Friday, July 31, 2026
Google search engine
Home Blog Page 82

Perdana, Atlet Kabupaten Mojokerto Raih Emas Pertama Loncat Indah Porprov IX Jatim 2025

0
PERDANA: Perhelatan cabor Loncat Indah pertama kali dilombakan di Porprov IX Jatim 2025 diikuti 67 atlet dari 15 kabupaten/kota. (Laga.id/istimewa DA)

Laga.id, Kota Batu – Sifa Kartika Putri asal Kabupaten Mojokerto menjadi atlet Loncat Indah pertama yang meraih medali emas di cabang olahraga (cabor) yang baru pertama kali di gelar di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jatim 2025.

Pada lomba yang digelar di Taman Rekreasi Selecta, Selasa (1/7/2025), Papan 5m putri menjadi pembuka kejuaraan dan Sifa Kartika Putri meraih emas. Sedangkan medali perak direbut Maheswari Galuh Nastiti dari Kota Surabaya, sedangkan Clarisa Garcia Kelud Ertrisia dari Kota Batu meraih perunggu.

Cabor Loncat Indah pada Porprov tahun ini diikuti 67 atlet yang terdiri dari 32 putra dan 35 pitri akan berebut meraih 10 medali emas. Sebanyak 10 nomor, yakni Papan 0,5m, Papan 1m, Papan 3m, dan Papan 5m putra dan putri.

Ketua Pengprov Aquatic Indonesia Jatim Dewanti Rumpoko yang hadir saat pembukaan mengaku senang karena loncat indah akhirnya bisa dilombakan di Porprov, apalagi pesertanya cukup banyak. “Baru dilombakan di Porprov tapi diikuti 67 atlet dari 15 kabupaten/kota, ini luar biasa,” katanya.

Ia juga optimis akan banyak bibit-bibit baru yang baru muncul yang nantinya bisa menjadi kebanggaan bagi Jatim. Tak lupa Dewanti menyampaikan terimakasih ke Pemkot Batu yang bersedia menjadi tempat lomba Loncat Indah.

“Melihat animo peserta, kita semangat untuk tetap menjadikan Loncat Indah menjadi olahraga yang banyak menyumbangkan medali bagi Jatim di PON,” kata mantan Wali Kota Batu itu.

“Apalagi lomba digelar di tempat legendaris, bukan hanya Selektanya tetapi papan peluncurannya dan semua kolam renangnya bersejarah. Jadi selain ini olahraga juga memperkenalkan pariwisata di Kota Batu,” lanjut Dewanti.

Sementara itu, Ketua Harian Aquatic Indonesia Jatim Herlambang Wijaya mengatakan, menjamin kualitas penilaian, panitia mendatangkan wasit dari Jakarta dan Jawa Tengah.

Langkah ini diambil demi transparansi, bukan karena keraguan terhadap kualitas SDM lokal. Ia berharap kehadiran juri nasional dan pelatih senior dari luar daerah bisa menjadi sarana belajar bagi para pelatih dan atlet di Jawa Timur.

“Kita ingin menghadirkan suasana kompetitif yang sehat, adil, dan profesional. Semua ini demi kemajuan bersama,” tuturnya.

Sementara itu, technical delegate Loncat Indah Porprov Ronaldy Herbintoro menyatakan bahwa ajang ini menjadi langkah awal penting bagi perkembangan cabor Loncat Indah. Ia juga menyinggung kemungkinan cabor ini akan masuk dalam agenda Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) jika nantinya juga dipertandingkan di Popnas.

“Kalau Loncat Indah benar masuk Popnas, maka besar kemungkinan Popda Jatim akan ikut mengadopsinya. Ini harapan yang harus kita sambut dengan persiapan serius,” katanya. (*)

Sudah Gondol 5 Emas, Catur Sidoarjo Berpeluang Juara Umum Porprov IX Jatim

0
ASAH OTAK: Sebanyak 240 atlet tengah fokus saat mengikuti pertandingan Catur pada ajang Porprov IX Jatim 2025 yang digelar di Balai Among Tani Kota Batu, Selasa (1/7/2025). (Laga.id/istimewa WT)

Laga.id, Kota Batu – Atlet cabang olahraga (cabor) Catur dari Kabupaten Sidoarjo berpeluang meraih juara umum di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur 2025 setelah mengoleksi 5 medali emas dan 1 medali perak.

Medali emas dari cabor Catur kontingen Sidoarjo disumbangkan Bagus Tri Laksa yang merebut 2 emas di nomor perorangan putra kilat dan perorangan putra cepat. Kemudian tiga emas diraih di Beregu Murni Putra Cepat, Beregu Murni Putri Cepat dan Beregu Murni Putri Kilat. Sedangkan Beregu Murni Putra Kilat meraih perak.

Menurut Ketua Harian Percasi Jatim Yusuf Satriyono pada Porprov kali ini banyak bibit atlet berbakat, salah satunya adalah Bagus Tri Laksa yang bisa meraih dua emas. Ia juga mengatakan Sidoarjo memilki peluang meraih juara umum dengan 5 emas.

“Bagus masih duduk di kelas 5 SD dan ada lagi atlet putri Tulungagung yang masih muda juga meraih emas di nomor beregu,” kata Yusuf, Selasa (1/7/2025).

“Dari 10 nomor sudah dilombakan dan kurang 5 nomor. Sampai saat ini, Sidoarjo sudah meraih 5 emas,” tambah pria yang juga menjabat technical delegate cabor Catur Porprov.

Yusuf juga menjelaskan pelaksanaan catur hingga saat ini berjalan lancar dan tanpa protes dari panitia. “Saya mengucapkan terima kasih ke Pemkot Batu yang sudah memberikan sarana dan prasarana yang sangat bagus,” katanya. (*)

Fantastis, KONI Jatim Takjub 20 Rekor Pecah di Cabor Selam Kolam Porprov IX Jatim 2025

0
TERPUKAU: Ketua Umum KONI Jatim Muhammad Nabil (depan tengah) kagum dengan capaian atlet-atlet cabor Selam Kolam yang melahirkan 20 rekor baru selama ajang Porprov IX Jatim 2025 di Kolam Renang Gajayana, Kota Malang. (Laga.id/istimewa Bidang Media dan Humas KONI Jatim)

Laga.id, Malang – Cabang olahraga (cabor) Selam Kolam mencatat sejarah baru dengan terciptanya 20 pemecahan rekor pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur 2025 di Malang Raya.

Selain jumlahnya yang besar, pemecahan rekor tersebut terjadi dari 26 nomor yang diperlombakan untuk nomor kolam. “Artinya ini sekitar 77 persen nomor yang pecah rekor,” ungkap Ketua Umum KONI Jatim Muhammad Nabil ditemui usai penutupan perlombaan selam kolam di Kolam Renang Gajayana, Kota Malang, Selasa (1/7/2025).

Dengan pemecahan rekor itu, Nabil menyebut bahwa hasil ini merupakan potret keberhasilan pembinaan yang dilakukan oleh masing-masing kabupaten/kota di Jatim.

Bahkan, ia menyebut, prestasi ini menjadi proyeksi atlet-atlet Jatim ke depan untuk bisa mengharumkan nama Jatim di kancah nasional dan Indonesia di kancah internasional. Apalagi, terjadi pemerataan penyebaran medali yang diperoleh oleh 18 daerah.

“Artinya ini ada pemerataan, ada pembinaan, ada prestasi. Kalau pemerataan dan pembinaan saja tidak ada prestasi itu belum menjadi sebuah karya, kalau ini sudah ada karya,” tuturnya.

TANGIS: Salah satu atlet cabor Selam Kolam menangis pada ajang Porprov IX Jatim 2025 di Kolam Renang Gajayana, Kota Malang. (Laga.id/istimewa RS)

Dari hasil ini, selanjutnya data akan dihimpun oleh tim talent scouting sebagai bank atlet sehingga mereka bisa terus dibina oleh pengcab dan juga pengprov.

“Sehingga persepsi pemenang antara pelatih, pengcab, dan KONI itu sama. Ini harus dijaga, artinya kita sudah punya modal baik tidak harus sulit mencari atlet,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua POSSI Jatim Mirza Muttaqien mengaku bangga melihat dengan proses pembinaan selam di daerah karena telah terjadi pemerataan penyebaran medali. Termasuk rekor yang diraih beberapa daerah yang sebelumnya tidak memiliki catatan gemilan di cabor selam.

Ia mencontohkan, ada atlet yang bisa memecahkan rekor milik atlet yang Puslatda pada ajang Porprov dengan catatan lebih baik. “Artinya, masa depan cabor selam Jatim cukup cerah,” ungkap Mirza.

Mirza menyebut kunci keberhasilan pembinaan di daerah tak lepas dari program pelatihan pelatih yang dilakukan oleh POSSI Jatim. Sehingga, pelatihan di daerah berjalan dengan baik. (*)

Wow, 7 Medali Emas Diperebutkan 168 Atlet Woodball di Porprov IX Jatim 2025

0
PESAT: Wali Kota Malang Wahyu Hidayat melakukan tembakan pertama tanda dimulainya cabor Woodball pada perhelatan Porprov IX Jatim 2025 di Komplek GOR Ken Arok, Kota Malang, sore ini. (Laga.id/istimewa NA)

Laga.id, Malang – Sebanyak 168 atlet dari puluhan kabupaten/kota berlaga di cabang olahraga (cabor) Woodball dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur 2025. Gelaran yang mempertandingkan 7 nomor serta memperebutkan 7 medali emas itu dibuka langsung Wali Kota Malang Wahyu Hidayat itu dilaksanakan di Komplek GOR Ken Arok, Kota Malang.

Ketua Indonesian Woodball Association Jawa Timur (IWbA Jatim) Gamaliel Raymond mengatakan keikutsertaan cabor Woodball dalam Porprov terhitung sudah memasuki edisi ketiga dan setiap dilaksanakan pesertanya selalu bertambah pesat.

“Jadi total peserta ada 168 atlet ditambah 24 official dan 22 pelatih dari seluruh kabupaten/kota di Jatim,” katanya, Selasa (1/7/2025).

Untuk diketahui, cabor Woodball mempertandingkan 7 nomor, seperti single stroke putra-putri, fairway putra-putri, team fairway putra-putri dan mix stroke.

“Idealnya yang dipertandingkan ada 14 nomor, namun kali ini hanya mempetandingkan 7 nomor, mengikuti ketentuan dari KONI Jatim yang mewajibkan mempertandingkan nomor yang dipertandingkan di Pekan Olahraga Nasional (PON),” tambah Raymond.

Melalui gelaran Porprov IX Jatim 2025, ia juga berharap gelaran ini dapat meningkatkan skill pemain muda dan pemula, karena dengan seringnya bertanding mereka akan terbiasa dengan pertandingan itu sendiri.

Apalagi, dengan tembusnya sejumlah atlet asal Jatim ke Pelatnas Woodball, juga diharap bisa memacu motivasi para atlet woodball muda untuk lebih berprestasi membawa nama baik daerahnya hingga Indonesia.

“Dari Jatim ada 6 atlet yang lolos pelatnas proyeksi SEA Games 2025 di Thailand. Sebelum pelaksanaan SEA Games pada Desember 2025 mendatang, akan dilaksanakan Indonesia Open dan diharap atlet dari Jatim bisa mengikuti gelaran tersebut,” tutup Raymond. (*)