Thursday, July 30, 2026
Google search engine
Home Blog Page 186

Keren, KONI Jatim Bahas Kerja Sama Olahraga dengan Konjen China

0
Ketua Umum KONI Jatim Muhammad Nabil didampingi sejumlah jajaran pengurus beserta pelatih dan atlet wushu bersama Konjen China Xu Yong usai pertemuan di Surabaya. (Bidang Media dan Humas KONI Jatim)

Laga.id, Surabaya – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Timur mendapat kesempatan berharga. Mereka memaksimalkan undangan dari Konsulat Jenderal (Konjen) China di Surabaya dengan bahasan menjalin kerja sama di bidang olahraga.

KONI Jatim memenuhi undangan dari Konjen China Xu Yong, kemarin (22/2/2024). Dalam kesempatan itu, Xu Yong sengaja mengundang untuk berdiskusi tentang keolahragaan Jatim, khususnya wushu. Inti undangan tersebut adalah bagaimana KONI Jatim dan Pemerintah China menjalin kerja sama di bidang olahraga.

“Kami menjelaskan bahwa Wushu sudah menjadi cabang olahraga favorit di Indonesia. Bahkan Wushu Indonesia sudah berprestasi di SEA Games dan Asian Games, di mana atlet Jatim ikut di dalamnya,” kata Ketua Umum KONI Jatim Muhammad Nabil, Jumat (23/2/2024).

Kepada Xu Yong, Nabil juga menjelaskan bahwa wushu memiliki geliat yang luar biasa di Jatim. Sehingga, Jatim memiliki stok atlet-atlet wushu berprestasi.

“Kami menjelaskan bahwa Jatim punya prestasi baik di Wushu. Kalau berlaga di PON kita tidak hanya mencari emas, tapi sudah juara umum di PON Papua dan kami punya target besar di PON Sumut nanti,” ujar mantan Komisioner KPU Jatim itu.

Dalam menunjang prestasi, Nabil mengatakan bahwa Jatim memiliki ketergantungan terhadap China sebagai negara asal olahraga wushu. Sehingga, program try out atau training camp selalu digelar di negeri Tirai Bambu itu.

Karena itu, ia mengaku, bahwa Konjen China di Surabaya menyambut baik prestasi yang ada dan akan memberikan dukungan bagi KONI Jatim dalam pembinaan olahraga.

“Konjen China di Surabaya mendukung kalau mau keluar negeri (ke China) silahkan koordinasi dengan mereka, itu menyenangkan sekali bagi kami. Dan, kegiatan ini sebagai bentuk kerja sama dalam bidang olahraga tentang apa yang harus dilakukan KONI Jatim dan wushu Jatim,” tambah Nabil.

Dengan dukungan dari konsulat jenderal China ini, Nabil berharap pula prestasi atlet wushu Jatim dapat meningkat. Bahkan, tak menutup kemungkinan cabor-cabor lain akan try out ke China.

Karena selain wushu, China memiliki prestasi yang mendunia untuk beberapa cabor seperti senam, angkat besi, loncat indah, dan beberapa cabor lainnya. Sehingga China bisa dijadikan rujukan untuk berlatih, ujicoba atau mendatangkan pelatih.

Tak sekadar berbincang soal olahraga, KONI Jatim mendapat kehormatan dari Konjen China yang memperkenalkan budaya musik China yakni Guzheng dan seni kaligrafi China.

Kualifikasi FIBA Asia Cup 2025: Kalah di Laga Perdana, Begini Dalih Pelatih Milos Pejic

0
KALAH: Para pemain Timnas Basket Putra Indonesia harus mengakui ketangguhan Thailand dengan skor 56-73 pada laga perdana Window 1 Kualifikasi FIBA Asia Cup 2025 di Nimibutr Stadium, Bangkok, (22/2/2024) malam. (FIBA)

Laga.id, Bangkok – Pasukan muda Timnas Basket Putra Indonesia harus mengakui ketangguhan Thailand dengan skor 56-73 pada laga perdana Window 1 Kualifikasi FIBA Asia Cup 2025 di Nimibutr Stadium, Bangkok, kemarin malam (22/2/2024).

Pelatih Timnas Basket Indonesia Milos Pejic mengatakan bahwa anak asuhnya dapat memetik pelajaran dari pertandingan melawan Thailand. Mereka diharapkan ambil pengalaman dari laga ini karena memang tim yang diturunkan diisi pemain muda.

“Jadi dalam game Indonesia melawan Thailand berharap bahwa anak-anak ini belajar dari pengalaman. Dan kita melawan Thailand yang sudah bermain bersama hampir 5 tahun. Dengan modal ini, Thailand menjadi salah satu tim di Asia Tenggara yang berpengalaman dan kompak,” terang Milos Pejic dalam keterangan yang diterima laga.id, Jumat (23/2/2024).

Dalam pertandingan ini, para pemain Timnas Basket Indonesia sempat kejutkan tuan rumah dengan leading 7 angka di awal-awal pertandingan. Hanya, tuan rumah tidak tinggal diam. Mereka merapikan permainan kemudian bangkit membalikkan keadaan.

Untuk itu, pelatih berpaspor Kroasia itu berharap para pemain cepat belajar dari level game internasional. Kemudian mengetahui skill mereka sampai mana dibandingkan dengan level pemain internasional.

“Saya sengaja memilih pemain muda karena mereka kedepannya yang akan dapat bermain bersama pemain senior di SEA Games nanti bersama Derrick Michael, Andakara Prastawa, Arki Wisnu, Yudha, Bolden, Abraham, Brandon dan lainnya. Mohon dukungan Indonesia atas program yang sedang saya jalankan,” ujar Milos Pejic.

“Kita menginvestasikan mereka saat ini dan investasi ini memang butuh waktu dan kesabaran untuk mereka menjadi pemain yang bagus. Semoga dari investasi kita di tim nasional yang sekarang ini bisa muncul pemain-pemain yang kelak bisa menggantikan senior-senior mereka seperti Arki, Prastawa, Abraham, dan Jawato,” tambahnya.

Saat melawan Thailand, Milos Pejic memberi apresiasi etos kerja young guns-nya yang tidak pernah kehabisan semangat sepanjang pertandingan. Untuk diketahui, Agassi Goantara menjadi top performer dari Indonesia. Dia mencetak 14 angka, 8 rebound, dan 3 asis. Disusul Mohammad Arighi Hadian Noor dengan koleksi 9 angka dan 1 rebound.

“Satu hal yang positif di game melawan Thailand, anak-anak ini tetap semangat meski tertinggal jauh dan beberapa momen mereka mampu menjalankan instruksi dengan baik. Kita tahu bahwa pemain-pemain kita adalah pemain muda,” jelasnya.

Lebih lanjut Milos Pejic menyatakan bahwa duel dengan Australia bukan laga mudah. Ini karena Australia adalah salah satu tim berperingkat 5 terbaik dunia di klasemen FIBA.

“Kita akan menghadapi sebuah tim (Australia) yang sangat dominan baik secara tim, fisik, dan fundamental bermain basket. Ini adalah kesempatan yang sangat bagus buat anak-anak untuk belajar dalam menghadapi tim yang bukan lagi kelas Asia tapi top tim di level internasional,” pungkas Milos Pejic.

Pelatih Persebaya Kecewa Gagal Tekuk Persita

0
Bonek
Suporter Bonek memberikan dukungan untuk Persebaya Surabaya. (dok. Persebaya)

Laga.id, Tangerang – Persebaya Surabaya harus puas mendapat satu poin di pekan ke-25 Liga 1 2023/2024. Mereka bermain imbang 1-1 saat melawat ke markas Persita Tangerang dalam di Indomilk Arena, Tangerang, Jumat (23/2/2024) petang.

Tim Bajul Ijo harus tertinggal dulu karena kebobolan gol bunuh diri Paulo Henrique (45+’). Menariknya, pemain yang sama akhirnya mencetak gol untuk Persebaya di menit ke-76 dan membuat laga menjadi 1-1.

Pelatih Persebaya, Paul Munster, merasa kecewa dengan hasil yang didapat timnya. Bajul Ijo sempat tampil kurang gereget di babak pertama, tapi lebih agresif di babak kedua dan tetap hanya meraih sebiji poin.

“Dua babak yang sangat berbeda. Babak pertama, jelas kami memiliki beberapa peluang tetapi mengecewakan sebelum turun minum. Kami mengalami sedikit kesalahan dalam situasi bola mati dan kami kebobolan,” ungkap Munster.

“Para pemain harus bangkit di babak kedua. Anda telah melihat mereka bekerja sangat keras, kami melakukan tiga perubahan taktis, kami terus menyerang, kami mencetak gol,” imbuh pelatih berpaspor Irlandia Utara itu.

Nama Paulo Henrique jadi yang mencuri perhatian di pertandingan. Selama babak pertama, dia tidak banyak memberikan kontribusi. Malah, striker asal Brasil itu merugikan tim dengan mencetak gol bunuh.

Memasuki babak kedua, dia jadi lebih agresif dan efektif. Paulo Henrique mampu membukukan lima tembakan, dengan empat di antaranya mengarah ke gawang dan satu berbuah gol ke gawang Persita.

Situasi yang dialami oleh Paulo Henrique ini menjadi sorotan karena memainkan permainan yang berbeda di babak pertama dan kedua. Secara keseluruhan, para pemain terlihat bermain lebih ngotot di babak kedua.

“Kami terus menekan tetapi kami tidak efektif dalam mendorong gol kedua karena kami berusaha untuk menang. Kami mencetak satu gol, kami mencoba mencetak yang kedua. Kami mencoba terus menekan, tapi tidak terjadi (gol lagi),” ungkap Munster.

“Anda bisa lihat kami menekan untuk menang. Itu penting seperti yang dilihat orang-orang. Kami tidak bermain mencetak gol lalu bertahan. Kami bermain untuk menang,” tutur arsitek berusia 42 tahun tersebut.

Winger Persebaya, Oktafianus Fernando, juga mengungkapkan kekecewaannya gagal mencapai target membawa pulang poin penuh di laga ini.

“Kami tahu di babak kedua ada sedikit perubahan dan itu membuat kami lebih efektif, kami lebih agresif. Kami tahu bahwa kami datang ke sini untuk menang namun hasilnya mengecewakan,” ujar pemain yang akrab disapa Ofan itu.

Hasil ini tidak mengubah posisi Persebaya yang tetap di peringkat ke-12 klasemen sementara. Tim asal Kota Pahlawan itu kini mengoleksi 31 poin dari 25 pertandingan.

Kualifikasi FIBA Asia Cup 2025: Akhirnya, Perjuangan Timnas Basket Dimulai Malam Ini

0
SIAP TANDING: Para pemain, pelatih dan ofisial Timnas Basket Putra Indonesia jelang berangkat ke Thailand. Mereka akan meladeni tuan rumah pada window 1 Kualifikasi FIBA Asia Cup 2025 di Nimibutr Stadium, Bangkok, malam ini. (Humas PP Perbasi)

Laga.id, Jakarta – Timnas Basket Putra Indonesia akan memulai perjuangan di Kualifikasi FIBA Asia Cup 2025. Mereka bakal menghadapi Thailand di Nimibutr Stadium, Bangkok, malam ini (22/2/2024).

Timnas Basket Putra yang mengandalkan pemain-pemain muda sudah berlatih sejak 6 Februari lalu yang dipusatkan di GOR Soemantri Brodjonegoro, Jakarta Selatan. Selama persiapan, mereka menjalani dua kali uji coba melawan Satria Muda (83-83) dan Borneo Hornbills (96-70).

“Melalui dua kali uji coba ini, tim dapat chemistrynya satu dengan yang lain dan menjalankan sistem yang dikembangkan pelatih. Semoga kita bisa bermain maksimal dan berikan hasil terbaik melawan Thailand,” terang General Manager Rony Gunawan dalam keterangan resmi yang diterima laga.id pagi tadi.

Hasil dari pemusatan latihan, muncul 12 nama pemain untuk menghadapi Thailand. Mereka adalah Hendrick Xavi Yonga, Yesaya Saudale, Widyanta Putra Teja, Agassi Goantara, Muhamad Arighi yang berposisi guard.

Kemudian untuk forward diisi Aldy Izzatur Rachman, Ali Bagir Alhadar, Kaleb Ramot Gemilang, dan Reza Guntara. Adapun di posisi center, pelatih Milos Pejic mengandalkan Vincent Kosasih, Julian Chalias, dan Lester Prosper.

Sementara itu, asisten pelatih Timnas Basket Putra Johannis Winar mengatakan, semua pemain dalam kondisi baik. Mereka siap untuk bertanding melawan Thailand malam ini.

“Persiapan sudah kita lakukan semaksimal yang kita bisa, baik dari segi penyerangan maupun bertahan. Informasi seperti kecenderungan individual dari pemain Thailand juga sudah kita berikan ke pemain,” jelas pria yang akrab disapa Ahang ini.

Dia menjelaskan bahwa dari tim pelatih tidak ada penekanan khusus yang diinstruksikan dalam pertandingan nanti. Melawan Thailand, pemain diharapkan lebih kompak dalam bermain.

“Keistimewaan dari tim Thailand adalah mereka berpengalaman, agresif, dan physical contact. Tidak ada penekanan khusus. Yang penting main secara tim dan percaya dengan sistem yang sudah dilatih,” ungkap Coach Ahang.

Laga melawan Thailand ini bisa disaksikan di Sportstars secara langsung mulai pukul 19.00 WIB. Untuk siaran tunda bisa disaksikan di INewsTV pada Jumat (23/2/2024) mulai pukul 01.00 WIB.