Monday, July 27, 2026
Google search engine
Home Blog Page 27

Sikat Jakarta Popsivo Polwan, Pelatih GPPI Sebut Anak Asuhnya Punya PR

0
MENANG LAGI: Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia (jersei kuning) berhasil mengalahkan Jakarta Popsivo Polwan (putih) pada lanjutan putaran pertama Proliga 2026 di GOR Voli Indoor Sumut Sport Center, Sumatra Utara, tadi malam WIB. (Laga.id/istimewa Proliga)

Laga.id, Deli Serdang – Kemenangan kedua diraih Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia (GPPI) dalam lanjutan Proliga 2026. Tim voli putri asal Kota Pudak itu mengalahkan Jakarta Popsivo Polwan dengan skor 3-0 (25-18, 25-22, 27-25) di GOR Voli Indoor Sumut Sport Center, Deli Serdang, Sumatera Utara, Kamis (15/1/2026) malam.

Kemenangan ini terasa istimewa karena diraih menghadapi finalis musim lalu. GPPI yang mengandalkan kombinasi kekuatan pemain asing dan lokal itu mampu mendominasi jalannya laga.

Pelatih GPPI Alessandro Lodi usai laga mengatakan untuk menghadapi Popsivo yang banyak diperkuat pemain bermaterikan bagus dan persiapan yang dilakukan sudah cukup matang, termasuk dengan mempelajari gaya permainan lawan.

Namun pelatih asal Italia itu menilai permainan yang ditampilkan anak asuhnya belum sempurna seperti yang diharapkan, karena masih banyak terjadi kesalahan yang seharusnya tidak perlu terjadi.

“Memang tidak ada kata sempurna. Kalau disebut sempurna, tentunya lawan dianggap tak punya perlawanan. Padahal sebenarnya pertandingan berjalan dengan sengit,” ujar Lodi.

Meski mampu mengatasi permainan lawan, lanjut dia, tetap ada evaluasi agar permainan semakin membaik, mengingat kompetisi masih panjang.

Sementara itu, kapten tim GPPI Mediol Stiovanny Yoku mengaku sangat puas dengan kemenangan kali ini, karena diraih dengan tidak mudah. Terbukti sepanjang laga selalu terjadi kejar mengejar perolehan nilai.

“Kami semua bermain dengan kompak dan selalu saling menutupi kelemahan. Semoga kemenangan ini semakin memberikan semangat bagi kami untuk terus bermain dengan semangat ke depannya,” katanya.

“Memang untuk menghadapi Popsivo Polwan ini persiapan kami cukup matang. Teman teman juga mainnya kompak,” tambah Medi Yoku.

Pada Minggu (18/1/2026) nanti, pukul, 13.00 WIB, GPPI akan berhadapan kembali dengan tim kuat. Yakni, Jakarta Pertamina Enduro. (*)

Dukungan Suporter, Ambisi Besar Tuan Rumah di Pekan Kedua

0
GAIRAH TINGGI: Bertindak sebagai tuan rumah membuat Medan Falcons Tirta Bhagasasi bertekad menyapu bersih putaran kedua Proliga 2026 di GOR Voli Indoor Sumut Sport Center, Deli Serdang, 15-18 Januari. (Laga.id/istimewa Proliga)

Laga.id, Deli Serdang – Tim voli putra Medan Falcons Tirta Bhagasasi menatap pekan kedua Proliga 2026 dengan ambisi besar. Bermain di kandang sendiri, mereka menargetkan dua kemenangan demi menjaga peluang melaju ke babak final four.

Seri pertandingan pekan kedua Proliga 2026 akan berlangsung di GOR Voli Indoor Sumut Sport Center, Deli Serdang, Sumatera Utara, pada 15-18 Januari 2026. Status sebagai tuan rumah diharapkan menjadi modal penting bagi Medan Falcons untuk bangkit.

Pelatih Medan Falcons Tirta Bhagasasi, Ariyanto Joko Sutrisno, menegaskan bahwa timnya tidak ingin kembali kehilangan poin, terutama setelah hasil mengecewakan pada pekan pertama.

“Target kami jelas, dua pertandingan ini harus dimenangkan,” ujar Ariyanto dalam keterangan resminya dilansir dari laman resmi Proliga, Rabu (14/1/2026).

Pada laga kandang tersebut, Medan Falcons dijadwalkan menghadapi Jakarta Garuda Jaya pada Kamis (15/1/2026), sebelum berhadapan dengan Surabaya Samator pada Sabtu (17/1/2026). Kedua pertandingan ini dinilai sangat menentukan posisi Medan Falcons di klasemen sementara.

Pada pekan pembuka di Pontianak, Medan Falcons harus mengakui keunggulan Jakarta Bhayangkara Presisi dengan skor telak 0-3. Kekalahan tersebut menjadi bahan evaluasi menyeluruh bagi tim.

“Hasil di Pontianak menjadi pelajaran penting. Sekarang kami bermain di depan pendukung sendiri dan berharap dukungan masyarakat Sumatera Utara bisa meningkatkan semangat serta kepercayaan diri pemain,” kata Ariyanto.

Ia menegaskan, dukungan suporter akan sangat berpengaruh dalam menjaga asa Medan Falcons untuk menembus babak final four Proliga 2026.

“Dua laga kandang ini wajib dimenangkan. Kami harus memaksimalkan situasi sebagai tuan rumah,” ujarnya menambahkan.

Dari aspek teknis, Ariyanto mengungkapkan bahwa sektor pertahanan menjadi perhatian utama setelah evaluasi pekan pertama. Latihan difokuskan pada penguatan blok dan sistem bertahan tim.

“Masalah utama kami sebelumnya ada di pertahanan. Sepulang dari Pontianak, kami langsung menambah porsi latihan di sektor blok dan defence,” jelasnya.

Menatap duel kontra Jakarta Garuda Jaya, Ariyanto menyatakan optimismenya. Ia menilai Medan Falcons unggul dari sisi pengalaman dan komposisi pemain. Sementara saat menghadapi Surabaya Samator, kekuatan kedua tim dianggap relatif seimbang.

Jadwal Pertandingan Pekan 2
GOR Voli Indoor Sumut Sport Center, Deli Serdang
Kamis, 15 Januari 2026
Putra | Medan Falcons Tirta Bhagasasi vs Jakarta Garuda Jaya
Putri | Jakarta Popsivo Polwan vs Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia

Jumat, 16 Januari 2026
Putri | Medan Falcons vs Bandung BJB Tandamata
Putri | Jakarta Pertamina Enduro vs Jakarta Livin Mandiri

Sabtu, 17 Januari 2026
Putri | Bandung BJB Tandamata vs Jakarta Electric PLN
Putra | Medan Falcons Tirta Bhagasasi vs Surabaya Samator

Minggu, 18 Januari 2026
Putri | Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia
Putra | Jakarta Bhayangkara Presisi vs Jakarta LavAni
Putri | Medan Falcons vs Jakarta Electric PLN. (*)

Sambut PON Bela Diri II 2026, KONI Jatim Matangkan Persiapan Bidik Target Tinggi

0
PERSIAPAN: Aksi karateka Jatim, Ignatius Joshua (merah) pada ajang PON Bela Diri 2025 lalu. KONI Jatim mulai bersiap dengan memanggil 8 cabor untuk menghadapi PON Bela Diri II 2026 dengan mengusung target tinggi. (Laga.id/istimewa Bidang Media dan Humas KONI Jatim)

Laga.id, Surabaya – Persiapan menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) Bela Diri II 2026 mulai disusun Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Timur. Ajang kali ini rencananya dihelat di Manado, Sulawesi Utara, Juni 2026 mendatang.

Sebanyak delapan cabang olahraga (cabor) bela diri dipanggil untuk memfokuskan perhatian pada rapat koordinasi di Gedung KONI Jatim, Surabaya, Selasa (13/1/2026). Cabor tersebut adalah Kurash, Kabbadi, Muaythai, IBCA MMA, Hapkido, Tinju, Anggar, dan Kick Boxing.

Ketua KONI Jatim Muhammad Nabil menegaskan bahwa PON Bela Diri II menjadi momentum penting untuk mengukur sekaligus meningkatkan kekuatan olahraga bela diri Jawa Timur yang selama ini dinilai belum optimal dibanding sektor olahraga lainnya.

“PON Bela Diri ini menjadi tolok ukur kekuatan cabor bela diri di Jawa Timur. Selama ini kita memang masih relatif lemah di sektor ini, sehingga perlu persiapan yang jauh lebih serius dan terukur,” ujar Nabil.

Sebagai bagian dari strategi peningkatan prestasi, KONI Jatim menerapkan seleksi atlet secara ketat. Proses seleksi akan didampingi langsung oleh tim Bidang Pembinaan Prestasi (Binpres), dengan fokus pada atlet yang memiliki rekam jejak prestasi nasional dan internasional.

KONI Jatim hanya akan mengirim atlet yang pernah meraih medali emas atau perak pada PON XXI 2024 Aceh-Sumatera Utara, kejuaraan nasional, serta SEA Games 2025.

“Tidak semua nomor akan kami ikuti. Nomor yang tidak memiliki peluang prestasi tentu tidak akan kami kirim. Ini bagian dari efisiensi anggaran dan orientasi prestasi,” tegas Nabil.

Selain seleksi atlet, KONI Jatim juga meminta seluruh pimpinan cabor melakukan pemetaan kekuatan calon lawan dari provinsi lain. Pemetaan ini bertujuan menyusun program latihan yang lebih spesifik, terukur, dan sesuai kebutuhan kompetisi.

Menurut Nabil, waktu persiapan yang lebih panjang dibanding PON Bela Diri I 2025 di Kudus menjadi modal penting untuk memperbaiki sistem rekrutmen, kualitas latihan, serta ketepatan target prestasi.

Pada ajang sebelumnya, Jatim meraih peringkat ke-3 secara keseluruhan dengan 32 emas, 17 perak, 13 perunggu, setelah DKI Jakarta dan Jawa Barat. Meskipun Jatim sukses menjadi juara umum di beberapa cabang seperti Gulat dan Jujitsu, serta dominan di Wushu.

“Dengan persiapan yang lebih matang, rekrutmen lebih akurat, dan latihan lebih terstruktur, kami optimistis prestasi PON Bela Diri II 2026 bisa menyamai, bahkan melampaui capaian sebelumnya,” ungkapnya.

KONI Jatim berharap delapan cabor bela diri tersebut mampu menyumbangkan lonjakan prestasi signifikan di tingkat nasional. Keberhasilan di PON Bela Diri II 2026 juga akan menjadi fondasi penting dalam pembinaan jangka panjang menuju PON reguler dan kejuaraan internasional. Sekaligus menunjukkan performa kuat di olahraga bela diri nasional.

Dengan persiapan yang sistematis sejak awal tahun, Jatim optimistis mampu tampil sebagai salah satu kekuatan utama olahraga bela diri nasional di Manado pada Juni mendatang. (*)

Resmi Perkenalkan John Herdman, Erick Thohir Ajak Semua Pihak Bersatu

0
TANTANGAN: Pelatih baru Timnas Indonesia John Herdman telah diperkenalkan oleh PSSI di Jakarta, pagi tadi. Dia tak gentar dengan tekanan tinggi saat menahkodai Skuad Garuda. (Laga.id/istimewa PSSI)

Laga.id, Jakarta – Pelatih anyar Timnas Indonesia akhirnya diperkenalkan ke publik oleh PSSI. Momen ini menandai babak baru bagi sepak bola nasional, di mana PSSI berkomitmen penuh untuk membawa timnas ke level yang lebih tinggi.

John Herdman diperkenalkan melalui jumpa media yang digelar di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta, Selasa (13/1/2026). Turut hadir Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, dua Wakil Ketua Umum yakni Zainudin Amali, Ratu Tisha Destria.

Tampak juga sejumlah anggota Komite Eksekutif yakni Sumardji, Endri Erawan, Vivin Sungkono, Rudy Yulianto, Ahmad Riyadh, Muhammad, dan Sekjen Yunus Nusi. Selain itu hadir Direktur Teknik Alexander Zweirs dan Pelatih Timnas U-20, Nova Arianto.

John menyampaikan rasa senang untuk lebih memahami karakter, kultur dan hal-hal baru khususnya untuk peningkatan prestasi sepak bola Indonesia menuju prestasi dunia. Dia mengaku siap menyatukan potensi-potensi seluruh pemain.

Menurutnya, pemain-pemain diaspora maupun lokal yang sesuai dengan kualitas dan kriteria diinginkannya dapat menjadi bagian dari Skuad Garuda. Dia akan mengkombinasikan menjadi potensi yang positif untuk Indonesia.

“Saya senang datang ke Indonesia bersama keluarga saya. Ini adalah negara baru, kebudayaan baru dan negara dengan fans sepak bola yang luar biasa. Bagi saya, saya melihat peluang dan yang terpenting adalah menerima keberagaman ini sebagai kekuatan besar untuk Garuda,” kata John dikutip dari laman resmi PSSI.

SINERGI: Pelatih Timnas Indonesia John Herdman bersama Ketua Umum PSSI Erick Thohir pada sesi perkenalan di Jakarta, pagi tadi. (Laga.id/istimewa PSSI)

“Ini adalah kesempatan untuk membawa prestasi sepak bola Indonesia ke panggung dunia. Terima kasih kepada PSSI yang sudah memberi kepercayaan saya menjadi pelatih baru Timnas Indonesia,” tambah pelatih berusia 50 tahun tersebut.

John menilai, timnas Indonesia telah mengambil langkah dan impian besar menuju Piala Dunia 2026 namun tidak lolos. Untuk itu, dia sadar tuntutan itu akan segera berada dihadapannya.

“Tentu ada tekanan, jelas, mengingat apa yang disebutkan sebelumnya, sudah dekat, tetapi belum berhasil. Kami akan mengolahnya menjadi sebuah berkah. Saya pernah mengalami momen ketika sebuah negara berhenti sejenak, dan Anda lolos untuk pertama kalinya,” ungkap pelatih asal Inggris ini.

Sementara itu, Erick Thohir menyerukan dukungan maksimal dari seluruh elemen sepak bola nasional usai PSSI menggelar perkenalam resmi John Herdman sebagai Pelatih Timnas Indonesia.

“Saya mengharapkan dukungan maksimal dari para pemain, pengurus, dan juga pecinta sepak bola nasional yang mau menghargai proses pembentukan Timnas agar makin kompetitif,” ujarnya.

John mendapatkan kontrak selama 2 tahun oleh PSSI untuk menukangi Timnas Indonesia dan opsi perpanjangan kontrak kedepannya. PSSI juga memperkenalkan Cesar Meylan sebagai pelatih performa fisik yang akan membantu John dan fokus pada pengembangan aspek kebugaran, kekuatan, dan daya tahan fisik pemain. (*)