Thursday, July 30, 2026
Google search engine
Home Blog Page 57

Respon Pelatih Korea Selatan U-23 Bakal Jumpa Garuda Muda

0
FOKUS LAGA TERDEKAT: Pelatih Korea Selatan U-23 Lee Min-sung bersama pemain Lee Seungwong dalam konferensi pers jelang laga pertama Kualifikasi Piala Asia U-23 2026 yang bakal digelar Stadion Gelora Delta Sidoarjo, 3-9 September 2025. (Laga.id/Aditya Wijaya)

Laga.id, Surabaya – Kenangan tidak mengenakkan tampaknya masih terpatri di skuad Korea Selatan U-23. Mereka akan kembali menghadapi salah satu mimpi buruk dalam kualifikasi Piala Asia U-23 2026, Timnas Indonesia U-23.

Korea Selatan U-23 pernah dipaksa menelan kekalahan dan dipulangkan oleh Garuda Muda di babak perempat final Piala Asia U-23 2024 yang digelar di Qatar, 25 April 2024. Padahal, mereka sangat diunggulkan dibanding Timnas Indonesia U-23 yang berstatus debutan.

Momen duel itu berakhir 2-2 sampai waktu normal dan babak perpanjangan waktu. Adu penalti jadi penentu, dan Timnas Indonesia U-23 sukses menang dengan skor 11-10.

Setelah setahun lebih, kedua tim sudah banyak berubah. Timnas Indonesia U-23 saat itu ditangani Shin Tae-yong yang merupakan orang Korea Selatan, kini ada Gerald Vanenburg sebagai pengganti. Sedangkan Korea Selatan U-23 kini ditangani Lee Min-sung.

Keduanya masuk Grup J bersama Makau dan Laos dalam kualifikasi Piala Asia U-23 2026 yang akan digelar di Arab Saudi pada Januari 2026. Semua laga dihelat di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, 3-9 September 2025.

“Ini tim yang benar-benar berbeda karena kami melakukan perubahan. Saya mengambil pekerjaan ini sejak Juni lalu. Jadi, ini tim yang sangat berbeda. Kami percaya pada performa mereka dan kami akan berpartisipasi sebagai tim untuk menunjukkan performa yang hebat,” ungkap pelatih Korea Selatan U-23 Lee Min-sung dalam sesi jumpa pers di Surabaya, Selasa (2/9/2025).

“Kami mengikuti turnamen ini dengan tujuan spesifik kami. Seperti yang saya sebutkan sebelumnya, kami saling percaya, para pemain dan staf pelatih, karena kami perlu berjuang sebagai tim,” sambungnya.

Lee Min-sung mengaku sempat menonton pertandingan Timnas Indonesia U-23 pada Juli 2025 lalu. Itu merujuk pada Piala AFF U-23 2025 yang digelar di Jakarta pada 15-29 Juli 2025.

Timnas Indonesia U-23 sendiri saat itu masuk final. Sayangnya, angan-angan juara harus kandas lantaran kalah tipis 0-1 dari Vitenam yang akhirnya meraih trofi turnamen itu.

“Daripada memikirkan pertandingan melawan Indonesia sekarang, kami akan fokus satu per satu. Pertama, Makau, Laos, dan Indonesia. Jadi, ini pendapat saya,” kata pelatih berusia 52 tahun itu.

Korea Selatan U-23 akan lebih dulu menghadapi Makau U-23, Rabu (3/9/2025). Selanjutnya meladeni Laos pada matchday kedua, Sabtu (6/9/2025). Baru pada laga pamungkas, mereka menantang tuan rumah Timnas Indonesia U-23, Selasa (9/9/2025).

Kualifikasi Piala Asia U-23 2026 ini diikuti oleh sebanyak 44 tim Asia yang terbagi dalam 11 grup. Sebanyak 11 juara grup akan lolos langsung diikuti 4 tim runner-up terbaik. Total akan ada 16 kontestan termasuk tim tuan rumah.

Piala Asia U-23 2026 sendiri akan digelar di Arab Saudi pada 7-25 Januri 2026. Di edisi terakhir pada 2024, Timnas Indonesia U-23 sukses menembus semifinal dan meraih posisi keempat saat berlangsung di Qatar. (*)

Ini Jadwal Pertandingan Kualifikasi Piala Asia U-23 2026 Grup J

0
SIAP DIGELAR: Pertandingan Kualifikasi Piala Asia U-23 2026 Grup J bakal tersaji di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, 3-9 September 2025. (Laga.id/istimewa @erickthohir)

Laga.id, Surabaya – Sebanyak 44 negara bersaing di kualifikasi Piala Asia U-23 2026. Total ada 16 tim yang akan tampil di putaran final, termasuk Arab Saudi yang telah dipastikan lolos otomatis sebagai tuan rumah.

Jadwal pertandingan Kualifikasi Piala Asia U-23 2026, yang dimainkan pada 3 hingga 9 September 2025 nanti. Dimana para peserta dibagi ke dalam sebelas grup, masing-masing grup dihuni oleh empat tim.

Seluruh pertandingan akan berlangsung dengan sistem satu pertemuan yang diselenggarakan secara terpusat. Hanya sebelas juara grup dan empat peringkat kedua terbaik yang berhak melaju ke fase akhir.

Hanya pemain yang lahir pada atau setelah 1 Januari 2003 yang dapat ikut serta, sesuai dengan regulasi usia yang ditetapkan oleh Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC).

Indonesia tergabung di Grup J dan mendapat kehormatan sebagai tuan rumah. Tim Garuda Muda akan bersaing dengan Makau, Laos, dan Korea Selatan dalam laga-laga yang akan digelar di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo.

Jadwal Pertandingan
Kualifikasi Piala Asia U-23 2026 Grup J
Rabu, 3 September 2025
15.30 WIB: Korea Selatan U-23 vs Makau U-23
19.30 WIB: Indonesia U-23 vs Laos U-23

Sabtu, 6 September 2025
15.30 WIB: Laos U-23 vs Korea Selatan U-23
19.30 WIB: Makau U-23 vs Indonesia U-23

Selasa, 9 September 2025
15.30 WIB: Laos U-23 vs Makau U-23
19.30 WIB: Korea Selatan U-23 vs Indonesia U-23
Keterangan: Semua pertandingan digelar di Stadion Gelora Delta Sidoarjo. (*)

Kirim 7 Pesilat Muda di Kejurnas, Jatim Usung Target Dua Emas

0
DUKUNGAN: Ketua Pengprov IPSI Jatim yang juga anggota Komisi VII DPR RI, Bambang Haryo Soekartono, memberikan motivasi kepada para pesilat yang akan tampil di ajang Kejurnas Pencak Silat Remaja 2025 di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, 3-7 September 2025. (Laga.id/Dian Kurniawan)

Laga.id, Surabaya – Target tinggi diusung Pengprov Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Jawa Timur yang akan berlaga di Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Pencak Silat Remaja. Sebanyak tujuh pesilat muda ambil bagian pada ajang yang digelar di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, 3-7 September 2025.

Ketua Pengprov IPSI Jatim yang juga anggota Komisi VII DPR RI, Bambang Haryo Soekartono, memberikan semangat bagi tujuh pesilat muda. Menurutnya, Jatim mengusung target ambisius, yaitu meraih minimal dua medali emas.

“(Turunkan) 7 pesilat tanding yang diharapkan memang targetnya adalah dua emas. Target itu bisa (diraih) lebih yang kita harapkan. Saya mohon dukungan seluruh masyarakat Jatim untuk kejuaraan yang diadakan di TMII dan dihadiri oleh siapapun sebagai pendukung tentunya,” tutur Bambang saat menyambangi latihan para atlet pencak silat di KONI Jatim, Senin (1/9/2025).

Bambang Haryo juga berharap keberadaan Anjungan Jawa Timur di TMII dapat menjadi dukungan moral bagi para pesilat muda. Kehadiran suporter dari Jatim akan memberikan energi positif bagi para atlet yang sedang berjuang.

“Saya juga mengharapkan di Taman Mini itu ada nama Jawa Timur, di mana anjungan ini mungkin kita sangat mengharapkan dan juga bisa mendukung, menyemangati ketujuh atlet tersebut,” harapnya.

Kejurnas remaja ini bukan sekadar perebutan medali, melainkan juga gerbang pesilat Jatim menuju pentas internasional. Pasalnya, para pemenang nantinya akan dipersiapkan untuk Kejuaraan Asia di India yang dijadwalkan berlangsung pada bulan November atau Desember mendatang.

“Untuk kelas junior yang dipersiapkan nanti pemenang menuju ke kejuaraan Asia di India. Rencananya akan berlangsung sekitar bulan November. Jadi ini pas pada waktu musim dingin kita bisa mengirimkan para atlet junior agar bisa (berlaga) ke olimpiade di masa yang akan datang,” tekad Bambang.

Dengan semangat juang tinggi, dukungan masyarakat Jatim, serta kesempatan berharga di kancah internasional, para pesilat muda diharapkan mampu mengharumkan nama daerah hingga ke panggung dunia. (*)

Apes! 3 Mantan Juru Taktik Setan Merah Kena Pecat, Nyaris Bersamaan

0
RONTOK: Para mantan pelatih Manchester United dari kiri ke kanan Ole Gunnar Solskjaer, Jose Mourinho, dan Erik ten Hag diberhentikan oleh klubnya masing-masing. (Laga.id/istimewa ghanaweb.com)

Laga.id, Manchester – Baru-baru ini terjadi soal pemecatan tiga mantan pelatih Manchester United yakni Ole Gunnar Solskjaer, Jose Mourinho, dan Erik ten Hag. Ketiganya diberhentikan dalam tempo waktu berdekatan.

Solskjaer lebih dahulu dipecat oleh Besiktas pada 28 Agustus lalu setelah kalah di play-off UEFA Conference League kontra Lausanne. Legenda Man United itu melatih Besiktas sejak Januari 2025 setelah sebelumnya menangani Man United dari medio 2018 hingga 2021.

“Setelah tersingkir dari UEFA Conference League malam ini, Dewan Direksi Besiktas mengadakan rapat darurat dan memutuskan untuk berpisah dengan Pelatih Kepala, Ole Gunnar Solskjaer,” demikian pernyataan resmi Besiktas.

“Dewan Direksi juga berterima kasih kepada Bapak Solskjaer atas jasanya bagi Besiktas dan mendoakan beliau agar sukses dalam kariernya di masa depan.”

Tak lama berselang setelah Solskjaer dipecat, giliran Mourinho yang merasakan palu pemecatan pada 29 Agustus di Fenerbahce. Penyebab tim berjulukan Kenari Kuning itu memecat pelatih yang menangani klub sejak 2024 disinyalir lantaran disingkirkan Benfica pada fase play-off Champions League.

“Pelatih kepala tim utama kami, Jose Mourinho, yang telah menjalankan tugasnya sejak musim 2024-2025, telah berpisah dengan kami,” tutur pernyataan dari Fenerbahce.

“Kami berterima kasih atas dedikasinya bagi tim hingga saat ini dan mendoakan kesuksesan kariernya di masa depan.”

Untuk diketahui, Fenerbahce merupakan klub ke-10 yang pernah dilatih Mourinho (62 tahun) dalam kariernya. Sebelumnya, The Special One pernah menangani Chelsea (dua periode), Inter Milan, Real Madrid, Manchester United, Tottenham Hotspur, dan AS Roma.

Sementara itu, Ten Hag dipecat Bayer Leverkusen pasca memainkan dua laga Bundesliga kontra Hoffenheim (1-2) dan Werder Bremen (3-3). Padahal dia baru beberapa bulan menangani Leverkusen menggantikan Xabi Alonso.

“Bayer 04 Leverkusen telah berpisah dengan pelatih kepala, Erik ten Hag, dengan efek secepat mungkin,” demikian pernyataan dari laman resmi Leverkusen.

“Latihan akan diambil alih oleh staf asisten pelatih untuk sementara waktu.”

Ten Hag sebelumnya menangani Ajax Amstedam (2018-2022) dan Manchester United (2022-2024). Diduga, Ten Hag kesulitan melatih Leverkusen tak lepas dari hengkangnya pemain-pemain kunci yang membawa klub juara Bundesliga dua musim lalu, seperti Jonathan Tah, Jeremie Frimpong, Florian Wirtz, Granit Xhaka, dan Piero Hincapie menyusul kepergian Alonso. (*)