Thursday, July 30, 2026
Google search engine
Home Blog Page 55

Gagal ke Prancis, Mees Hilgers Batal Debut di Kandang Bareng Garuda

0
BATAL: Aksi bek Mees Hilgers (kanan) saat mengawal pemain Jepang Shunsuke Mito pada laga kualifikasi Putaran Ketiga FIFA World Cup Zona Asia Grup C di Panasonic Stadium Suita, 10 Juni 2025 lalu. Dia dipastikan urung membela Timnas Indonesia pada FIFA Matchday, September 2025 ini. (Laga.id/istimewa Kenta Harada/Getty Images)

Laga.id, Jakarta – Pemain belakang Timnas Indonesia, Mees Hilgers, dipastikan tidak dapat bergabung bersama skuad Garuda pada ajang FIFA Matchday bulan September 2025.

Hilgers saat ini tengah fokus menyelesaikan proses perpindahan klub yang menjadi bagian penting dalam perjalanan kariernya. Absennya bek FC Twente itu tidak mengurangi semangat Timnas Indonesia dalam menghadapi dua laga penting tersebut.

Di bawah arahan pelatih Patrick Kluivert, skuad Garuda tetap akan menjadikan momentum ini untuk mematangkan strategi menjelang kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia Putaran Keempat di Arab Saudi pada Oktober mendatang.

FIFA Matchday ini akan menjadi ajang uji coba berharga, dimulai dengan pertandingan melawan Tionghoa Taipei pada 5 September 2025, kemudian menghadapi Lebanon pada 8 September 2025. Seluruh pertandingan akan digelar di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.

Dikutip dari laman kitagaruda.id, PSSI menyebut pemain bernama lengkap Mees Victor Joseph Hilgers itu memiliki alasan khusus mengapa mundur dari pemanggilan Timnas Indonesia. Bek berusia 24 tahun itu ingon fokus pada urusan klub terlebih dahulu.

“Hilgers saat ini tengah fokus menyelesaikan proses perpindahan klub yang menjadi bagian penting dalam perjalanan kariernya,” jelas PSSI.

Diketahui jika Mees Hilgers memang berniat keluar dari Eredivisie alias Liga Belanda. Sebelumnya ia sangat dekat dengan kepindahan ke klub Prancis, Stade Brestois.

Namun, kedua klub tidak bisa menyelesaikan proses kepindahan itu hingga bursa transfer ditutup. Saat itu Stade Brestois tertarik mendatangkan Mees Hilgers dengan status sebagai pemain pinjaman. Hanya saja, tidak ada kata sepakat yang dicapai dengan Twente.

Beberapa jendela bursa transfer pemain liga di Eropa saat ini masih dibuka. Misalnya di Belgia dan Turki. Kedua negara itu bisa menjadi opsi yang menarik bagi Mees Hilgers.

Mees Hilgers sudah memiliki empat caps bersama Timnas Indonesia. Menariknya, keempat laga itu dijalani saat Tim Garuda bermain tandang.

Sialnya, dari empat laga bersama Timnas Indonesia itu, Mees Hilgers sama sekali belum merasakan kemenangan. Dengan perincian tiga kekalahan dan satu hasil imbang.

Bahkan, Mees Hilgers belum pernah memperkuat Timnas Indonesia saat bermain di kandang sendiri. Dengan mundurnya Mees Hilgers, debutnya di Tanah Air pun kembali harus tertunda. (*)

Sempat Khawatir Gagal Tepati Janji, Tangis Antony Pecah di Real Betis

0
USAP TANGIS: Antony tak kuasa menahan air matanya setelah menyelesaikan kepeindahannnya dari Manchester United dan resmi diperkenalkan sebagai pemain anyar Real Betis. (Laga.id/istimewa Fran Santiago via Getty Images)

Laga.id, Sevilla – Saga transfer Antony akhirnya kelar. Setelah melewati perjalanan rumit nan panjang, Antony resmi menjadi pemain Real Betis.

Pemain asal Brasil itu tidak bisa menahan tangis harunya saat resmi kembali ke Betis dengan status permanen dengan kontrak hingga 2030. Musim lalu, Antony tampil luar biasa saat dipinjamkan ke Betis dengan mencetak sembilan gol dan lima assist dari 26 laga.

Di akhir masa peminjaman, Antony emoh kembali ke Manchester United dan ingin terus bertahan bersama Betis. Pihak Betis juga ingin Antony bertahan, namun klub Spanyol itu kesulitan untuk mempermanenkannya dari United.

Setelah melewati proses negosiasi panjang, Betis dan United akhirnya mencapai kesepakatan di akhir jendela transfer. United akhirnya sepakat dengan Los Verdiblancos dengan banderol 25 juta euro plus persentase penjualan 50 persen di masa depan.

“Sungguh berbeda. Sevilla lebih indah daripada Manchester. Akhirnya saya di sini,” ujar Antony di laman resmi Betis.

SAMBUTAN: Sudah menerima rasa hormat dan cinta tampaknya menjadi salah satu alasan Antony ingin tetap berkostum Real Betis. (Laga.id/istimewa Francisco J. Olmo/Europa Press via Getty Images)

Kepindahan pemain bernama lengkap Antony Matheus dos Santos itu sempat tertunda pada Jumat lalu, tetapi akhirnya tuntas menjelang penutupan bursa transfer, Senin waktu setempat.

“Saya menghabiskan lebih dari 40 hari di hotel, itu sangat sulit, tetapi semua orang tahu saya ingin kembali ke Betis. Kami memiliki begitu banyak hal yang harus dilakukan dan dicapai,” ungkap Antony.

Sang pemain terharu dan merasa lega karena pada akhirnya dia bisa kembali bermain bersama Betis. Apalagi sehari sebelum kesepakatan tercapai, dia diketahui bernegosiasi dengan Bayern Munchen.

Namun, kesepakatan dengan Betis sudah 95 persen selesai, dan dia berjanji akan menepati janji. Menurutnya, hal ini dilakukannya karena rasa hormat, cinta, dan karena dia tahu sangat bahagia di Betis.

“Ini sangat sulit, tetapi kami di sini sekarang. Saya tidak sabar untuk mengenakan seragam Betis lagi,” pungkas Antony.

Antony sebenarnya masih memiliki kontrak dua tahun di Old Trafford, sejak direkrut dari Ajax pada 2022 dengan mahar 95 juta euro. Namun, United akhirnya melepas Antony setelah tak masuk skuad pramusim Ruben Amorim dan hanya berlatih terpisah di Carrington.

Selama tiga musim di MU, pemain berusia 25 tahun itu mencatatkan 96 penampilan dengan 12 gol, namun gagal memenuhi ekspektasi besar dari banderol yang menjadikannya rekrutan termahal kedua klub setelah Paul Pogba. (*)

Pemain Persebaya Ini Ajak Bonek Dukung Timnas Indonesia U-23

0
SUDAH SIAP: Bek kiri Persebaya Mikael Alfredo Tata (kanan) sudah siap tampil membela Timnas Indonesia U-23 dalam Kualifikasi Piala Asia U-23 2026 di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, 3-9 September 2025. (Laga.id/istimewa ILeague)

Laga.id, Surabaya – Timnas Indonesia U23 akan memulai perjuangan dalam kualifikasi Piala Asia U23 2026. Fullback kiri Persebaya Surabaya Mikael Alfredo Tata mengajak para suporter, terutama Bonek, untuk mendukung langsung Garuda Muda di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, 3-9 September 2025.

Selain Mikael Tata, Persebaya juga menyumbangkan nama Toni Firmansyah. Keduanya bakal bahu membahu di Timnas U-23 bersaing dengan Laos, Makau dan Korea Selatan.

Tergabung di Grup J, Indonesia membuka turnamen dengan menghadapi Laos pada Rabu (3/9/2025), lalu Makau pada Sabtu (6/9/2025), dan terakhir Korea Selatan pada Selasa (9/9/2025). Semua laga ini akan dihelat pukul 19.30 WIB.

“Bonek, Bonita, dan semua pendukung timnas ayo datang ke stadion untuk menambah motivasi kami agar bisa tampil maksimal meraih tiga poin,” harap Mikael Tata dalam jumpa pers jelang laga seperti dikutip dari ILeague, Selasa (2/9/2025).

Menurutnya, membela timnas dengan dukungan masif suporter bakal memberikan tambahan motivasi sendiri. Mikael Tata sendiri pernah dipanggil Garuda Muda yang dipersiapkan ke Piala AFF U23 2025.

Namun, saat itu dia harus dicoret dari skuat karena sakit dan harus menjalani perawatan di rumah sakit. Kini, kondisinya sudah pulih.

Mikael Tata diperkirakan akan menjadi starter dalam laga melawan Laos. Pemain berusia 21 tahun itu sudah dua kali tampil bersama Persebaya di BRI Super League 2025/26. Total dia mencatatkan 37 menit bermain melawan Persita Tangerang dan Bali United FC.

“Kondisi semua pemain (Timnas U-23) sangat baik dan siap untuk laga di malam hari nanti. Kami sudah mempersiapkan di latihan. Kami fokus di tim kami saja,” terangnya.

“Saya dan seluruh pemain siap untuk pertandingan besok. Kami siap berjuang untuk meraih hasil maksimal,” tandas Mikael Tata.

Laos berpotensi bisa membuat kejutan jika tim asuhan Gerald Vanenburg tersebut tidak waspada dan memberikan penampilan terbaik. Karena itu, dukungan suporter akan menjadi elemen penting dalam setiap langkah Timnas Indonesia U-23. (*)

Sudah Pelajari Indonesia U-23, Pelatih Laos U-23 Bakal Manfaatkan Momentum

0
MOTIVASI: Pelatih Laos U-23 Ha Hyeok-jun bersama bek Anantaza Siphongphan saat memberikan keterangan pers kepada media di Surabaya jelang pertandingan Kualifikasi Piala Asia U-23 2026 menghadapi Timnas Indonesia U-23, Selasa (2/9/2025). (Laga.id/Aditya Wijaya)

Laga.id, Surabaya – Pertandingan menghadapi Timnas Indonesia U-23 bakal terasa berbeda bagi skuad Laos U-23. Keduanya akan beradu kekuatan pada laga pertama kualifikasi Piala Asia U-23 2026 Grup J di Stadion Gelora Delta Sidoarjo malam ini WIB.

Pelatih Timnas Laos U-23, Ha Hyeok-jun, merasa Indonesia sebagai kesatuan memang lebih condong untuk memperkuat tim nasional senior dengan targetnya menuju Piala Dunia 2026.

Menurutnya, yang paling tepat adalah memastikan performa para pemain agar maksimal di semua turnamen yang dijalani, termasuk Kualifikasi Piala Asia U-23 2026.

“Sebagai contoh di Piala AFF U-23 bulan lalu, Timnas Indonesia menembus final. Meski kalah dari Vietnam, kami menilai Indonesia bermain baik. Namun, saya melihat Indonesia lebih mementingkan tim senior ketimbang level U-23,” ujarnya saat memberikan keterangan pers kepada media di Surabaya, Selasa (2/9/2025).

“Saat ini investasi terbesar (Indonesia) memang diarahkan ke timnas senior. Menurut saya, tujuan utama Timnas Indonesia seharusnya adalah lolos ke Piala Dunia, itu target yang sesuai dengan investasi besar yang sedang dilakukan,” tambahnya.

Menurutnya, ajang ini adalah momen yang sangat krusial bagi Timnas Indonesia untuk memperlihatkan performa maksimal di berbagai turnamen yang sedang dijalani.

Jelang memimpin timnya beraksi, Ha Hyeok-jun sempat menyinggung mengenai mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong. Dia menyebut pergantian pelatih Timnas Indonesia dari Shin Tae-yong ke Patrick Kluivert mengejutkan di negara asalnya, terutama bagi pecinta sepak bola.

“Secara pribadi, saya merasa Shin Tae-yong melakukan pekerjaan sebagai pelatih kepala yang sangat baik di Indonesia,” ujar Ha Hyeok-jun.

“Bukan hanya saya, tetapi bangsa Korea secara keseluruhan juga terkejut ketika Indonesia menggantinya dengan pelatih baru asal Belanda. Tentu menjadi pertanyaan apakah penting mengganti kepelatihan baru untuk tampil di turnamen yang sedang diikuti?” lanjutnya.

Ha Hyeok-jun merupakan pelatih asal Korea yang ditunjuk menangani Timnas Laos sejak Agustus 2024. Kehadirannya di Indonesia, mengingatkan terhadap sosok Shin Tae-yong. (*)