Monday, July 27, 2026
Google search engine
Home Blog Page 7

Kalah dari Jakarta LavAni, Surabaya Samator Soroti Mental Pemain di Final Four

0
Tiga pemain Surabaya Samator blok serangan lawan pada pertandingan Final Four Proliga 2026.
DINDING PERTAHANAN: Tiga pemain Surabaya Samator berusaha melakukan blok atas serangan spiker Jakarta LavAni dalam laga sengit Final Four Proliga 2026 di Jawa Pos Arena, Surabaya, Minggu (5/4/2026) malam. (Laga.id/istimewa Official Proliga)

Laga.id, Surabaya – Tim voli putra Surabaya Samator harus mengakui keunggulan Jakarta LavAni Livin’ Transmedia setelah kalah dengan skor 1-3 (25-23, 15-25, 16-25, 13-25). Kekalahan telak ini terjadi pada laga lanjutan putaran pertama babak Final Four Proliga 2026 yang berlangsung di Jawa Pos Arena, Surabaya, Minggu (5/4/2026) malam.

Manajer Surabaya Samator, Hadi Sampurno, mengungkapkan bahwa skuadnya sebenarnya sempat tampil apik pada awal laga. Namun, ia menilai dominasi pemain muda di dalam tim membuat stabilitas permainan mudah goyah saat ditekan lawan.

“Karena pemain-pemain kami didominasi pemain muda, secara psikologis kurang matang, dan terburu-buru, akhirnya kita semua tahu, kita kalah lawan LavAni,” tuturnya usai laga kepada awak media.

Selain masalah mental, Lyvan Taboada Diaz dkk dinilai kehilangan momentum setelah memenangi set pertama. Meskipun demikian, pihak manajemen tetap optimis menatap laga berikutnya di sisa putaran Final Four. “Apalagi nanti melawan Garuda Jaya,” tukas Hadi.

Senada dengan manajer, outside hitter Jordan Michael Imanuel Dwi Susanto mengakui bahwa timnya banyak melakukan kesalahan sendiri akibat bermain terlalu terburu-buru. Namun, ia merasa bangga karena timnya masih mampu memberikan perlawanan meski skuad sedang tidak dalam kondisi lengkap.

“Meski tanpa Rama (Fazza Fauzan), kami bisa mengambil satu set melawan LavAni, itu luar biasa,” ujar pemain bernomor punggung 99 ini.

Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) hadir memberikan dukungan Jakarta LavAni di Jawa Pos Arena Surabaya.
DUKUNGAN PENUH: Presiden ke-6 RI sekaligus Pembina Jakarta LavAni, Susilo Bambang Yudhoyono, hadir di tribun Jawa Pos Arena untuk memberikan dukungan langsung saat timnya menghadapi Surabaya Samator pada Final Four Proliga 2026 malam ini. (Laga.id/Aditya Wijaya)

Di sisi lain, Jakarta LavAni tampil semakin percaya diri berkat dukungan langsung dari Presiden RI ke-6 sekaligus pembina klub, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Kehadiran SBY di tribun penonton tampak membakar semangat Boy Arnes Arabi dkk untuk membalikkan keadaan. Hasilnya, LavAni sukses mendominasi tiga set terakhir dengan skor yang cukup mencolok.

Asisten pelatih Jakarta LavAni, Erwin Rusni, menjelaskan bahwa timnya tetap membutuhkan evaluasi meski berhasil meraih poin penuh. Menurutnya, kegagalan pada set pertama menjadi pelajaran penting agar pemain tidak meremehkan lawan sejak awal laga.

“Seperti tadi di set pertama kami kalah, tapi dengan kemampuan yang ada di tim kami, Alhamdulillah kami hari ini bisa mengambil kemenangan,” jelasnya.

Kemenangan ini membuat Jakarta LavAni kini menempel ketat Jakarta Bhayangkara Presisi di papan atas klasemen. Oleh karena itu, Erwin menegaskan bahwa fokus utama mereka saat ini adalah mempersiapkan taktik untuk menghadapi sang juara bertahan.

“Terus terang kami masih menganggap Bhayangkara Presisi sebagai lawan terberat,” tutup Erwin Rusni.

Kekalahan ini menjadi tamparan keras bagi Samator untuk segera berbenah sebelum ambisi melangkah ke Grand Final benar-benar tertutup. (*)

Dua Penggawa Unggul FC Malang Menuju Timnas Futsal Indonesia di Piala AFF 2026

0
Andres Dwi Persada dipanggil ke timnas futsal Indonesia untuk Piala AFF 2026 di Thailand.
AMBISI NEGARA: Pemain Unggul FC Malang, Andres Dwi Persada, resmi dipanggil masuk skuad Timnas Futsal Indonesia menuju Piala AFF Futsal 2026 setelah menunjukkan performa apik di liga domestik. (Laga.id/istimewa Official Unggul FC Malang)

Laga.id, Malang – Langkah ambisius Timnas Futsal Indonesia menuju Piala AFF Futsal 2026 dipastikan diperkuat oleh dua penggawa andalan Unggul FC Malang. Pelatih Hector Souto resmi memboyong Andres Dwi Persada dan Angga Ariansyah dalam daftar 14 pemain final yang akan bertarung di Thailand pada 5-13 April 2026.

Keputusan tersebut merupakan hasil pengamatan mendalam terhadap performa para pemain sepanjang kompetisi Pro Futsal League 2025-2026. Selanjutnya, federasi mengonfirmasi bahwa Blacksteel Papua menjadi penyumbang pemain terbanyak, sementara Unggul FC konsisten mengirimkan dua wakil terbaiknya. Oleh karena itu, kehadiran duo Malang ini diharapkan mampu menambah kedalaman skuad di level internasional.

Manajer Unggul FC Malang, Usa Laksono, menyatakan rasa syukur yang mendalam atas kepercayaan tim nasional kepada anak asuhnya. Meskipun persaingan di internal tim sangat ketat, ia yakin kualitas pemainnya mampu bersaing dengan nama-nama besar lainnya.

“Kami senang dan bangga atas dipanggilnya Angga Ariansyah dan Andres Dwi Persada ke Timnas Futsal Indonesia untuk Piala AFF Futsal 2026,” tuturnya berdasarkan keterangan yang diterima Laga.id, Minggu (5/4/2026).

Rombongan skuad Garuda sendiri telah dijadwalkan bertolak ke Thailand guna menghadapi lawan-lawan tangguh seperti Brunei Darussalam, Malaysia, dan Australia.

Selain faktor teknis, Usa menekankan pentingnya jam terbang internasional bagi perkembangan karier individu para pemain. Manajer asli Malang tersebut juga berharap kedua pemainnya tidak hanya sekadar menjadi pelapis, namun mampu memberikan dampak nyata di setiap pertandingan.

“Kami akan lebih senang dan bangga lagi jika Angga dan Andres berkontribusi dalam membawa harum nama Indonesia di ajang tersebut,” imbuhnya.

Meskipun turnamen ini diprediksi berjalan sengit, dukungan penuh terus mengalir agar tim nasional mampu mencapai target tertinggi. “Semoga mereka bisa membawa pulang prestasi tertinggi,” pungkas Usa dengan optimistis.

Kini, beban prestasi berada di pundak 14 ksatria futsal Indonesia untuk membuktikan bahwa mereka adalah raja baru di kawasan Asia Tenggara. Patut dinanti perjuangan dari Andres dan Angga bersama para pemain Merah Putih lainnya. (*)

Redam Tensi Rivalitas, Polda Jatim Pertemukan Persebaya-Arema di Surabaya

0
Kapolda Jatim bersama manajemen Arema FC dan Persebaya Surabaya dalam foto bersama usai rapat koordinasi keamanan laga.
FORUM SILATURAHMI: Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang Avianto berfoto bersama perwakilan Arema FC dan Persebaya Surabaya usai pertemuan strategis menjaga kondusivitas pertandingan. (Laga.id/istimewa Humas Polda Jatim)

Laga.id, Surabaya – Kepolisian Daerah Jawa Timur bergerak cepat meredam tensi tinggi jelang laga krusial Super League 2025/2026 antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya. Melalui forum silaturahmi strategis, korps Bhayangkara tersebut menyatukan komitmen kedua manajemen untuk memastikan atmosfer pertandingan berlangsung aman dan sportif tanpa bayang-bayang provokasi.

“Terima kasih kepada Persebaya dan Arema yang telah hadir. Harapan kita, pertandingan sepak bola di Jawa Timur menjadi tontonan yang menarik dan aman, bukan penuh ketegangan, serta mampu mendorong perekonomian daerah,” ujar Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang Avianto di Ruang Selasar Polda Jatim, Rabu (1/4/2026).

Jenderal dengan dua bintang di pundak tersebut menegaskan bahwa rivalitas di atas lapangan hijau merupakan bumbu sepak bola, namun harus tetap berada dalam koridor sportivitas yang sehat. Pihaknya tidak ingin keamanan wilayah terganggu hanya karena sentimen buta yang tidak produktif. Nanang juga meminta manajemen kedua tim untuk proaktif membentengi suporter agar tidak mudah termakan isu miring yang beredar di jagat maya.

“Mari kita jaga rivalitas tetap sehat, sehingga setiap pertandingan berlangsung aman dan kondusif,” tegasnya.

Respons positif datang dari manajemen Green Force. Perwakilan Persebaya mengapresiasi langkah jemput bola yang dilakukan Polda Jatim dalam mengawal keberlangsungan kompetisi yang tertib. Mereka mengakui bahwa edukasi terhadap basis massa menjadi tantangan terbesar saat ini.

“Kami berterima kasih atas dukungan Polda Jatim. Kami juga terus mengingatkan suporter agar tidak terpengaruh provokasi, khususnya di media sosial,” ungkap perwakilan manajemen Persebaya.

Senada dengan itu, Presidium Aremania memastikan kesiapan mereka sebagai tuan rumah yang bertanggung jawab. Mereka menjamin Stadion Kanjuruhan akan menjadi tempat yang aman bagi seluruh elemen pertandingan pada 28 April mendatang. Komitmen ini menjadi harga mati demi menjaga citra sepak bola Malang Raya dan Jawa Timur pada umumnya.

“Aremania siap menjaga keamanan dan kenyamanan seluruh pihak. Tidak ada toleransi bagi oknum yang melakukan tindakan melanggar hukum,” tegas perwakilan Aremania.

Pertemuan tersebut berakhir dengan nota kesepahaman tak tertulis untuk memperketat pengawasan terhadap potensi gesekan. Langkah preventif ini diharapkan menjadi fondasi kuat bagi terciptanya budaya sepak bola yang berintegritas dan damai di tanah Jawa Timur. Rivalitas abadi biarlah tuntas di peluit panjang, tanpa harus menyisakan luka di luar lapangan. (*)

Sinergi Surabaya Samator-Danamon Akselerasi Pembinaan Atlet Voli di Kancah Profesional

0
Manajemen Surabaya Samator dan Bank Danamon foto bersama dalam peresmian kolaborasi strategis bola voli nasional.
PERKUAT AMUNISI: Jajaran manajemen Surabaya Samator dan perwakilan PT Bank Danamon Indonesia Tbk berfoto bersama usai peresmian kerja sama strategis untuk mendukung kiprah tim di Final Four Proliga 2026. (Laga.id/istimewa Official Surabaya Samator)

Laga.id, Surabaya – Tim voli putra Surabaya Samator resmi menjalin kemitraan strategis dengan PT Bank Danamon Indonesia Tbk (Danamon) guna memperkokoh kesiapan teknis menjelang babak Final Four Proliga 2026 sekaligus memperluas ekosistem voli nasional secara berkelanjutan.

“Kolaborasi dengan Danamon merupakan langkah strategis untuk memperkuat fondasi tim sekaligus mengakselerasi pengembangan ekosistem bola voli nasional. Kami melihat adanya kesamaan DNA dan visi dalam membesarkan olahraga bola voli,” ujar Presiden Direktur Samator Group, Rachmat Harsono di Surabaya, Rabu (1/4/2026).

“Di mana grup Danamon melalui MUFG juga memiliki komitmen nyata dalam pengembangan bola voli di Jepang. Keselarasan ini menjadi dasar kuat untuk membangun kerja sama yang berkelanjutan untuk bola voli di Indonesia,” sambungnya.

Langkah ini dinilai sebagai dorongan signifikan bagi klub tersukses di tanah air tersebut dalam menjaga konsistensi prestasi di kasta tertinggi bola voli Indonesia. Manager Tim Surabaya Samator, Yusak Harold, mengapresiasi dukungan tersebut sebagai energi baru bagi skuad asuhannya.

“Kami sangat mengapresiasi dukungan dari Danamon. Sebagai tim tertua yang memiliki dedikasi tinggi terhadap pengembangan pemain, kami ingin terus berkembang dengan merangkul berbagai instansi yang telah memiliki hubungan baik dengan kami. Harapannya, kita bisa maju bersama dan memberikan yang terbaik di Final Four Proliga 2026,” ungkap Yusak.

Dari sudut pandang korporasi, Direktur Enterprise Banking & Financial Institution PT Bank Danamon Indonesia Tbk, Thomas Sudarma, menegaskan bahwa kemitraan ini merupakan perpanjangan hubungan baik dengan Samator Group sekaligus bentuk kontribusi sosial melalui olahraga.

“Danamon bangga dapat berkolaborasi dengan Surabaya Samator, salah satu klub voli paling berprestasi di Indonesia, sebagai kelanjutan dari hubungan yang baik antara Danamon dengan Samator Group, serta sebagai wujud komitmen Danamon berkontribusi kepada peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui olahraga,” jelas Thomas.

“Dengan dukungan ini, kami berharap Surabaya Samator akan dapat melanjutkan tradisi prestasinya dalam seluruh kompetisi yang diikuti, serta agar Surabaya Samator dapat terus menjadi wadah pembinaan bagi atlet-atlet voli berprestasi di Indonesia,” tuturnya.

Senada dengan manajemen, Kapten Surabaya Samator, Rama Fazza, memastikan seluruh penggawa tim dalam kondisi siap tempur untuk menghadapi fase krusial kompetisi.

“Kami sebagai pemain siap memberikan yang terbaik di Final Four Proliga 2026. Dukungan dari berbagai pihak, termasuk Danamon, menjadi motivasi tambahan bagi kami untuk tampil maksimal dan meraih hasil terbaik,” tegas Rama.

Kemitraan ini menjadi sinyal kuat bahwa profesionalisme klub olahraga kini semakin berkelindan erat dengan dukungan sektor perbankan demi mencetak regenerasi atlet yang kompetitif di level internasional. (*)