hotel Kyrie, Surabaya, Sabtu (25/11/2023).

Jeffry Tagore mengatakan jika ketua baru Pabersi Jatim punya dedikasi dan kemauan yang kuat untuk memajukan angkat berat di provinsi yang terletak di bagian timur Pulau Jawa. Dia menyampaikan pesan Ketua Umum KONI Jatim Muhammad Nabil yang ingin ada percepatan akselerasi untuk prestasi di angkat berat.

“Karena angkat berat selalu Jawa Barat yang (dominan) dengan 8-9 emas, kemudian Sumatera. Kita (Jatim) selalu nol emas. Jadi kita berharap pada ketua yang baru ini, memang tugasnya berat, yaitu adanya akselerasi percepatan prestasi. Terutama (prestasi) di PON 2024,” ungkap Jeffry Tagore.

Lantas bagaimana Pabersi Jatim menjawab tantangan itu? Abram Nathan menyatakan memiliki program sesuai visi dan misi untuk mengangkat prestasi angkat berat Jatim. Dia mengaku akan memaksimalkan tujuh atlet untuk meraih prestasi di PON 2024 mendatang.

“Kalau dijadikan beban pasti akan sulit (terpenuhi). Makanya ini kami jadikan suatu motivasi karena saya dengar sendiri angkat berat ini sudah lama tidak menyumbangkan emas,” kata Abram Nathan.

“Kita akan maksimalkan yang sudah ada, 7 atlet dimana pada BK PON kemarin dapat 1 emas. Insya Allah (target) 2 emas, mungkin bisa lebih di PON mendatang. Kami akan persiapkan secara maksimal,” tambahnya.

Tak hanya itu, Abram Nathan juga mempersiapkan pembinaan karena Jatim sangat minim atlet, pelatih, hingga wasit. Kemudian, memperbanyak agenda pelatihan bagi wasit maupun pelatih. Tidak ketinggalan, dia akan memperbanyak event sebagai ajang untuk tampil dan mengasah kemampuan atlet.

Enjoy, Senegal Tak Gentar Hadapi Prancis

0
Skuat Timnas Senegal U-17 menjalani sesi latihan di Stadion Madya, Jakarta. (dok. LOC WCU17/BRY)

Laga.id, Jakarta – Target tidak muluk-muluk dipasang Timnas Senegal U-17 di perhelatan Piala Dunia U-17 2023. Mereka ingin meningkatkan prestasi pada penampilan keduanya di kejuaraan kelompok usia paling bergengsi di dunia ini.

Saat penampilan pertamanya pada 2019 lalu di Brasil, perjalanan sang juara Afrika U-17 itu terhenti di babak 16 Besar. Kali ini di Piala Dunia edisi ke-19 mereka ingin melangkah lebih jauh.

Syaratnya? Senegal U-17 harus mampu melewati hadangan Timnas Prancis U-17 pada laga babak 16 Besar Piala Dunia U-17 2023 di Jakarta International Stadium (JIS), malam ini (22/11/2023).

Meski begitu, pelatih Senegal U-17, Serigne Dia mengaku tidak mau membebani pemainnya. Menurutnya, yang utama skuatnya bisa menikmati pertandingan dengan permainan yang bagus. Melalui semua laga dengan kegembiraan.

“Penting bagi kami untuk bisa melewati semua laga dengan kesenangan. Para pemain muda ini harus menikmati setiap penampilannya di tiap laga. Kendati tetap harus bermain serius,” sebut Dia dalam keterangan yang diterima Laga.id.

“Karena bagaimana pun kami harus mampu menembus babak perempat final. Ini sangat penting bagu kami bisa melaju terus,” tegasnya.

Menghadapi salah satu tim favorit juara di edisi kali ini, Dia mengaku timnya tidak ada tekanan. Menurutnya, secara kualitas timnya dan Prancis tidak jauh berbeda.

Senegal tampil impresif salah satunya dengan menjungkalkan tim tangguh Argentina di babak fase grup. Selain itu juara Piala Afrika U-23 tersebut memiliki winger-winger lincah yang mempunyai kemampuan dan kecepatan di atas rata-rata.

“Kami tidak merasakan tekanan meskipun mereka salah satu tim dengan catatan memasukkan dan kemasukan yang impresif. Tapi kami juga produktif, kami sudah memasukan enam gol, selisih tipis dengan Prancis yang telah menghasilkan tujuh gol. Jadi sama saja. Insya Allah di laga nanti, Prancis akan kami kalahkan,” ujarnya.

Menurutnya, timnya harus fokus pada organisasinya sendiri. Bagaimana mengaplikasikan gaya permainan mereka dengan baik pada pertandingan nanti.

Lalu, bagaimana mereka mengatasi Prancis dengan kekuatan yang dimiliki tersebut? Dia mengaku sudah punya kuncinya.

“Kami punya strategi, tapi itu buat kami. Saya tidak bisa mengatakannya di sini. Tapi, kami punya pemain yang juga memiliki kecepatan dan kemampuan seperti Prancis. Saya pikir besok akan menjadi laga yang menarik,” tandasnya.