Friday, July 31, 2026
Google search engine
Home Blog Page 89

Arema Ungkap Alasan Tunjuk Marcos Santos Jadi Pelatih, Kenapa Arsitek Brasil?

0
Marcos Santos

Laga.id, Malang – Arema FC resmi menunjuk Marcos Santos sebagai pelatih kepala untuk kompetisi Liga 1 2025-2026. Keputusan ini mengakhiri spekulasi panjang mengenai nakhoda baru skuad Singo Edan.

Pelatih asal Brasil ini akan mengemban tugas berat selama satu musim penuh, membawa harapan baru bagi tim kebanggaan Malang tersebut. Bagi Marcos, penunjukan ini menjadi lembaran baru dalam karier kepelatihannya.

Sebelumnya, ia dikenal aktif menukangi tim-tim di Liga Brasil Serie C, dengan klub terakhirnya adalah Clube Nautico Capibaribe.

Ini adalah kali pertama pelatih kelahiran Santos, 24 Mei 1979 ini menjajal peruntungannya di kancah sepak bola internasional, sebuah tantangan besar yang siap dihadapinya.

General Manager Arema, Yusrinal Fitriandi, mengungkapkan bahwa evaluasi menyeluruh telah dilakukan sejak Mei, bahkan sebelum Liga 1 2024-2025 rampung.

Kinerja pelatih sebelumnya, Ze Gomes, menjadi salah satu fokus utama evaluasi, yang pada akhirnya berujung pada keputusan untuk tidak memperpanjang kontraknya berdasarkan rapor di putaran kedua.

“Beberapa minggu yang lalu setelah mengambil keputusan tidak memperpanjang Coach Ze Gomes, kami langsung bergerak mencari penggantinya. Akhirnya kami pilih Coach Marcos ini dengan berbagai pertimbangan,” kata Yusrinal.

Pria yang akrab disapa Inal ini menjelaskan bahwa daya tarik utama Arema FC terhadap Marcos terletak pada rekam jejaknya sebagai pelatih.

Meskipun belum pernah merasakan manisnya meraih trofi juara bersama klub-klub yang ditanganinya, pelatih berusia 46 tahun ini tercatat pernah membesut sejumlah tim papan atas di liga Brasil, menunjukkan kapabilitasnya dalam meracik strategi.

Perjalanan karier kepelatihan Marcos Santos cukup panjang dan beragam. Dimulai dari Coritiba pada musim 2012-2013 hingga 2013-2014, ia kemudian menyeberang ke EC Bahia.

Setelah sempat kembali ke Coritiba, Marcos melanjutkan petualangannya ke Fortaleza, Figueirense, Paysandu, Londrina, Sao Bento, Juventude, Chapecoense, America, Ceara, Vila Nova, hingga terakhir di Nautico. Pengalaman luas ini diharapkan menjadi modal berharga bagi Arema FC.

Keputusan memilih pelatih berkebangsaan Brasil ini bukan tanpa alasan. Yusrinal membeberkan pertimbangan utama di balik pilihan tersebut.

“Kami memilih dia pertama karena punya CV yang bagus. Lalu, tampaknya, permainan Arema lebih cocok dipegang pelatih Brasil. Kami juga punya banyak pemain Brasil yang diperpanjang kontraknya. Makanya kami pakai pelatih Brasil, agar chemistry cepat dapat,” ujarnya.

Harapan besar kini disematkan di pundak Marcos Santos. Dengan rekam jejak yang mumpuni di Brasil dan keberadaan banyak pemain asal Samba di skuad Arema FC, diharapkan adaptasi akan berjalan mulus dan chemistry tim dapat terbangun dengan cepat.

Tantangan Liga 1 2025-2026 menanti, dan seluruh Aremania tentu menantikan sentuhan magis dari sang juru taktik baru.

Kontrak Baru di Al Nassr, Cristiano Ronaldo Berpotensi Cetak 1.000 Gol

0
Cristiano Ronaldo

Laga.id, Jakarta – Ambisi Cristiano Ronaldo untuk menorehkan sejarah baru semakin nyata. Setelah meneken perpanjangan kontrak dua tahun dengan klub raksasa Arab Saudi, Al Nassr, rekor 1.000 gol dalam kariernya kini berada dalam jangkauan.

Perpanjangan masa bakti ini, yang diumumkan pada Kamis (26/6), akan membuat CR7 tetap berkarier di Riyadh hingga Juni 2027. Keputusan Ronaldo untuk memperbarui kontraknya membuka lebar peluangnya meraih milestone fantastis tersebut.

Dengan total 938 gol yang telah ia bukukan sepanjang karier profesionalnya, baik di level klub maupun internasional bersama timnas Portugal, ia kini hanya membutuhkan 62 gol lagi untuk mencapai angka keramat 1.000.

Gol terakhirnya dicetak bersama Portugal saat membobol gawang Spanyol dalam final UEFA Nations League. Peluang ini semakin terbuka lebar mengingat performa impresif Ronaldo bersama Al Nassr.

Pada musim 2024/2025, pemain berusia 40 tahun ini berhasil menyarangkan 35 gol di semua kompetisi. Bahkan, di musim sebelumnya, 2023/2024, ketajaman kapten timnas Portugal ini lebih mencengangkan dengan torehan 44 gol.

Jika ia mampu mempertahankan performa apiknya dengan rata-rata lebih dari 30 gol setiap musim, ditambah kontribusi golnya bersama Seleção das Quinas, pencapaian 1.000 gol adalah target yang sangat realistis untuk digapai sebelum kontraknya berakhir.

Sebelumnya, sang megabintang sempat mengisyaratkan “cerita”nya dengan Al Nassr akan segera berakhir setelah laga pamungkas di Liga Arab Saudi musim ini.

Pernyataan ini sempat menimbulkan spekulasi mengenai masa depannya. Namun, saat memperkuat timnas Portugal dalam jeda internasional, tersiar kabar bahwa Ronaldo telah membulatkan tekad untuk bertahan.

Negosiasi yang intensif akhirnya membuahkan hasil, dan ia secara resmi menandatangani perpanjangan kontrak yang disambut antusias oleh para penggemar Al Nassr.

Keputusan ini tidak hanya menguntungkan Al Nassr yang akan terus memiliki ikon sepak bola global di skuad mereka, tetapi juga memberikan panggung bagi Ronaldo untuk mengukir salah satu rekor paling langka dalam sejarah sepak bola.

Irak Tertekan di Kualifikasi Piala Dunia 2026, Keuntungan Timnas Indonesia?

0
TAK DIPANGGIL: Aksi bek jangkung Elkan Baggot (loncat) saat Timnas Indonesia meladeni juara dunia Argentina beberapa waktu lalu. (Laga.id/istimewa via PSSI)

Laga.id, Jakarta – Tim nasional Irak menghadapi tantangan krusial di Babak 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 yang akan bergulir Oktober mendatang.

Mantan penggawa timnas Irak, Ali Wahaib, tidak sungkan menyuarakan kekhawatirannya. Menurut Wahaib, status Arab Saudi dan Qatar sebagai tuan rumah di babak keempat memberikan keuntungan signifikan.

“Jika melihat level tim-tim di babak play-off Asia, tim Saudi dan Qatar secara teknis lebih unggul dari tim Irak dan menikmati keuntungan dari kandang dan dukungan suporter,” tutur Ali Wahaib.

“Untuk mengurangi perbedaan ini, hanya ada satu harapan, yaitu Singa Mesopotamia (julukan Irak) bermain dengan semangat juang,” ucap Ali Wahaib dikutip dari Winwin.

Sepanjang sejarah partisipasi Irak di pentas sepak bola dunia, mereka baru sekali merasakan atmosfer Piala Dunia, yakni pada edisi 1986 di Meksiko.

Kualifikasi Piala Dunia 2026 ini menghadirkan kesempatan emas bagi Irak untuk mengakhiri penantian panjang tersebut.

Wahaib meyakini, pendukung Irak tidak akan menoleransi kegagalan Aymen Hussein dan rekan-rekan setimnya.

“Jika permainan timnas Irak tidak penuh semangat, saya tidak yakin tim Irak akan mampu mencapai Piala Dunia 2026. Suporter tidak akan memberi belas kasihan kepada tim Irak jika gagal lagi,” tegas Ali Wahaib.

Ini bisa menjadi faktor krusial mengingat drawing Babak 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 akan berlangsung pada 17 Juli di Kuala Lumpur, Malaysia. Irak berpotensi menjadi lawan bagi Timnas Indonesia pada 8, 11, atau 14 Oktober mendatang.

Meriah! Resmi Dibuka, Porprov IX Jadi Wadah Lahirnya Atlet Berprestasi

0
SPEKTAKULER: Atraksi puluhan drone menampilkan formasi yang membentuk kata-kata dan bentuk pada pembukaan Porprov IX Jatim 2025 di Stadion Gajayana, Kota Malang tadi malam. (Laga.id/istimewa KONI Jatim Bidang Media dan Humas)

Laga.id, Malang – Pembukaan perhelatan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur 2025 terasa megah. Ratusan drone terbang di atas Stadion Gajayana, tadi malam (28/6/2025). Bahkan, sejak pukul 17.00 WIB, kemeriahan sudah terasa.

Beragam formasi yang membentuk kata-kata dan bentuk ditampilkan dari drone. Itu jadi kali pertama ada pertunjukan drone show dalam pembukaan multi-event olahraga terbesar di Jawa Timur.

Kemegahan sesi opening ceremony semakin terasa saat 1.000 penari membawakan tari kolosal Malang Mbois. Pertunjukan itu mengolaborasikan beragam tarian, mulai dari Tari Beskalan Putri Malang, Tari Topeng Grebeg Sabrang, Jaranan, Bantengan, Gunungan, Panji-Panji, Pencak Silat, Taekwondo, Reog, Perkusi, hingga Carnival.

Setelah itu, ada parade defile dari 38 kontingen kota/kabupaten di Jawa Timur. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memimpin secara langsung pembukaan porprov. Kehadirannya ditandai dengan pemberian santunan kepada anak yatim, diikuti sejumlah kepala daerah di Jawa Timur.

MERIAH: Suasana pembukaan Porprov IX Jatim 2025 yang begitu menakjubkan menarik minat warga Malang Raya untuk memadati Stadion Gajayana, Kota Malang tadi malam. (Laga.id/istimewa KONI Jatim Bidang Media dan Humas)

Di tengah antusiasme ribuan kontingen dan warga, even kejuaraan ini diharapkan menjadi wadah strategis dalam mencetak atlet berprestasi dari seluruh penjuru Jawa Timur. apalagi, ajang dua tahunan ini mempertandingkan 63 cabang olahraga dan 86 disiplin serta 2 cabor eksebisi.

Khofifah pun membuka acara dengan pidato yang sangat ringkas, demi memastikan para atlet dapat beristirahat lebih awal serta fokus pada kompetisi esok hari. Sikap tersebut langsung disambut respons positif berupa tepuk tangan dan sorak gembira dari para pelatih dan atlet yang memadati Stadion Gajayana.

“Dengan memohon ridho barokah Allah SWT, Pekan Olahraga Provinsi Jawa Timur IX tahun 2025 saya nyatakan resmi dibuka dengan membaca basmalah, bismillahirrohmanirrohim,” ucap Khofifah.

Sementara itu, Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Timur Muhammad Nabil menegaskan bahwa Porprov telah terbukti sebagai jalur pembibitan atlet nasional bahkan internasional. Ia menyebutkan bahwa sejumlah peraih medali emas dan perak di PON Sumatera Utara adalah alumni Porprov edisi sebelumnya.

“Dari 48.418 atlet yang berpartisipasi, sebagian merupakan potensi besar menuju prestasi dunia,” ujarnya dalam konferensi pers usai seremonial pembukaan.

Nabil juga mencatat adanya pencapaian penting, di antaranya delapan rekor baru di cabang renang. Beberapa daerah menunjukkan keseriusannya, seperti Kota Mojokerto yang menggandeng lifter Olimpiade Eko Yuli sebagai pelatih, serta Pacitan yang dibina oleh mantan juara dunia Diana.

Porprov kali ini mencatat partisipasi 22.283 atlet, dengan hampir separuh datang bersama keluarga. “Ini mencerminkan bahwa olahraga kini menjadi bagian dari budaya keluarga,” imbuhnya.

PARADE DEFILE: Sebanyak 38 kontingen kota/kabupaten di Jawa Timur menyemarakkan pembukaan Porprov IX Jatim 2025 di Stadion Gajayana, Kota Malang tadi malam. (Laga.id/istimewa KONI Jatim Bidang Media dan Humas)

Di sisi lain, pelaksanaan Porprov IX Jawa Timur 2025 disambut sangat positif oleh Wakil Ketua Umum KONI Pusat Suwarno. Dalam sambutannya, Suwarno mengatakan Jawa Timur berkontribusi nyata menjadi tumpuan bagi Merah Putih dalam meraih prestasi terbaik.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kontribusi atlet Jatim di forum internasional. Pada level SEA Games akhir tahun ini di Thailand, Indonesia pada umumnya mengirim 500-700 atlet. Saya tidak ingat pada SEA Games mana, atlet Jawa Timur mendominasi kontingen Indonesia,” ungkap Suwarno.

Tak hanya SEA Games, ASEAN Games bahkan hingga level Olimpiade, menjadi bukti bahwa peran atlet Jawa Timur sangat strategis dan membanggakan.

“ASEAN Games Ghongzou, China itu kita kirim atlet sebanyak 300-350 atlet. Tidak pernah lepas atlet Jatim yang bergabung dari kontingen Indonesia. Bahkan di level Olimpik Games, kita tahu ada atlet angkat besi dan panahan, meski Indonesia mengirim 28-30 atlet tapi kontribusi atlet jatim membanggkan di level dunia,” lanjutnya.

Pihaknya berharap selesai penyelenggaraan Porprov ini akan menjadi acuan bagi Jatim untuk mempersiapkan atlet-atlet terbaiknya khususnya di event terdekat yakni babak kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.

“Pasca Porprov IX 2025 ini, saya harapkan akan dilakukan evaluasi untuk ditata lagi menjelang babak kualifikasi PON 2027 dan PON 2028,” tegas Suwarno. (*)