Tuesday, July 28, 2026
Google search engine
Home Blog Page 247

Masifkan Lomba Catur dari Tingkat Desa, Program Ketua Anyar Percasi Jatim

0
Achmad Fauzi Wongsojudo terpilih sebagai Ketua Percasi Jawa Timur setelah menang mutlak dalam Musprov yang digelar di aula KONI Jatim, tadi pagi. (Laga.id/Dian Kurniawan)

Laga.id, Surabaya – Nahkoda baru Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Jawa Timur terpilih melalui mekanisme Musyawarah Provinsi (Musprov). Achmad Fauzi Wongsojudo berhak menjadi Ketua Percasi Jatim periode 2023-2027 setelah menang mutlak pada Musprov
yang digelar di aula KONI Jatim, Minggu (28/05/2023).

Achmad Fauzi yang merupakan tokoh asli Madura itu menang mutlak. Dari 33 pemilik suara, dia mengantongi 33 dukungan. Usai terpilih, pria yang juga Bupati Sumenep itu membeberkan programnya. Salah satunya meningkatkan pembinaan usia dini. Tujuannya, agar atlet catur Jatim bisa meraih prestasi. Baik dalam skala nasional maupun internasional.

“Yang pertama itu unggul. Lalu maju dan berdaya saing. Unggul ini akan mempersiapkan sumber daya Manusia yang berkaitan dengan atlet catur, dengan memulai pembinaan usia dini,” kata Achmad Fauzi.

Menurut dia, pihaknya akan menggandeng pengurus di kabupaten/kota untuk melakukan jemput bola. Achmad Fauzi memastikan bakal transparan soal pengelolaan anggaran. Hal itu dianggap sangat penting.

“Partisipasi dari daerah harus terbuka dan jangan tertutup, pasti akan turun ke bawah untuk mencari bibit unggul. (Dari sisi) manajemen harus akuntabel dan terbuka, sehingga tidak ada kecurigaan termasuk berkaitan dengan keuangan,” bebernya.

Nantinya, setelah tim formatur terbentuk dan susunan kepengurusan disahkan, Percasi Jatim segera menggelar kejuaran dan turnamen di daerah. Fauzi juga berharap agar semua pengurus Percasi Jatim bisa lebih kompak.

Termasuk berusaha maksimal bekerja untuk mencari bibit-bibit atlet catur baru. Dia optimistis Percasi Jatim bisa meraih prestasi maksimal, baik di Kejurnas dan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI/2024 Aceh-Sumatera Utara mendatang.

Sementara itu, Wakil Ketua Percasi Jatim demisioner Yusuf Satriono optimistis Bupati Fauzi bisa menjadikan Jatim sebagai kiblat catur nasonal. “Mudah-mudahan nanti di Kejurnas kembali lagi ke tangan Jatim. Kalau di PON harus belajar banyak dari Jawa Barat,” katanya.

Surabaya Juara Umum Kejurda Finswimming Jatim Lagi

0
Kontingen selam Surabaya menjadi juara umum Kejurda Finswimming Jawa Timur untuk kali kedua beruntun. Pada posisi kedua ada Kabupaten Pasuruan, menguntit di posisi berikutnya Kabupaten Nganjuk. (Laga.id/Dian Kurniawan)

Laga.id, Surabaya – Kota Surabaya meraih juara umum dalam kejuaraan Daerah (Kejurda) Fin Swimming yang digelar Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (Possi) Jawa Timur.

Surabaya meraih 34 medali emas, 23 perak, 30 perunggu. Capaian ini menurun ketimbang gelaran serupa tahun lalu dimana kontingen selam Surabaya juara umum Kejurnda Finswimming 2022 dengan merebut 35 emas, 27 perak dan 28 perunggu.

Kendati demikian, ada peningkatan pada peringkat kedua. Yakni Kabupaten Pasuruan yang meraih 25 medali emas, 17 perak, 11 perunggu. Tahun lalu, mereka juga berada di posisi kedua setelah meraih 20 emas, 21 perak, 14 perunggu.

Sementara itu, Banyuwangi yang tahun lalu menempati peringkat ketiga dengan 17 emas, 9 perak, 14 perunggu harus terlempar. Pada gelaran tahun ini, posisi ketiga menjadi milik Nganjuk usai membawa pulang 14 medali emas, perak 8, perunggu 8.

Tak ayal, hasil ini menunjukkan perkembangan finswimming di daerah sudah mulai terlihat. Kondisi ini cukup bagus untuk iklim persaingan atlet yang akan mewakili Jawa Timur. “Beberapa daerah prestasinya sudah mulai terlihat meningkat jadi ini keuntungan bagi Jatim,” ucap Ketua Umum Pengprov POSSI Jatim, Mirza Muttaqien, Minggu (28/5/2023).

Pria yang juga Direktur Utama PT Jatim Grha Utama itu mengatakan hasil ini bisa menjadi patokan peningkatan prestasi olahraga finswimming untuk Jatim. “Kami akan terus memantau atlet mana yang memang konsisten dan masuk dalam dalam puslatda,” terangnya.

“Hasil ini nanti akan menjadi evaluasi Pengprov Jatim untuk melihat atlet mana yang memang cocok untuk masuk dalam pemusatan latihan daerah (Puslatda) proyeksi PON Aceh nantinya,” sambungnya.

Mirza Muttaqien berharap para atlet yang berhasil meraih juara di Kejurda bisa terus mengasah kemampuannya dan meningkatkan catatan waktunya, sebab POSSI Jatim akan menurunkan mereka di Kejurnas. Apalagi, beberapa kelompok umur (KU) C dan D sudah cukup banyak yang ikut dalam pertandingan ini.

“Ini cukup bagus maka pembibitan atlet finswimming yang sudah banyak peminat. Dan juga tentunya sesuai agar kita terus melakukan pembinaan dan menyiapkan atlet lapis dua,” tandas Mirza Muttaqien.

Move On dari Surabaya 730 Game, Bali United Fokus Ladeni PSM Makassar

0
Eber Henrique Ferreira de Bessa (kanan) mencoba memanfaatkan peluang melalui tendangan bebas saat melawan Persebaya Surabaya pada laga bertajuk Surabaya 730 Game di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Minggu (28/05/2023) sore. (Laga.id/Fajar Kristanto)

Laga.id, Surabaya – Kekalahan dari Persebaya Surabaya dengan skor 3-1 tak membuat Bali United risau. Tim asal Pulau Dewata itu mengalihkan fokus untuk melawan PSM Makassar.

Ricky Fajrin dkk. memanaskan mesin dengan menerima undangan Persebaya pada laga bertajuk Surabaya 730 Game untuk menyemarakkan Hari Jadi Kota Surabaya ke-730 tahun di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Minggu (28/05/2023).

Gawang Bali United bergetar tiga kali lewat Muhamad Kasim Botan (23′), Muhammad Iqbal (65′), dan Ferdinand Alfred Sinaga (90’+1). Sementara gol hiburan Bali United diciptakan melalui tendangan bebas cantik M. Rahmat di menit ke-74.

Tim berjulukan Serdadu Tridatu tersebut menggunakan laga ini untuk menjajal semua pemainnya yang dibawa ke Surabaya. Buktinya, pelatih Alessandro Stefano Cugurra Rodrigues menarik keluar seluruh pemain ketika babak kedua berjalan sepuluh menit.

Tak hanya itu, Stefano Cugurra juga mengganti tiga penjaga gawangnya. Adilson Aguero dos Santos diganti pada menit 56, Muhammad Ridho Djazulie ditarik keluar di menit ke-80. Dan terakhir Rakasurya Handika. Artinya, ketiga kiper tersebut kebobolan masing-masing satu gol.

Meski meraih hasil tak memuaskan, Stefano Cugurra mengaku senang timnya bisa melakoni laga uji coba sebelum melawan PSM Makassar. Dia tak begitu memikirkan hasil akhir. Makanya, semua pemain mendapat kesempatan untuk dimainkan.

“Kedua tim bermain bagus dan menyerang. Tim dari mereka punya peluang, bisa cetak tiga gol, lalu, kita juga punya beberapa peluang, tapi cuma cetak satu gol. Saya pikir kedua tim kerja keras,” ujar Stefano Cugurra usai laga.

“Kita tidak mau pasang pemain untuk bermain 90 menit karena kita takut pemain bisa cedera. Kita punya pertandingan satu minggu lagi, pasti waktu cedera tidak bisa sembuh saat melawan PSM,” papar Teco, sapaan akrabnya.

Partai melawan PSM merupakan laga perebutan ke babak kualifikasi Liga Champions Asia. Laga ini akan berlangsung di Gianyar pada 6 Juni dan di Parepare pada 10 Juni mendatang.

Kado Indah dari Persebaya Untuk Surabaya dan Wali Kota

0
Ferdinand Alfred Sinaga mencetak gol terakhir dari kemenangan 3-1 Persebaya Surabaya atas Bali United pada laga bertajuk Surabaya 730 Game di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Minggu (28/05/2023) sore. (Laga.id/Fajar Kristanto)

Laga.id, Surabaya – Pertandingan uji coba bertajuk Surabaya 730 Game berhasil dimenangkan Persebaya Surabaya. Tim berjulukan Green Force itu menang dengan skor 3-1 atas Bali United di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Minggu (28/05/2023).

Kemenangan Persebaya menjadi kado yang indah di Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-730. Bahkan, sehari sebelumnya, Wali Kota Eri Cahyadi juga berulang tahun ke-45 tahun.

Jual beli serangan tersaji sejak menit awal. Dimana permainan menekan diperagakan Persebaya lantaran disaksikan puluhan ribu bonek yang memadati Stadion GBT.

Sementara Bali United selaku tamu tidak tinggal diam begitu saja. Kedua tim sama-sama membuat sejumlah peluang yang baik di laga ini.

Persebaya berhasil membuka keunggulan terlebih dahulu lewat Muhamad Kasim Botan yang memanfaatkan bola muntah hasil tangkapan tak sempurna Adilson Aguero dos Santos di menit ke-23.

Kiper yang juga dikenal sebagai Adilson Maringa itu gagal menangkap dengan baik bola tendangan bebas Reva Adi Utama. Keunggulan 1-0 membuat Persebaya kian percaya diri. Namun skor 1-0 tidak berubah hingga wasit meniup peluit berakhirnya babak pertama.

Usai turun minum, Persebaya tidak mengendorkan permainan mereka. Menariknya, ketika laga babak kedua berjalan 10 menit, arsitek Bali United Alessandro Stefano Cugurra Rodrigues melakukan pergantian massal.

Namun Persebaya yang tampil dominan sejak awal babak kedua malah mencetak gol lagi. Kali ini pemain pengganti Persebaya, Muhammad Iqbal berhasil membobol gawang tuan rumah unggul 2-0.

Baru pada menit 74, Serdadu Tridatu (julukan Bali United) berhasil memperkecil kedudukan menjadi 2-1 berkat tendangan bebas Muhammad Rahmat yang berhasil masuk ke gawang Persebaya yang dikawal Aditya Arya Nugraha. Kiper asal Pakis, Kabupaten Malang itu menggantikan peran Andhika Ramadhani di menit 50.

Harapan Bali United untuk menyamakan kedudukan sirna setelah Persebaya menambah keunggulan melalui gol Ferdinand Alfred Sinaga memanfaatkan umpan tarik dari Rizky Dwiyan Apriliyanto. Skor 3-1 menutup jalannya pertandingan.

Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi Persebaya untuk mempersiapkan diri untuk digulirkannya musim kompetisi 2023/2024. Sementara Bali United juga memanfaatkan pemanasan ini untuk playoff Liga Champions Asia.