Wednesday, July 29, 2026
Google search engine
Home Blog Page 43

Luar Biasa, Tarung Derajat Jatim Kunci 5 Tiket Final PON Bela Diri 2025

0
BERJUANG: Ketua Harian Kodrat Jatim Erwin H. Poedjono (tengah) didampingi Kepala Satgas Pelatih Kodrat Jatim PON Bela Diri 2025 Kudus, Muhsin (kanan) berharap dukungan masyarakat Jatim kepada para petarung yang akan berjuang pada partai final Tarung Derajat ajang PON Bela Diri 2025, (16/10/2025) besok. (Laga.id/istimewa Bidang Media dan Humad KONI Jatim)

Laga.id, Kudus – Asa kontingen Jawa Timur menambah perolehan medali emas di Pekan Olahraga Nasional (PON) Bela Diri 2025 masih terbuka. Sebanyak lima nomer final cabang olahraga (cabor) Tarung Derajat dikuasai Jatim.

Jatim menurunkan tujuh atlet dalam cabor Tarung Derajat nomor tarung bebas. Lima diantaranya melaju hingga ke semifinal di Djarum Arena 3A, Rabu (15/10/2025).

Mereka adalah Satriawan Drajat di kelas 49,1-52kg, Muhammad Ikhbar Nur Cahyo di (52,1-55kg), Aryo Pandu Pamungkas (55,1-58kg), Muhammad Raynaldo Zahvieri (64,1-67kg). Dan satu atlet putri yaitu Vina Indah Permana pada kelas 58,1-62kg.

Menariknya, empat atlet di antaranya dari nomer tarung dan satu di nomer seni gerak melaju ke final akan digelar besok, Kamis (16/10/2025). Mereka adalah Satriawan Drajat, Ikhbar Nur Cahyo, Aryo Pandu dan Vina Indah dari sektor putri. Serta pasangan Septian Ego M. dan M. Rizki Putra yang tampil impresif.

“Alhamdulillah dari lima partai semifinal kelas tarung yang dimainkan hari ini, empat atlet berhasil lolos ke final. Di nomer seni kita juga ada satu nomer yang lolos final. Perjuangan mereka sangat berat karena lawan-lawan semakin tangguh,” kata Ketua Harian Kodrat Jatim, Erwin H. Poedjono usai pertandingan.

Menurutnya, jelang laga pamungkas, tim pelatih menerapkan langkah pemulihan dan evaluasi menyeluruh. Selain aspek fisik, pihaknya juga fokus pada strategi menghadapi lawan-lawan berat di partai final.

“Kami mendapat dukungan dari KONI Jatim berupa sport massage untuk membantu penyegaran fisik atlet. Besok kami akan menghadapi atlet dari Bali, Aceh, dan Kalimantan Timur,” jelas Erwin.

“Mereka termasuk tim kuat yang kerap mendominasi kejuaraan nasional. Karena itu, analisis pertandingan menjadi hal penting lantaran partai final besok adalah pertarungan para jawara,” imbuh Direktur Utama PT Dharma Lautan Utama (PT. DLU) itu.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Satgas Pelatih Kodrat Jatim PON Bela Diri 2025 Kudus, Muhsin mengatakan bahwa duel final nanti sangat berat. Bagaimana tidak, para jawara finalis PON XXI Aceh-Sumatera Utara 2024 berpotensi menjegal ambisi Jatim.

“PON Bela Diri 2025 ini kan selevel Kejurnas, tapi serasa PON,” terang Muhsin.

Lebih lanjut Erwin berharap dukungan masyarakat Jatim agar para petarung meraih prestasi terbaik. “Mohon doa dukungan agar kami bisa tampil maksimal dan mempersembahkan hasil terbaik untuk Jatim,” tandasnya. (*)

Alhamdulillah, Jatim Juara Umum Cabor Gulat PON Bela Diri 2025

0
DOMINAN: Ketua Umum PGSI Jatim, Ficky Erastho (jongkok depan, empat dari kiri) bersama Ketua Umum KONI Jatim Muhammad Nabil usai memastikan menjadi juara umum cabor Gulat pada PON Bela Diri 2025. (Laga.id/istimewa Bidang Media dan Humas KONI Jatim)

Laga.id, Kudus – Jawa Timur berhasil membawa pulang gelar juara umum cabang olahraga (cabor) Gulat pada arena Pekan Olahraga Nasional (PON) Bela Diri 2025. Gulat Jatim mendulang 6 medali emas, 3 medali perak dan 1 medali perunggu.

Jatim memastikan gelar juara umum melalui Puji Prasetyo kelas 57kg gaya bebas setelah mengalahkan Fauzul Adzim asal Banten. Torehan dari Puji membuat Jatim mengamankan emas keenam di Djarum Arena 2B, Rabu (15/10/2025).

Sayang, jejaknya urung diikuti Dimas Septo Anugraha yang turun di kelas 125kg gaya bebas. Dia gagal mengatasi pegulat Jawa Barat, Muhamad Laudio Apriyandika. Dimas harus puas dengan medali perak.

Pelatih tim Gulat Fathur Rahman mengaku hasil ini cukup membanggakan karena sudah memenuhi sekaligus melebihi target. “Prestasi ini tercapai sesuai perkiraan, semula kami patok 5 medali emas,” katanya ketika ditemui usai pertandingan.

Dia juga tak risau kendati ada atlet yang seharusnya meraih medali emas ternyata meleset. Menurutnya, apa yamg terjadi di matras kerap tidak dapat diprediksi.

“(Di pertandingan) itu biasa ada kesalahan. Untuk ke depannya jangan sampai terjadi kesalahan yang sama lagi. Kita akan benahi,” ungkap Fathur.

Lebih lanjut Fathur mengatakan persaingan pada cabor Gulat di PON Bela Diri 2025 ini tak banyak berbeda dengan PON XXI Aceh-Sumatera Utara 2024 lalu. Menurutnya, Jatim masih beradu kekuatan dengan Kalimantan Timur.

“Daerah lain ada (pesaing), tapi tidak seketat saat (bertemu) pegulat Kaltim. Jatim dengan Kaltim selalu berebut medali dengan selisih tipis,” tandas Fathur. (*)

Resmi, PSSI Jatim Siapkan KLB Pemilihan Ketua pada Desember Mendatang

0
Wakil Ketua Umum PSSI Jatim, Amir Burhanuddin. (Laga.id/istimewa PSSI Jatim)

Laga.id, Surabaya – Asosiasi Provinsi Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (Asprov PSSI) Jawa Timur bersiap menggelar Kongres Luar Biasa (KLB) dengan agenda pemilihan Ketua pada Desember 2025.

Agenda empat tahunan ini sejatinya mengalami keterlambatan, sebab masa kepengurusan sebelumnya telah berakhir pada Juni 2025. Penundaan tersebut terjadi karena adanya penetapan statuta baru oleh PSSI pusat yang turut mengatur perubahan struktur organisasi.

Wakil Ketua Umum PSSI Jatim, Amir Burhanuddin, menjelaskan bahwa statuta baru tersebut kini wajib diikuti oleh seluruh Asprov maupun Askab/Askot. Sebelumnya, setiap tingkatan memiliki statuta masing-masing dalam menjalankan organisasi.

“Dalam statuta baru ini, kongres hanya akan memilih satu sosok ketua. PSSI provinsi tidak lagi memilih anggota Exco. Jadi nanti hanya pemilihan ketua saja,” ujar Amir.

Sebelum menghelat KLB, Exco PSSI Jatim akan menggelar rapat persiapan untuk mensosialisasikan statuta baru, serta membentuk Komite Pemilihan dan Komite Banding Pemilihan. Tahapan ini menjadi bagian penting agar proses kongres berjalan sesuai regulasi yang berlaku.

Terkait waktu pelaksanaan, CEO Deltras FC itu menjelaskan bahwa terdapat timeline empat minggu setelah persetujuan kongres dari PSSI pusat.

“Jika kita putuskan kongres tahunan pada minggu kedua November, maka untuk pemilihan di Desember tersedia waktu enam minggu. Namun, jika digelar awal Januari, waktunya tentu lebih panjang. Saya pikir tetap, karena approval kongres itu 14 hari dari pusat. Tahapannya berlangsung empat minggu setelah approval,” pungkasnya. (*)

Loloskan Lima Petarung, Ini Strategi Pengprov Kodrat Jatim Hadapi Semifinal PON Bela Diri 2025

0
SUSUN RENCANA: Ketua Harian Kodrat Jatim Erwin H. Poedjono bersyukur para petarung melaju hingga ke partai semifinal Tarung Derajat ajang PON Bela Diri 2025, (15/10/2025) besok. (Laga.id/istimewa Bidang Media dan Humad KONI Jatim)

Laga.id, Kudus – Catatan apik dibukukan para petarung Jawa Timur pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) Bela Diri 2025. Lima atlet cabang olahraga (cabor) Tarung Derajat Jatim berhasil menembus babak semifinal.

Ketua Harian Pengprov Keluarga Olahraga Tarung Derajat (Kodrat) Jatim, Erwin H. Poedjono, mengatakan tujuh petarung tampil pada hari kedua PON Bela Diri 2025, Selasa (14/10/2025). Hasilnya, lima atlet Tarung Derajat Jatim berhasil lolos ke babak semifinal yang akan digelar besok Rabu (15/10/2025).

Kelima petarung yang tampil di kelas tarung bebas adalah Satriawan Drajat di nomor 49,1-52kg, yang kedua ada Muhammad Ikhbar Nur Cahyo di nomor 52,1-55kg dan Aryo Pandu Pamungkas pada nomor 55,1-58kg serta Muhammad Raynaldo Zahvieri yang berlaga di nomor 64,1-67kg. Dan satu atlet putri yaitu Vina Indah Permana pada nomor 58,1-62kg.

“Kita turun di tujuh kelas, Alhamdulillah 5 atlet bisa melewati dengan bagus. Tiga diantaranya berhasil menang KO, tapi dua petarung kita harus kalah,” ungkap Erwin ketika ditemui di Djarum Arena 3A.

“Besok itu semifinal. (Hari ini, red) lima atlet main bagus, harapan kami besok bisa lebih optimal. Kita ingin lebih dari dua petarung (masuk final), sambil menunggu hasil dari kelas seni gerak yang diumumkan besok,” tambah Direktur Utama PT. Dharma Lautan Utama itu.

Lebih lanjut Erwin turut mengapresiasi perjuangan Tangguh Setiawan dan Syafira Nur Islami. Dia tak risau kendati keduanya takluk dari peraih medali emas PON XXI Aceh-Sumatera Utara 2024.

Tangguh yang turun di nomor 61,1-64kg putra takluk dari petarung atlet Bali, I Gusti Ngurah Bagus. Sementara itu, Syafira yang tampil di nomor 62,1-66kg harus mengakui keunggulan atlet Kalimantan Barat yaitu I Ageng Rizki Ariani.

Erwin menjelaskan pihaknya berupaya menjaga semangat, mental tanding dan kekompakan para atlet. Menurutnya, strategi akan menyesuaikan dengan lawan-lawan. Dia juga mewanti-wanti para petarung Jatim harus tampil berbeda saat bertahan maupun menyerang lawan nantinya.

“Pasti (grogi) ada. Karena itu mereka kami minta banyak istirahat, malam ini ada briefing dan evaluasi. Ini sebagai bekal bagi para atlet sebelum turun besok,” jelas Erwin.

“Kita semua harus secara tim harus kuat. Mereka harus istirahat hingga makan bersama-sama. Termasuk yang sudah kalah harus mendukung teman-temannya,” tandasnya. (*)