Monday, July 27, 2026
Google search engine
Home Blog Page 260

Ezra Walian Akui Sulit Hadapi Bali United

1
Penyerang Persib Bandung, Ezra Walian. (dok. Persib)

Laga.id, Bandung – Penyerang Persib Bandung, Ezra Walian, menyebut pertemuan dengan Bali United selalu menjadi pertandingan yang sulit.

Laga pekan ke-23 Liga 1 2022/2023 antara Persib dan Bali United dijadwalkan digelar di Stadion Maguwoharjo Sleman, Jumat (10/2/2023) sore.

Pada pertemuan terakhir, Pangeran Biru harus mengakui keunggulan Serdadu Tridatu 2-3 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, 23 Agustus 2023 lalu.

“Lawan Bali United selalu sulit, tapi seperti yang sudah saya katakan, kami tampil 14 pertandingan tanpa kalah,” kata pemilik nomor punggung 30 ini.

Ezra menambahkan jika tim Persib tengah dalam kondisi terbaiknya setelah membuat catatan rekor tak pernah kalah di 14 pertandingan. Pemain kelahiran Amsterdam, Belanda, itu meyakini catatan tersebut merupakan modal positif bagi tim.

“Jadi, kami sangat baik untuk saat ini, dan kita lihat saja beberapa laga ke depan. Kami semua harus percaya bahwa kami bisa melanjutkan perjalanan ini,” tegasnya.

Persib kini masih menjadi pemuncak klasemen sementara dengan 45 poin dari 21 pertandingan. Mereka selisih satu angka saja dari Persija Jakarta yang ada di posisi runner-up dengan 44, tapi sudah memainkan 22 laga.

Kim Kurniawan Siap Bantu PSS Kalahkan Persik

0
Gelandang PSS Sleman, Kim Kurniawan. (dok. PSS)

Laga.id, Sleman – Skuat PSS Sleman kembali bermain di laga home kontra Persik Kediri di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Kamis (9/2/2023) sore.

Bermain pada pekan ke-23 BRI Liga 1 2022/2023, Kim Jeffrey Kurniawan dan kolega dihadapkan pada waktu jeda yang mepet usai melakoni laga tandang di Gelora Bandung Lautan Api menghadapi Persib Bandung pada pekan sebelumnya.

“Kami para pemain tentu saja siap untuk pertandingan besok walaupun recovery dan waktu antar pertandingan sangat mepet. Namun, hal tersebut sudah biasa bagi kami para pemain,” sebut Kim Kurniawan, Rabu (8/2/2023) pagi.

Pemiliki nomor punggung 23 ini menyatakan laga kontra tim berjuluk Macan Putih itu krusial. Dia memberikan motivasi kepada rekan satu tim untuk meraih tiga poin agar menjaga jarak serta bisa memperbaiki urutan di klasemen.

“Harapannya, jika meraih tiga poin kita bisa naik ke papan tengah. Sebelumnya, kita meraih tiga kali kemenangan beruntun walaupun kemudian kalah. Mudah-mudahan tiga kali kemenangan beruntun bisa kita raih lagi. Hal ini bisa menjadi modal penting untuk pertandingan berikutnya,” lanjut Kim Jeffrey Kurniawan.

Menjamu tim Persik Kediri, panitia pelaksana pertandingan PSS Sleman terganjal ijin dari pihak keamanan sesuai dengan surat dari kepolisian dengan nomor: R/REK/30/II/Yan 2.14/2023/Intelkam, sehingga tidak bisa menggelar dengan kehadiran penonton di stadion Maguwoharjo.

Bagi adik ipar Irfan Bachdim hal ini tentu saja merugikan bagi penggawa Super Elang Jawa yang membutuhkan dukungan dari suporter PSS Sleman.

“Sebagai pemain kita ingin penonton hadir seperti pertandingan kemarin lawan Arema FC. Atmosfer yang luar biasa pastinya mendorong semangat pemain untuk terus bekerja keras walau capek berlarian kesana-kemari,” tutur ayah dari satu putra ini.

“Ini tentu saja sebuah kerugian, bagaimana pun kita harus menerima realitas seperti ini dan motivasi tidak akan berkurang. Jadi kita tetap semangat dan ambil tiga poin untuk suporter PSS. Untuk teman-teman pemain kita tetap all out dan ambil tiga poin dari Persik Kediri,” tandasnya.

Adaptasi, Marselino Ferdinan Bertempur dengan Cuaca Dingin Belgia

0

Laga.id, Deinze – Gelandang Timnas Indonesia, Marselino Ferdinan, membeberkan proses adaptasi dengan lingkungan barunya di Belgia setelah resmi bergabung dengan KMSK Deinze.

Marselino Ferdinan awalnya sudah meninggalkan Indonesia untuk bertolak ke Belgia pada Rabu (25/01/2023) untuk menjalani proses negosiasi dengan beberapa klub. Namun, akhirnya dia memilih KMSK Deinze sebagai pelabuhan barunya.

Klub yang berkompetisi di Challenger Pro League alias kasta kedua Liga Belgia itu pun juga telah mengumumkan secara resmi perekrutan Marselino Ferdinan pada Rabu (1/2/2023).

Sampai saat ini, pemain berusia 18 tahun itu masih menjalani proses administrasi untuk mendapatkan izin kerja sebelum bisa mencatat laga pertamanya di Liga Belgia.

Salah satu tantangan yang tentunya akan dihadapi oleh kapten Timnas Indonesia U-20 itu ialah menghadapi cuaca ekstrem Eropa.

Sebab, ada perbedaan suhu yang sangat mencolok antara benua dengan empat musim itu dengan iklim tropis khas Indonesia yang cenderung hangat.

“Saya baru tinggal di sini selama delapan hari. Saya merasa sangat nyaman, hanya saja cuaca di sini sangat berbeda. Jika di Indonesia, paling dingin sekitar 25 derajat Celsius,” kata Marselino Ferdinan kepada Playsia TV.

Mantan pemain Persebaya Surabaya itu mengatakan, suhu normal di Belgia sebetulnya sudah sangat dingin jika dibandingkan dengan Indonesia.

Sebab, dalam situasi normal, suhunya mencapai delapan derajat Celsius. Namun, angka ini bisa anjlok hingga minus satu derajat Celsius.

Meskipun demikian, sejauh ini ia tetap merasa nyaman dengan lingkungan barunya tersebut. “Sementara suhu normal di sini sekitar delapan derajat, bahkan terkadang -1 derajat Celsius. Tapi, rasanya sangat menyenangkan bisa berada di sini,” ujarnya.

Yang terbaru, Marselino Ferdinan belum bisa dibawa pelatih KMSK Deinze, Marc Grosjean, saat melakoni laga tandang ke markas FCV Dender EH pada Senin (6/2/2023) dini hari WIB.

Sebab, pengoleksi 12 caps bersama Timnas Indonesia ini masih menjalani proses administrasi sebelum bisa mencatatkan pertandingan pertamanya bersama tim kasta kedua Liga Belgia itu.

Diperkirakan, Marselino baru bisa bermain bersama KMSK Deinze ketika kompetisi Challenger Pro League 2022/2023 memasuki fase play-off setelah berakhirnya musim reguler.

Sebelum laga play-off itu, masih ada satu pertandingan tersisa yang akan dihadapi KMSK Deinze, yakni menjami RSCA Futures pada laga pamungkas yang berlangsung di Stadion Burgemeester Van de Wiele, Minggu (12/2/2023) pukul 02.45 WIB.

Lawan Persib, Ilija Spasojevic Absen Bela Bali United

1
Striker Bali United, Ilija Spasojevic (kanan). (dok. Bali United)

Laga.id, Denpasar – Penyerang Bali United, Ilija Spasojevic, dipastikan absen saat bertemu Persib Bandung di pekan ke-22 BRI Liga 1 2022/2023.

Pelatih Bali United, Stefano Cugurra Teco, mulai mempersiapkan strategi baru demi meraih hasil positif menghadapi penghuni puncak klasemen BRI Liga 1 2022/2023 itu.

Spaso absen dikarenakan jumlah akumulasi kartu kuning yang diperolehnya sudah berada pada jumlah kartu kuning keempat ketika terakhir kali bertemu PS Barito Putera pekan terakhir.

Seperti yang diketahui bersama dalam Pasal 57 ayat (3) Regulasi Liga 1 2022/2023 dijelaskan bahwa:

Pemain  yang  memperoleh  akumulasi  4  kartu  kuning  dalam  4  Pertandingan yang  berbeda  selama  berlangsungnya  BRI  Liga  1,  tidak  diperkenankan  untuk bermain  1  kali  Pertandingan  pada  Pertandingan  berikutnya  setelah  akumulasi tersebut  tercapai.  Aturan  larangan  satu  Pertandingan  ini  juga  berlaku  untuk setiap  akumulasi  3  kartu  kuning  berikutnya  dalam  3  Pertandingan  yang berbeda  selama  berlangsungnya  BRI  Liga  1.

Spaso mendapatkan kartu kuning keempat di pertandingan pekan terakhir lalu pada menit ke-78 setelah dia melakukan protes kepada wasit, Agus Fauzan Arifin.

Keputusan pengadil tengah itu dirasa kurang adil ketika Spaso ditendang tepat pada wajahnya di kotak penalti dan mendapat sikuan dari pemain PS Barito Putera, tapi tidak diberikan hukuman kepada skuad Laskar Antasari.

Pelatih Bali United, Stefano Cugurra pun menjelaskan situasi sama yang dialami oleh striker Timnas Indonesia tersebut.

“Situasi normal dalam sepak bola ketika ada pemain yang harus absen karena akumulasi kartu kuning. Spaso waktu itu ada protes ke wasit setelah dihajar dalam area kotak penalti tapi tidak pelanggaran buat Bali United,” jelas Teco.

Hilangnya Spaso membuat Teco harus cepat merespons situasi dalam timnya. Sebab ia akan kehilangan penghuni top skor sementara dalam kubu timnya dengan perolehan 11 gol milik Spaso.

Selain itu, Lerby Eliandry yang digadang bisa menjadi opsi juga tengah dalam masa pemulihan dari cedera yang dialaminya ketika melakukan persiapan di Bali.

“Pasti waktu tim bisa komplit akan lebih kuat. Tahun ini kita sering punya pemain yang mengalami akumulasi kartu kuning maupun cedera di dalam lapangan,” ungkap Teco.

Sosok Privat Mbarga dengan koleksi 9 golnya ditambah dengan penyokong dari Rahmat dengan 6 golnya dan Irfan Jaya yang sudah memiliki 2 gol kemungkinan akan menjadi solusi lini depan.

Selain itu, pencetak gol terbanyak EPA Liga 1 U-18 2019, Kadek Dimas Satria juga menjadi pilihan lain yang patut dicoba Coach Teco demi menjaga situasi tim untuk bisa meraih hasil positif hadapi Persib  Bandung.

Yang menarik juga, Teco bisa mencoba Jajang Mulyana sebagai pengganti peran Spaso di posisi pencetak gol bagi Bali United.

Jamul, sapaan akrabnya, ini memang terlahir sebagai seorang striker berbahaya masa mudanya sebelum paten menjadi seorang pemain belakang.

Menarik dinantikan strategi baru apa yang akan digunakan pelatih asal Brasil ini jelang menghadapi skuad Luis Milla tahun ini.